Improvisasi Gardika Gigih dalam Program Music Talk Goethe Institut Indonesien

Dengan bertambahnya secara eksponensial angka yang terpapar COVID-19, maka akan semakin lama pula kegiatan kita harus melakukan social distancing dengan membatasi aktivitas sosial. Mau tidak mau, segala upaya untuk beradaptasi dengan situasi mesti terus dilakukan. Seperti halnya Goethe-Institut Indonesien yang beralih ke jalur digital dalam menghadirkan beberapa acara budaya pilihan, menyusul penutupan sementara fasilitasnya di Jakarta dan Bandung akibat pandemi COVID-19. Dengan beragam rangkaian acara dalam jaringan yang digelar meliputi bincang-bincang yang menyoroti musik dan berbagai isu seni, serta konferensi digital mengenai privasi data. Yang mana program acara budaya tersebut nantinya akan disiarkan di kanal-kanal media sosial milik Goethe-Institut Indonesien.

“Dalam situasi pandemi ini, kami menghadirkan acara budaya dan program lainnya dalam format digital agar audiens kami yang berdiam di rumah demi melindungi diri dan masyarakat tidak terputus dari pertukaran serta interaksi budaya,” ujar Direktur Goethe-Institut Indonesien Dr. Stefan Dreyer.

Kali ini, lantunan suara keyboard dari komponis dan pemain piano Gardika Gigih akan menemani semua penikmat musik dalam program #MusicTalk yang akan disiarkan secara langsung dari kediamannya di Sragen, Jawa Tengah, melalui kanal Instagram @goetheinstitut_indonesien. Dalam penampilannya, Gardika akan berimprovisasi mengikuti intuisinya. Pada kesempatan ini juga, ia akan berbagi pengalaman dan menjawab pertanyaan seputar improvisasi dalam memainkan instrumen piano. Gardika menceritakan, pendekatannya dalam bermain piano sedikit berbeda, ia gemar berimprovisasi dan bereksplorasi untuk menghasilkan musik yang lebih intuitif serta spontan.

“Untuk berimprovisasi, dibutuhkan rasa percaya diri untuk menantang diri sendiri hingga bisa melebur dalam satu momen dengan suara dan musik. Kemampuan ini bisa diasah dengan banyak melatih otot musik kita, yaitu teknik, kreativitas, dan pikiran,” ujarnya.

Gardika Gigih adalah seorang komponis dan pemain piano kelahiran Sragen, tahun 1990. Dirinya mengambil studi komposisi musik di Institut Seni Indonesia Yogyakarta dan melanjutkan studi antropologi di Universitas Gadjah Mada. Karya-karya komposisinya tercatat telah banyak dipentaskan di beberapa negara seperti Indonesia, Jepang, Malaysia, Singapura, dan Belanda. Selain membuat komposisi untuk solo instrumen hingga orkestra, ia juga aktif sebagai pianis. Pada tahun 2017, ia merilis album solo “Nyala” bersama label Sorge Records. Saat ini, ia tengah bersiap untuk proyek duo elektronik-piano berbasis improvisasi bersama Tomy Herseta untuk karya “PHASE”.

Selain penampilan dari Gardika, Goethe Institut Indonesien juga akan kembali menghadirkan sesi diskusi Digital Discourses kedua yang bertajuk “Jaga Kerahasiaan Komunikasi Anda“. Pada seri kali ini, Yerry Niko Borang (jurnalis lepas) akan memberikan pengenalan bagaimana menggunakan internet secara anonim. Ia akan mengajak peserta lokakarya melihat dan mengeksplorasi beberapa fasilitas dan belajar mengenai aplikasi yang tersedia untuk umum, terutama jaringan TOR untuk berkomunikasi secara anonim, yang tersedia secara gratis dan merupakan sumber terbuka. Akan berlangsung pada Sabtu, 13 Juni 2020, 14.00 WIB, via YouTube Live dan Twitter Live.

Teks: Adjust Purwatama
Visual: Arsip dari Goethe-Institut Indonesien

Endgrave Merilis Ode Bagi Jiwa Yang Tidak Pernah Tenang

Endgrave adalah band yang terbentuk pada pertengahan 2022. Semua bermula saat Singgi dan Petra meramu musik dengan mengemas riff-riff gitar yang terbilang tidak biasa. Beragam karakter mulai dari Hardcore, Deathcore,...

Keep Reading

Single Dan Formasi Terbaru Pillhs Castle

Mengubah formasi dari duo menjadi kuintet, dan sebelumnya telah merilis single ‘Moment’, Pillhs Castle yang diisi oleh Nando Septian (vokal), Torkis Waladan Lubis (gitar), Tama Ilyas (gitar), Willy Akbar (bass),...

Keep Reading

Debut Album Resign Leader

Dari Makassar, unit punk rock Resign Leader belum lama ini merilis debut album ‘Sniffing Tears For The Other Bills’. Album yang digarap cukup panjang dan serius ini berisi 12 nomor...

Keep Reading

Single Teranyar eleventwelfth Yang Menuju Album Terbaru

eleventwelfth hanya membutuhkan satu bulan untuk merilis single terbaru yang diberi tajuk “every question i withhold, every answer you never told” setelah sebelumnya melepas “(stay here) for a while” dari...

Keep Reading