Hotdogs Sebagai Tiket Masuk Nonton Konser

Pandemi virus Corona jelas telah meninggalkan jejak yang sangat besar di tahun 2020 ini. Namun, cerita-cerita lucu nan aneh terus bermunculan di permukaan. Beritanya pun datang dari berbagai lini, tak terkecuali konser musik. Jangan pikir kalian sudah melihat banyak hal aneh di dunia ini akibat adanya Covid-19, berita yang satu ini sudah pasti jauh lebih aneh dari yang sudah ada sebelumnya. Sebuah konser hardcore baru-baru ini yang diadakan di Long Island mengharuskan para pengunjung konser untuk membeli chili cheese hotdogs untuk tiket masuk konser tersebut. Namun, konser itu sama sekali tidak memberlakukan social distancing di dalam area konsernya.

Shaker’s Pub di Long Island baru-baru ini mengadakan pertunjukan musik hardcore dari para band-band lokal yang ada. Namun, agar acara tersebut berlangsung, pihak penyelenggara memutuskan untuk melanggar beberapa aturan Covid-19. Untuk pertunjukan tersebut, penonton konser diharuskan membeli chili cheese hotdogs sebagai tiket masuk. Tindakan wajib ini kemungkinan besar merupakan solusi dari aturan yang diberlakukan untuk berbagai tempat, yang memungkinkan Shaker’s Pub bisa berfungsi sebagai restoran. Suffolk County, tempat lokasinya berada, saat ini mengizinkan makan dalam ruangan selama “kapasitas tetap dibatasi hingga 50%”. Selain itu, “semua karyawan dan pelanggan harus mengenakan penutup wajah, kecuali saat duduk”.

konser di shaker's pub

Terlepas dari solusi yang ada, bagaimanapun juga tempat tersebut tidak mengharuskan peserta untuk melakukan jaga jarak. Berbagai video dari pertunjukan tersebut telah dibagikan secara online. Meski sebagian besar para penonton yang hadir memakai masker, namun tetap saja, tidak ada yang memberlakukan jaga jarak di antara kerumunan. Banyak kontak fisik terjadi selama pertunjukan karena moshing dan stage diving. Banyak orang yang menyayangkan konser ini, padahal bila ditindak degnan tegas, orang-orang pasti akan mematuhi peraturan yang ada.

Suffolk County, seperti daerah lain yang ada di negara itu, mengalami lonjakan besar atas kasus Covid-19. Menurut New York Times, Suffolk County secara keseluruhan memiliki lebih dari 43.000 kasus yang dikonfirmasi dan 2.000 kematian yang diakibatkan adanya virus tersebut. Beda cerita dengan Rock Island Management yang akan menggelar konser di tempat yang sama, namun terus berupaya untuk menghadirkan protokol yang sesuai dengan prosedur kesehatan, seperti menjaga jarak antar penonton, penggunaan masker, dan menyediakan tempat mencuci tangan di banyak spot.

“Ada beberapa kekhawatiran yang ingin saya tangani. Sebelum pertunjukan kami pada hari Jumat mendatang, saya menghubungi pihak-pihak terkait untuk mengetahui apakah kami dapat mengadakan acara dan tindakan pencegahan apa yang perlu disiapkan oleh pihak kami. Untuk kapasitas penonton, pihak setempat menyarankan agar yang masuk untuk menonton hanya 50% dari total yang bisa ditampung oleh tempat tersebut, dan juga para penonton nantinya diwajibkan untuk memakai masker selama pertunjukan berlangsung. Saya pikir sangat bodoh untuk tidak memakai masker di masa seperti ini.” Terang pihak Rock Island Management.

Mereka juga akan menyediakan layanan konsultasi kesehatan di area konser, yang telah disepakati bersama antara pihak pemilik tempat, penyelenggara, dan dinas kesehatan yang ada. Lalu, untuk orang-orang yang ragu untuk datang karena persoalan keselamatan kesehatan, mereka berharap tidak perlu untuk datang. Masih banyak kesempatan yang akan mereka hadirkan di masa mendatang.

Teks: Adjust Purwatama
Visual: Arsip Shaker’s Pub

Tur Jepang Bangkutaman & Logic Lost

Bangkutaman, grup asal Jogja, melanjutkan seri TauTauTur mereka dengan edisi spesial. Mereka memutuskan untuk bertandang ke Jepang. Tur ini dimulai dari tanggal 27 – 30 November tahun ini. Bukan tanpa...

Keep Reading

Video Musik Bintang Massa Aksi .Feast

Abdi Lara Insani yang merupakan single utama dari album teranyar .Feast berjudul Bintang Massa Aksi ini ternyata masih memiliki keberlanjutan dengan dirilisnya sebuah video klip resmi di kanal YouTube .Feast (22/11/22). Video klip ini melibatkan...

Keep Reading

Kolaborasi Semiotika Dan Iga Masardi

Menggunakan moniker Sagas Midair, Iga Massardi yang merupakan gitaris sekaligus vokalis grup Barasuara merilis single kolaborasi bersama Semiotika, unit Instrumental Rock dari Jambi. Diberi tajuk Iskaashi, rencananya single ini akan...

Keep Reading

Nyala Api Dari Angkatan Baru Hip-Hop Jakarta

Berawal dari hal yang tidak direncanakan, La Munai Records, label rekaman Jakarta, Pesona Experience dan Bureau Mantis kolektif dan manajemen musik dari kota yang sama akhirnya menemui kesepakatan untuk merilis...

Keep Reading