Iwan Fals Gaet Sandrayati Fay dalam "16/01"

Usia bukan halangan bagi Virgiawan Listanto, atau kerap disapa Iwan Fals, untuk berkarya. Di usianya yang hampir menginjak kepala enam, ia masih bisa menelurkan karya, yang terbaru “16/01” dirilis Jumat (30/7). Dalam penggarapan lagu tersebut, ia menggaet musisi berdarah Filipina-Amerika, Sandrayati Fay, untuk membantu mengisi vokal.

Dengan gaya spoken word yang memang sudah menjadi ciri khasnya, Iwan Fals menceritakan proses pembuatan “16/01” di awal lagu.

“Ini lagu saya buat 16 November 2020,” jelasnya tentang asal usul judul lagu, seperti menjawab pertanyaan wartawan tapi dengan nada. “Sebagian syairnya dan nadanya tanggal 1 Juni 2021.”

Klip video yang dirilis dua hari setelahnya juga mendukung pernyataan tersebut, memperlihatkan sang musisi dengan pena dan kertas sedang menulis potongan lirik di atas meja kopi.

Senandung Sandrayati Fay menemani suara semi-semi baritone Iwan hampir sepanjang lagu. Ia baru mendapat porsi utama di sekitar sepertiga akhir lagu.

“Ini lagu yang kita buat, karena memang harus dibuat. Demi membangunkan dan menerangkan pikiran lagi, dan hati, dan jiwa,” nyanyi Sandrayati mencantum pesan untuk menjaga kesehatan jiwa.

Keduanya nampak ingin membahas ketidakjelasan yang sedang dialami Bumi Pertiwi saat ini, termasuk keadaan dalam menghadapi pandemi. Keduanya sepakat bahwa saat ini kita harus “digoyang-goyang sambil berdoa”.

Selain Sandrayati Fay, beberapa nama musisi yang sudah biasa terdengar di kancah musik nasional juga tercantum dalam credit title dan muncul di klip video lagu ini. Otta Tarrega (keyboardist Danilla) dan Yuyi Trirachma (bassist Fleur) muncul dengan alat musik andalan mereka. Putra bungsu Iwan, Raya Rambu Rabbani, mengisi drum dan perkusi dalam lagu ini. Selain itu, Lafa Pratomo (gitaris sekaligus produser Danilla), juga menambahkan lick-lick gitar nakal di tengah-tengah lagu yang hampir berdurasi delapan menit tersebut. Sedikit janggal memang label semajor Musica Studio mau merilis lagu sepanjang itu.

Selain mengisi gitar, Lafa juga merupakan produser dari “16/01” bersama putri sekaligus manajer Iwan, Rambu Cikal.

“Nyata adanya kalau ada manusia yang mendasari setiap gerik dan itikadnya berdasar cinta. Iya, itu Abah Iwan. Sarat dengan kebajikan, seperti bermusik dengan Gandalf rasanya,” tulis Lafa dalam unggahan di akun Instagramnya mengenai pelajaran yang ia dapat dari sang pelantun “Sugali” saat mengerjakan lagu ini.

Dengan mengajak Sandrayati Fay, Iwan Fals nampak ingin memperluas eksplorasi bermusiknya hingga kancah samping musik Indonesia. Sebelumnya, ia juga bekerja sama dengan supergroup folk asal Kota Kembang, Syarikat Idola Remaja (SIR), dalam lagu berjudul “Bagimu” yang dirilis tahun lalu.

Teks: Abyan Nabilio
Visual: Arsip Musica Studio

The Box Perkenalkan Formasi Baru Lewat Live Session

Pandemi yang sudah berlangsung selama dua tahun ini telah membuat kita semua kembali dari awal. Menyusun ulang rencana dan mulai menata kembali langkah-langkah yang akan diambil. Kini industri sudah mulai...

Keep Reading

Sajian Ska Berbeda dari Slowright

Slowright, unit ska dari kota Malang baru-baru ini telah melepas album mini teranyarnya bertajuk Believe. Dirilis oleh label rekaman yang bermarkas di Yogyakarta, DoggyHouse Records, lewat rilisannya kali ini Slowright...

Keep Reading

Zizi yang Menyapa Kampung Halaman Lewat Hometown Tour

Setelah menyelenggarakan showcase perdananya yang bertajuk Unelevated Intimate showcase di Bandung pada akhir Februari lalu. Kini, Zizi kembali ke rumah tempat ia tumbuh dan menemukan passion terbesar dalam dirinya. Ia...

Keep Reading

Realita Kaum Pekerja di Nomor Kolaborasi Dzulfahmi dan Tuantigabelas

Dzulfahmi, MC dari kolektif Def Bloc dan Dreamfilled yang bermukim di Jakarta baru-baru ini (6/5) telah memperkenalkan karya terbarunya bertajuk “Rotasi”. Lewat rilisannya kali ini Dzulfahmi menggaet salah satu nama...

Keep Reading