Invasi Dangdut di Tanah Paman Sam

Dangdut, musik populer yang satu ini tak pernah habis untuk dibicarakan, terutama di negara kita, Indonesia. Musik otentik  yang meleburkan banyak warna ini selalu menarik untuk diperbincangkan, entah itu murni dari sisi musiknya sendiri maupun sisi fenomena subkulturnya. Berbagai upaya untuk mengenalkan dangdut ke tataran internasional pun sering dilakukan, salah satunya adalah dengan membuat ruang pengembangan di negara lain.

Seperti yang baru-baru ini dilakukan oleh Konsulat Jenderal RI di New York, Amerika, yang telah membuat sebuah ruang bernama Indonesian Dangdut Coffee House (IDCH) dan telah diresmikan di New York, Amerika Serikat, pada Jumat, 26 Februari 2021 kemarin. Indonesian Dangdut Coffee House sendiri merupakan wahana forum diskusi untuk mempromosikan musik dangdut sekaligus  memmperkenalkan kopi Indonesia ke pasar internasional.

Orang yang ada dibalik inisiasi ini adalah  DR. Arifi Saiman, MA, Konsul Jenderal RI di New York bersama dengan musisi dangdut Fitri Carlina. IDCH  juga mendapat dukungan dari musisi dangdut lainnya, salah satunya adalah musisi gaek, Rhoma Irama. Selain sang raja dangdut, IDCH juga didukung oleh forum lainnya, yakni Dangdut in America, dan WEPOC (We People of Culture). Sedangkan untuk pembukaannya sendiri, Café Dangdut baru siap dibuka pada bulan Mei mendatang.

“Ini semua adalah dalam rangka membumikan musik dangdut di Amerika Serikat. Dangdut adalah kekuatan kita, Dangdut adalah kebanggaan kita. Maju Dangdut Indonesia!” ungkap DR. Arifi melalui siaran pers yang diterima.

Pada acara ini, Konjen Arifi juga mengatakan bahwa ia optimis dangdut akan berhasil mendapatkan pengakuan resmi dari badan PBB UNESCO sebagai salah satu warisan budaya Indonesia. “Ayo, mari kita sama-sama memperjuangkan dangdut untuk mendapatkan pengakuan dunia sebagai budaya kita, supaya dangdut jadi warisan dunia,” lanjutnya bersemangat.

Pada pembukaan di 26 Februari kemarin,  meskipun diadakan di tengah pandemi, acara yang berlangsung meriah ini tentu terselenggara dengan mengikuti protokol kesehatan dan diramaikan oleh penampilan dari Rhoma Irama, Eskoh ft. Fitri Karlina, Farees Kaleemah bersama Dangdut in America, dan Dangdut Cowboys asuhan penulis cum Indonesianis Prof. Andrew Weinthraub.

Acara ini dihadiri oleh seluruh kepala perwakilan RI di AS serta Wakil Duta Besar RI Iwan Freddy Hari Susanto dari Washington, D.C. secara daring. Juga turut hadir musisi senior James F. Sundah, Ketua Persatuan Artis Musik Melayu Dangdut Indonesia (PAMMI) di AS Rissa Asnan yang juga merupakan pendiri Dangdut in America, pencipta lagu “She’s All I Got” Jimmy Cozier, Romy Sembiring dari WEPOC, Nini Carlina, Thomas Djorghi, pianis Tasya Rifalia, dan jajaran pengurus PAMMI di Jakarta.

Sedangkan musisi senior James F. Sundah mengatakan: “Saya berharap melalui acara ini, para seniman musik dangdut dapat memperoleh apresiasi hak cipta dan hak terkaitnya,” ujar James yang juga merupakan salah seorang Komisioner Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN).

Sementara pedangdut Fitri Carlina, yang juga sempat tampil pada ajang olahraga terbesar di AS beberapa waktu yang lalu juga berpesan bahwa ia berharap dangdut mendapatkan tempat di pentas dunia: “Mudah-mudahan [kita] bisa membawa dangdut ke ajang Grammy Award,” ajak Fitri di penghujung acara.

Teks: Dicki Lukmana
Visual: Arsip dari Indonesian Dangdut Coffee House

Bersama Ello dan Virzha, Dewa19 Rilis Ulang Materi Lama "Still I’m Sure We’ll Love Again"

Dewa19 melanjutkan perilisan karya-karya lama mereka dalam format baru. Kali ini, mereka merilis “Still I’m Sure We’ll Love Again”, sebuah lagu dari album Format Masa Depan yang aslinya menampilkan vokal...

Keep Reading

Langkah Berikutnya dari Bilal Indrajaya

Usai melepas beberapa materi singel dan album mini Purnama (2019) solis dari Jakarta, Bilal Indrajaya, akhirnya melanjutkan perjalanannya dengan meluncurkan karya terbarunya bertajuk “Saujana” lewat label rekaman legendaris yang kini...

Keep Reading

Themilo Rangkum Perjalanannya di Nomor "Flow"

Dua dekade berlalu dan Themilo tetap berjalan dengan syahdu. Pada akhir Juli 2022, unit shoegaze dari Bandung yang berdiri sejak 1996 ini baru saja merilis single terbaru mereka berjudul “Flow”....

Keep Reading

Adaptasi Kehidupan Digital di Koleksi Terbaru Monstore

Jenama pakaian dan gaya hidup Monstore mengumumkan koleksi terbaru mereka dengan nama “New Fictional Temptation”. Koleksi ini diluncurkan sebagai rilisan ‘solo’; non-kolaborasi dari Monstore setelah berbulan-bulan lebih fokus bekerja sama...

Keep Reading