Kabar Baik dari 2021, Wizzy – The Light, ini Serius

Ada-ada saja cara dunia ini bekerja, seperti di dalam sebuah game misi, disatu sisi, kita memainkan game itu sendiri, disisi lain kita dipermainkan oleh game itu sendiri, menjengkelkan yang sepaket dengan keseruan. Dari sederet kisah 2020 yang brengseknya tidak terduga, muncul pula sederet kejutan dari industri musik, sayangnya kejutan tidak datang dalam satu rupa, mulai dari musisi yang vakum, ruang dan panggung yang terbatas, peralihan penampilan musik virtual, dan munculnya karya apik dari sederet musisi, panggung mungkin saja terbatas tapi seperti tugas utamanya, musisi membuat karya adalah sebuah keharusan.

2021 belum berjalan lama, tapi beberapa karya music segar mulai bermunculan, salah satu yang mengambil alih perhatian saya adalah “Wizzy”, penyanyi dan penulis lagu asal Surabaya yang baru saja merilis karya pertamanya “ The Light”.

Secara garis besar, jelas dan mudah menemukan nuansa R&B dan Neo-Soul dengan ragam pendekatan Electronic yang berbaur dengan teknik vokal intonasi yang super lembut dan dinamika vokal yang tidak kaleng-kaleng di single The Light.

Sulit menjabarkan perasan apa yang timbul ketika mendengarkan “The Light” selain emosional yang mendalam tentang perjuangan seseorang di tengah masa sulit, ditambah sektor visual yang mendukung dan berhasil menyuguhkan video klip berdurasi sekitar 6 menit dengan menangkap peristiwa yang terjadi di-sekitar tentang perjuangan beberapa elemen masyarakat di tengah masa-masa sulit. Telinga saya sudah dimanjakan dengan formasi instrumen elektronik yang berlapis, jika diibaratkan dengan karakter seseorang, “The Light” adalah remaja polos, simpatik, namun tak akan segan melontarkan “persetan” dengan senyuman kepada siapa saja yang membutuhkannya.

“Semua pasti lagi berjuang di dalam perang-nya masing-masing. Sejatinya, nggak akan ada yang bisa memenangkan perang tersebut kecuali orang itu sendiri. Cuma kita yang bisa ngatur mau terus tenggelam dalam gelap, atau bangkit dan jalan dengan penerangan sendiri. Lewat The Light , gue ingin menyampaikan bahwa kita selalu bisa punya titik terang sendiri, selama kita mau usaha dan ubah perspektif. Gue yakin, mimpi segila apapun bisa kita capai ketika kita mau menghargai prosesnya dan membawa hati dan pikiran kearah yang lebih baik” Tutur Wizzy dalam siaran pers yang dikirim melalui redaksi.

Tanpa harus memutar berulang saya sepakat bahwa Wizzy berhasil masuk ke dalam playlist harian saya, sudah jelas bahwa semangat yang terbenam dalam “The Light” mampu merepresentasikan keresahan sehari-hari.

Bagi Wizzy, masa pandemi dengan segala hingar-bingarnya merupakan a blessing in disguise, walau sejujurnya masih dipenuhi tanda tanya. Mengisolasi diri tidak dipandang sejajar dengan mengisolasi emosi, pikiran dan berkreasi. Alih-alih dilumpuhkan oleh keadaan, Wizzy lebih memilih untuk mengajak dirinya meneropong dengan perspektif lain. Kini, ia meneruskan ajakan tersebut kepada khalayak luas melalui keputusan dan gebrakannya.

Wizzy tercatat mengarungi karirnya selama kurang lebih 5 tahun di bawah naungan label dan manajemen arus utama, di tahun 2021 ia memutuskan untuk memulai lembaran baru dan bergerak secara independen atas keresahan & ketidaksesuaian proses kreatif.

Processed with VSCO with av8 preset

Wizzy berkaca mengenai segala perubahan yang terjadi. Hipotesa pertama muncul ketika ia terpaku mempertanyakan aspek-aspek eksternal, namun tak lama ia semakin menyadari bahwa yang harus ia gali lebih dalam adalah gejolak pertentangan di dalam dirinya sendiri.

Proses produksi lagu The Light menghabiskan waktu sekitar 1 bulan dan Direkam di sebuah studio rumahan sederhana di Tangerang,  setiap langkah dalam prosesnya terasa mudah dilalui karena keselarasan perspektif yang terbagi antara Wizzy dan para kolaborator Lin Manik sebagai (MV Director) dan Greybox (Music Producer)

 

Teks: Alkadri

Visual: Arsip dari Wizzy

Endgrave Merilis Ode Bagi Jiwa Yang Tidak Pernah Tenang

Endgrave adalah band yang terbentuk pada pertengahan 2022. Semua bermula saat Singgi dan Petra meramu musik dengan mengemas riff-riff gitar yang terbilang tidak biasa. Beragam karakter mulai dari Hardcore, Deathcore,...

Keep Reading

Single Dan Formasi Terbaru Pillhs Castle

Mengubah formasi dari duo menjadi kuintet, dan sebelumnya telah merilis single ‘Moment’, Pillhs Castle yang diisi oleh Nando Septian (vokal), Torkis Waladan Lubis (gitar), Tama Ilyas (gitar), Willy Akbar (bass),...

Keep Reading

Debut Album Resign Leader

Dari Makassar, unit punk rock Resign Leader belum lama ini merilis debut album ‘Sniffing Tears For The Other Bills’. Album yang digarap cukup panjang dan serius ini berisi 12 nomor...

Keep Reading

Single Teranyar eleventwelfth Yang Menuju Album Terbaru

eleventwelfth hanya membutuhkan satu bulan untuk merilis single terbaru yang diberi tajuk “every question i withhold, every answer you never told” setelah sebelumnya melepas “(stay here) for a while” dari...

Keep Reading