Kampanye Anti Rasisme dari Nike

Di Jumat (29/5) malam kemarin, ramai menyebar di media sosial perihal huru hara yang terjadi di Minneapolis, US. Sebuah protes damai yang dilakukan, berubah menjadi kekacauan yang tidak bisa terhindarkan. Protes tersebut terjadi akibat kejadian pemukulan dari polisi terhadap George Floyd, yang mengakibatkan dirinya meninggal dunia.

Atas kekacauan yang terjadi, beragam respon pun datang dari berbagai dunia, salah satunya adalah dari Nike. Merespon kejadian yang ada, Nike kemudian merilis sebuah iklan layanan masyarakat yang berisi kampanye sosial yang mengajak semua orang di dunia untuk bersikap terhadap isu rasisme. Bila kita mengenal slogan mereka yang berbunyi “Just Do It”, di iklan tersebut Nike merubahnya menjadi “Don’t Do It”.

“Jangan berpura-pura seperti tidak ada masalah di Amerika. Jangan berpaling dari rasisme. Jangan menerima begitu saja atas hilangnya banyak nyawa yang tidak bersalah. Jangan membuat alasan lagi. Jangan berpikir ini tidak mempengaruhi Anda. Jangan hanya duduk dan diam.” Terang Nike dalam pesan yang termuat dalam video kampanyenya.

“Saya selalu bertanya pada diri sendiri bagaimana merespon kejadian saat ini, baik sebagai warga negara maupun sebagai anggota keluarga Nike. Biarkan saya mengatakan dengan jelas; Nike menentang kefanatikan, Kami menentang kebencian dan ketidaksetaraan dalam segala bentuknya, baik secara tidak langsung ataupun secara langsung. Saat kami (Nike) tidak bisa menghilangkan berbagai jenis ketidakadilan, tetapi saya percaya bahwa kami memiliki tanggung jawab untuk berupaya mengatasinya dengan kemampuan terbaik kami. Apa yang bisa kita lakukan adalah menginspirasi dan memberdayakan diri kita sendiri dan orang lain untuk bertindak – dan mencoba membantu membentuk masyarakat yang lebih baik dengan melayani dan menghadirkan sebuah harapan. ” Terang Presiden dan CEO Nike, John Donahoe dalam siaran persnya.

Di iklan layanan masyarakat yang disiarkan melalui berbagai media sosial, Nike memperlihatkan sebuah video singkat yang berisi pesan anti-rasis kepada seluruh orang di dunia yang berjudul “For Once, Don’t Do It”.  Dalam kampanye berbentuk video ini, mereka menegaskan sangat mengecam berbagai tindakan rasisme.

Selain itu, ada satu hal yang tak terduga turut terjadi. Adidas yang notabene adalah rival mereka dalam industri ini, secara mengejutkan membagikan kembali video kampanye milik Nike di berbagai platform sosial media resminya sebagai tindakan solidaritas terhadap isu ketidakadilan rasial yang sedang berlangsung. Sangat menarik melihat rivalitas bisnis pun bisa luntur untuk satu sikap bersama atas nama kemanusiaan dan hak asasi manusia.

 

 

Teks: Adjust Purwatama
Visual: Arsip Nike

Semeti Medley, MV The Dare Besutan Allan Soebakir

Pantai! Lombok! Apa yang pertama terlintas di benak kita mendengar dua kata diatas. Tentunya hamparan garis pantai nan panjang lengkap dengan pasir putih, ombak yang riang dan air laut yang...

Keep Reading

Morgensoll Luncurkan Nomor Ganda “NT/M(o)” dan “Till I’m Forgiven”

Unit post-metal Jakarta, Morgensoll baru-baru ini telah memperkenalkan karya teranyanyar. Kali ini mereka datang dengan nomor ganda “NT/M(o)” dan “Till I’m Forgiven” yang sudah bisa dinikamti di semua kanal musik...

Keep Reading

Cerita Iblis dan Manusia di Album Kedua Parakuat

Ranah musik elektronik di Indonesia selalu menarik untuk di simak, terlebih geliatnya di arus pinggir. Banyak seniman bunyi muncul dengan coraknya sendiri dan membawa hasil eksperimentasinya masing-masing. Ranah ini terus...

Keep Reading

The Jansen Persembahkan Album Ketiga

Usai melepas nomor “Mereguk Anti Depresan Lagi” yang cukup mencuri perhatian, The Jansen, trio punk rock dari kota hujan Bogor akhirnya meluncurkan album ketiganya bertajuk “Banal Semakin Binal” (29/7) dalam...

Keep Reading