Karya Banksy yang Dicuri dan Kembali Lagi

Pada bulan Januari silam, kabar mengejutkan datang dari karya seniman Inggris, Banksy. Pasalnya, karya tersebut tiba-tiba hilang dari tempatnya di aula musik Bataclan Paris, Prancis. Karya ini sendiri didedikasikan Banksy untuk penghormatan terhadap para korban teror yang terjadi di Paris pada tahun 2015 silam, yang menewaskan sebanyak 90 orang. Di karya stensil tersebut, Banksy menggambarkan sesosok wanita muda yang menampilkan ekspresi sedih akibat adanya serangan tersebut. “Hari ini kami perasaan kami sangatlah campur aduk, marah, sedih, dan bingung menjadi satu. Bagaimana tidak, karya ini adalah sebuah simbol ingatan terhadap apa yang pernah terjadi. Selain itu, karya ini adalah milik warga seluruh dunia, dan telah direnggut dari kami.” Tulis pihak Bataclan dilansir dari BBC, Minggu (27/1).

Pencurian karya tersebut terjadi pada Jumat (25/1) malam waktu setempat. Saat menjalankan aksinya, para pelaku yang berkelompok ini menggunakan jubah, senjata, dan sebuah truk untuk nantinya dipergunakan membawa karya seni tersebut. Dalam penyelidikannya, terdapat seorang saksi yang menyebutkan bahwa sekelompok orang ini menggergaji karya tersebut dan kemudian diangkut menggunakan truk. Karya ini adalah satu dari banyaknya stensilan yang dilakukan oleh Banksy di kota Paris Mural itu dibuat di sebuah pintu darurat Bataclan pada Juni 2018 lalu.

Awal bulan ini, karya Banksy tersebut berhasil ditemukan dalam kondisi baik di sebuah lokasi dekat wilayah Abruzzo timur, Italia. Keberhasilan ini adalah buah dari operasi bersama yang dilakukan oleh pihak kepolisian Prancis dan Italia selama beberapa bulan. Dalam hasilnya, para pihak Polisi berhasil menangkap dua orang, yang mana menurut hasil penyelidikan, keduanya terlibat dalam kasus pencurian teroganisir ini. Lalu, beberapa waktu berikutnya, kembali ditangkap empat lainnya yang juga menjadi dari komplotan ini. Semuanya saat ini sedang dalam masa tahanan dan menunggu persidangan untuk proses selanjutnya.  Renzo, kepala kantor kejaksaan distrik L’Aquila, mengatakan kepada la Repubblica: “Temuan itu terjadi setelah investigasi yang kami lakukan bersama dengan jaksa wilayah dan polisi setempat.” Jaksa penuntut tidak mengungkapkan rincian tentang identitas tersangka ataupun pemilik rumah pertanian tersebut. Dirinya hanya mengatakan informasi lebih lanjut akan dirilis pada beberapa hari mendatang.

Di bulan Mei kemarin, karya ilustrasi miliknya juga hampir saja dicuri oleh seseorang. Karya seni yang gagal dicuri itu, dinamai “game changer” dan memvisualkan seoarang lelaki mungil yang bermain bersama sebuah boneka menyerupai sosok perawat, dan memainkannya seolah-olah sedang terbang seperti seorang Superman. Gambaran lain yang ada dalam karya tersebut adalah sebuah keranjang kecil dan terdapat dua sosok superhero Batman dan juga Spider-Man yang dibiarkan terdiam begitu saja. Melalui visual tersebut, Banksy ingin menginterpretasikan bahwa sejatinya para tenaga medis adalah pahlawan sesungguhnya di kondisi saat ini. Banksy meninggalkan lukisan tersebut di Southampton General Hospital dengan catatan,yang betuliskan; “Terima kasih atas semua yang Anda lakukan. Aku harap ini bisa sedikit mencerahkan tempat ini, walau hanya lukisan hitam putih.” Kabarnya, para pengelola Southampton General Hospital berniat melelang lukisan yang didonasikan Banksy tersebut dan dalam rencananya, dana yang terkumpul akan disumbangkan untuk biaya operasional rumah sakit dan kesejahteraan tenaga medis yang sedang merawat pasien Covid-19.

Banksy memulai debut berkaryanya bersama kelompok yang menamakan diri mereka sebagai DryBreadZ Crew, yang berbasis di Bristol, Inggris. Teknik karya visualnya terus berkembang dari teknik freehand hingga stencil. Selain di Inggris, Banksy pun kerap membuat lukisan tembok atau grafiti di negara-negara di Eropa dan sejumlah negara lain.

Teks: Adjust Purwatama
Visual: Arsip Standard.co.uk

The Box Perkenalkan Formasi Baru Lewat Live Session

Pandemi yang sudah berlangsung selama dua tahun ini telah membuat kita semua kembali dari awal. Menyusun ulang rencana dan mulai menata kembali langkah-langkah yang akan diambil. Kini industri sudah mulai...

Keep Reading

Sajian Ska Berbeda dari Slowright

Slowright, unit ska dari kota Malang baru-baru ini telah melepas album mini teranyarnya bertajuk Believe. Dirilis oleh label rekaman yang bermarkas di Yogyakarta, DoggyHouse Records, lewat rilisannya kali ini Slowright...

Keep Reading

Zizi yang Menyapa Kampung Halaman Lewat Hometown Tour

Setelah menyelenggarakan showcase perdananya yang bertajuk Unelevated Intimate showcase di Bandung pada akhir Februari lalu. Kini, Zizi kembali ke rumah tempat ia tumbuh dan menemukan passion terbesar dalam dirinya. Ia...

Keep Reading

Realita Kaum Pekerja di Nomor Kolaborasi Dzulfahmi dan Tuantigabelas

Dzulfahmi, MC dari kolektif Def Bloc dan Dreamfilled yang bermukim di Jakarta baru-baru ini (6/5) telah memperkenalkan karya terbarunya bertajuk “Rotasi”. Lewat rilisannya kali ini Dzulfahmi menggaet salah satu nama...

Keep Reading