Kala Kedai Kopi Mengakali Keadaan Dengan Kopi Literan

Pembahasan soal kondisi di tengah wabah kemungkinan masih akan berlanjut hingga beberapa waktu ke depan. Setelah diadakannya program work from home di bulan kemarin, tentunya banyak lini usaha yang memutar otak agar bisa terus bertahan di dalam badai yang belum diketahui jelas kapan berakhirnya. Sederet lini usaha itu salah satunya ada para pengusaha kedai kopi. Di Indonesia, kopi seperti menjadi suatu kultur baru. Bisa dilihat dari tumbuh kembangnya kedai kopi setiap bulannya yang tumpah ruah dengan peminat yang lintas usia.

Pergeseran dan perkembangan gaya hidup memang tak dapat dihindari. Tetapi, konsumsi akan suatu jenis bahkan beragam makanan dan minuman masih saja memiliki tempat spesial di hati penikmatnya. Satu dari sekian banyaknya adalah kopi dari merek lokal. Urusan rasa, merek lokal juga tak kalah enaknya dengan berbagai jenama dari luar negeri. Semakin banyak kedai kopi yang dikenal orang banyak, hal itu mampu membuktikan bahwa kedai yang mengusung cita rasa dan kopi lokal semakin menghadirkan impresi bahwa kualitas kopi Indonesia tak kalah dengan kopi luar.

Lalu, di masa sekarang akibat adanya himbauan dengan beragam tagar seperti #wfh, #socialdistancing, #dirumahaja, hingga pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB. Banyak kedai-kedai kopi yang dengan terpaksa menutup usahanya dikarenakan tidak adanya pemasukan sama sekali. Namun, tak sedikit juga yang terus berusaha dan berinovasi. Seperti biasa, satu ide bagus yang berhasil pasti akan menginspirasi yang lain untuk melakukan hal yang serupa. Ini terjadi saat beberapa kedai kopi mulai menghadirkan inovasi kopi literan. Ide ini datang untuk memuaskan para pecinta kopi di mana pun, fungsinya pun untuk memudahkan para konsumen agar selalu mendapatkan asupan kopi favoritnya setiap hari.

Inovasi ini memang penuh akan kemudahan, bisa dibayangkan bukan bagaimana menikmati kopi hanya dengan menuangkannya saja tanpa harus menunggu lama dan juga keluar rumah. Terlebih lagi, hal ini bisa menghemat biaya karena ongkos kirim yang terhitung murah, dan juga kopi literan ini bisa bertahan hingga beberapa hari. Dengan membeli 1 botol kopi tersebut, sama saja kalian membeli sekitar 3-5 gelas kopi berukuran biasa. Ini tentu saja bersifat simbiosis mutualis, di mana penjual mendapat keuntungan beberapa kali lipat hanya dengan menjual satu botol, pembeli pun bisa mendapatkan kepraktisan dan harga yang murah. Untuk harga pun, rata-rata kopi literan ini dihargai antara Rp.65.000 – Rp. 80.000 per botolnya.

Untuk itu, kami ingin menghadirkan beberapa kedai kopi yang menyediakan kopi literan yang ada di beragam daerah, sebagai pilihan untuk ngopi selama di rumah saja. Apa saja? Dimana saja? Berikut rekomendasinya:

Mauku Kopi & Burger (Medan)

Mutual Space (Palembang)

Kopi Toko Djawa (Bandung)

Toko Kopi Tuku (Jakarta)

View this post on Instagram

#TUKUdirumah – TUKUcur??? ??? Belajar dari #tetanggaTuku yang punya kebiasan nyetok kopi buat weekend, atau terlebih untuk yang saat ini sedang berkegiatan #dirumahaja, barista Tuku sudah menyiapkan sesuatu yang baru!??? ??? TUKUcur adalah minuman favorit kalian di Toko Kopi Tuku yang dikucur dalam kemasan 1 liter. Tinggal ambil gelas, tambahkan es batu sesuai selera, lalu bisa dinikmati bersama keluarga di rumah!??? ??? Untuk saat ini, TUKUcur versi Es Kopi Susu Tetangga sudah bisa dibeli untuk tetangga di Jakarta ya, melalui halaman Tokopedia resmi Toko Kopi Tuku, setiap jam 10 malam! Linknya bisa ditemukan di halaman bio. Nanti pengirimannya menggunakan metode same-day. Semoga, karya barista Tuku ini bisa menemani hari-hari kalian berkegiatan di rumah ya.??? ??? Sehat selalu tetangga Tuku!???

A post shared by TOKO KOPI TUKU (@tokokopituku) on

Teks: Adjust Purwatama
Visual: Arsip Vinbarista.com

Sepenggal Kesenangan di MV "ASA" Milik Coffternoon

Coffternoon merupakan salah satu yang masuk dalam tiga besar Video Tanpa Batas bersama IndieHome Borneo dan Prambanan Jazz Festival 2021. Unit pop asal Pontianak, Kalimantan Barat ini berhasil menduduki posisi...

Keep Reading

Invasi Dangdut di Tanah Paman Sam

Dangdut, musik populer yang satu ini tak pernah habis untuk dibicarakan, terutama di negara kita, Indonesia. Musik otentik  yang meleburkan banyak warna ini selalu menarik untuk diperbincangkan, entah itu murni...

Keep Reading

Teh Sehat dari Band Paling Memabukan

Sudah tak terhitung berapa banyak kelompok musik yang berkolaborasi dengan perusahaan minuman berkadar alkohol untuk memproduksi produk signature-nya sendiri. Namun sepertinya kelompok musik yang bekerja sama dengan perusahaan teh masih...

Keep Reading

Solidaritas Untuk Saung Angklung Udjo

Pandemi yang sudah terjadi sejak tahun lalu membuat keadaan  dari hari ke hari semakin sulit. Segala sektor mengalami penurunan drastis, entah itu secara  pendapatan maupun secara produktivitas. Salah satu yang...

Keep Reading