Hyndia Mengingatkan Tentang Jati Diri

Ada yang sudah kenal dengan mereka? Sekila nama mereka sama dengan musisi yang lain, tapi tentu saja, mereka sangat jauh berbeda. Hyndia adalah band Folk Rock yang tumbuh dan berkembang di Purwokerto, Jawa Tengah. Band ini ada sejak tahun 2007. Sebelumnya, mereka bernama Robinhood, sempat pula mengalami pergantian vokalis, yang mana sebelumnya diisi oleh Diva dan saat ini telah tergantikan dengan gadis bernama Ingtise Nan Tusum.

Dalam perjalanannya, mereka telah merilis dua album penuh yaitu “Pagi Berlabuh” pada tahun 2016 dan “Winter Song” pada 2019 kemarin. Seperti musisi kebanyakan, dalam bermusik Hyndia juga terinfluence oleh Echosmith, Fleet Foxes, dan Of Monsters and Men. Di bulan ini, mereka baru saja merilis sebuah video klip dari single yang berjudul “Seperti Mereka”, salah satu lagu yang terdapat di album keduanya. Tak jauh berbeda dari karya mereka sebelumnya yang telah lebih dulu dirilis yaitu, “Satu Notasi” dan “Warna”. Lagu ini masih dalam suasana dan koridor lirik, konsep yang sarat akan sebuah makna dari perbedaan dan realita kehidupan.

Lagu “Seperti Mereka” pada dasarnya adalah sebuah ironi dari sebuah realita yang terjadi saat ini, di mana setiap orang berlomba-lomba menjadi sesuatu yang sama dengan meninggalkan jati diri dan melupakan dirinya yang sebenarnya.

Hyndia percaya, setiap orang mempunyai hal istimewa dalam diri mereka masing-masing. Tanpa harus menjadi seperti orang lain, alangkah bijaknya jika kita bisa menyikapi hal ini dengan kembali seperti kita pada awalnya. Di video klip ini mereka banyak dibantu oleh Aiz dan Yusa dari Foxe Studio. Tim yang sama saat mereka mengerjakan video klip dari lagu “Satu Notasi” dan “Warna”.

“Untuk video ini sendiri mempunyai latar belakang ide yang mungkin akan kalian pahami jika kalian menonton hingga akhir. Jawaban ada di detik akhir tan perlu banyak penjelasan. Tak lupa pula kami ingin berterima kasih sudah dibantu oleh special talent yang bernama Ayu. Yang baginya kali ini adalah kerjasama keduanya dengan kami. Juga, tak luput kami ingin berterima kasih kepada para sahabat kami, teman-teman Hyndiana, Teras Cinta Hyndia dan teman-teman lainnya.” Tutup mereka.

Lagu ini sebenarnya sudah pernah dirilis dalam versi video lirik yang juga bisa dinikmati  di official website Hyndia dan channel youtube Hyndia.

Teks: Adjust Purwatama
Visual: Arsip dari Hyndia

Cerita Iblis dan Manusia di Album Kedua Parakuat

Ranah musik elektronik di Indonesia selalu menarik untuk di simak, terlebih geliatnya di arus pinggir. Banyak seniman bunyi muncul dengan coraknya sendiri dan membawa hasil eksperimentasinya masing-masing. Ranah ini terus...

Keep Reading

The Jansen Persembahkan Album Ketiga

Usai melepas nomor “Mereguk Anti Depresan Lagi” yang cukup mencuri perhatian, The Jansen, trio punk rock dari kota hujan Bogor akhirnya meluncurkan album ketiganya bertajuk “Banal Semakin Binal” (29/7) dalam...

Keep Reading

EP Who Suffer?, Jalan Keluar Defy dari Kekacauan Pandemi

Grup metallic hardcore dari kota Palu, Defy, baru-baru ini telah meluncurkan sebuah album mini bertajuk Who Suffer?. Perilisan album ini juga sekaligus sebagai tanda berjalannya kerja sama antara Defy dan...

Keep Reading

Menuju Album Kedua, Modjorido Rilis Nomor "Bebal"

Usai memperkenalkan album perdana self-tittled di tahun 2021 lalu, grup musik dari Bali, Modjorido akhirnya kembali merilis karya teranyar. Kali ini unit yang dihuni oleh Rico Mahesi (Vocal & Guitar),...

Keep Reading