Inovasi Konser Virtual dari Prambanan Jazz Festival

Gelaran musik tahunan Prambanan  Jazz Festival (PJF) bakal kembali hadir secara virtual pada 11-12 September 2021. Ada yang menarik dalam salah satu festival musik Jazz terbesar di Indonesia ini, pasalnya kali ini Prambanan Jazz membuat sebuah  rangkaian bernama “Borneo Goes to Prambanan Jazz Festival” yang dimana akan melibatkan para musisi dan grup musik potensial asal Kalimantan.

Rangkaian ini merupakan program yang digagas oleh IndiHome, channel I-Konser UseeTV dan Prambanan Jazz Festival yang bertujuan untuk mencari musisi-musisi terbaik yang berdomisili di Kalimantan untuk tampil di Prambanan Jazz Virtual Festival 2021 bersama musisi-musisi nasional pada tanggal 11-12 September 2021.

Ajang musik ini tentunya akan menjadi kesempatan menarik bagi musisi yang berdomisili di Kalimantan untuk unjuk gigi memperkenalkan karya mereka kepada khalayak luas pecinta musik tanah air. Nantinya, seluruh musisi/band pendaftar akan dikurasi oleh promotor Prambanan Jazz Festival sehingga akan didapat maksimal 100 band yang diikutsertakan dalam seleksi. Pendaftaran ‘Borneo Goes To Prambanan Jazz Virtual Festival” sudah dibuka sejak 23 Juli 2021 dan akan berlangsung hingga tanggal 15 Agustus 2021.

“Nantinya, seluruh musisi/band pendaftar akan dikurasi oleh promotor Prambanan Jazz Festival sehingga akan didapat maksimal 100 band yang diikutsertakan dalam seleksi,”ucap  Anas saat konferensi pers virtual, Kamis (5/8).

Dari 100 musisi maupun band yang terjaring, proses selanjutnya akan ada 3 musisi Kalimantan yang akan menjajal panggung megah Prambanan Jazz Virtual Festival 2021 dan juga tampil pada beberapa program tayangan channel I-Konser di UseeTV. Satu musisi akan dipilih langsung oleh promotor, sedangkan dua lainnya akan melalui beberapa tahapan seleksi dan kurasi oleh 3 Juri (Musisi Nasional, Promotor, Tokoh Musik Kalimantan). Karena situasi pandemi yang masih belum menentu, penjurian akan dilakukan virtual (terpisah) dengan peserta yang mengikuti seleksi.

Untuk pendaftarannya sendiri, ‘Borneo Goes To Prambanan Jazz’ sudah dibuka sejak 23 Juli 2021 dan akan berlangsung sampai tanggal 15 Agustus 2021. Para peserta bisa mendaftar di website www.prambananjazz.com disertai 1 video (video klip/ live session) dan persyaratan lain yang terdapat dalam formular registrasi. Peserta ‘Borneo Goes To Prambanan Jazz Virtual Festival’ adalah musisi/band yang berdomisili di Kalimantan, dibuktikan cukup dengan 1 KTP dan terbuka untuk seluruh genre musik dan jenis penampil musik (solo, duo, band, dan sejenisnya) yang sesuai dengan karakter festival.

Salah satu catatan dari kurator, para peserta tersebut diharuskan minimal harus memiliki 3 karya orisinil berupa Video Musik/Video Live Session. Pemenang yang terpilih untuk tampil di Prambanan Jazz Virtual Festival diharapkan bisa menampilkan setidaknya 4 lagu orisinil.

Semakin semarak dan menarik, nantinya sebelum tampil di Prambanan Jazz Festival 2021, para musisi yang terpilih akan diikutsertakan pada acara webinar berupa Bengkel Musik dan talkshow tentang industri musik. Selain menjadi ajang untuk menunjukan karya,para peserta pun tentunya memiliki kesempatan untuk semakin memperkaya pengetahuan musiknya.

Prambanan Jazz Festival (PJF) adalah perhelatan musik tahunan berskala internasional yang digelar di pelataran Candi Prambanan Yogyakarta. Perhelatan yang pertama kali digelar pada 16 Oktober 2015 ini memadukan festival musik jazz internasional dan warisan agung dari Candi Prambanan. Sebagaimana tahun lalu, kali ini Prambanan Jazz Festival kembali digelar dengan konsep virtual, bertajuk Prambanan Jazz Virtual Festival 2021 karena kondisi di tengah pandemi Covid-19 yang belum mereda.

Teks: Dicki Lukmana
Visual: Arsip dari Prambanan Jazz Festival

Cerita Iblis dan Manusia di Album Kedua Parakuat

Ranah musik elektronik di Indonesia selalu menarik untuk di simak, terlebih geliatnya di arus pinggir. Banyak seniman bunyi muncul dengan coraknya sendiri dan membawa hasil eksperimentasinya masing-masing. Ranah ini terus...

Keep Reading

The Jansen Persembahkan Album Ketiga

Usai melepas nomor “Mereguk Anti Depresan Lagi” yang cukup mencuri perhatian, The Jansen, trio punk rock dari kota hujan Bogor akhirnya meluncurkan album ketiganya bertajuk “Banal Semakin Binal” (29/7) dalam...

Keep Reading

EP Who Suffer?, Jalan Keluar Defy dari Kekacauan Pandemi

Grup metallic hardcore dari kota Palu, Defy, baru-baru ini telah meluncurkan sebuah album mini bertajuk Who Suffer?. Perilisan album ini juga sekaligus sebagai tanda berjalannya kerja sama antara Defy dan...

Keep Reading

Menuju Album Kedua, Modjorido Rilis Nomor "Bebal"

Usai memperkenalkan album perdana self-tittled di tahun 2021 lalu, grup musik dari Bali, Modjorido akhirnya kembali merilis karya teranyar. Kali ini unit yang dihuni oleh Rico Mahesi (Vocal & Guitar),...

Keep Reading