Hayley Williams Berhenti Bermedia Sosial

Pentolan dari Paramore, Hayley Williams, baru mengumumkan bahwa ia mengundurkan diri dari media sosial. Ia mengabarkan hal tersebut melalui sebuah unggahan di Instagramnya.

Williams mengaku bahwa internet dan media sosial berpengaruh besar dalam perjalanan kariernya. Ia memulai perjalanan bermedia sosialnya sejak usia dini, mulai dari blog hingga MySpace.

“Saya memulai berinternet dan lebih khususnya media sosial sejak usia 15 tahun. Ini bermula dari blog dan berlanjut ke MySpace,” tulisnya dalam unggahan tersebut. “Lalu Paramore meledak dan media sosial bukan hanya untuk keperluan pribadi namun menjadi bagian dari pekerjaan.”

Ia juga mengatakan bahwa peran internet sungguh besar untuk membuka koneksi. Namun, ia merasa sudah selesai dengan media sosial.

“Saya sudah mempertimbangkan ini baik-baik selama hampir satu tahun. Kini saya yakin keinginan saya untuk menjauh dari akun personal (ya, bahkan akun kedua) didasari tidak lebih dari keinginan saya untuk menjaga batas antara kehidupan personal dan kehidupan publik,”  tambahnya dalam keterangan tersebut.

Williams juga menekankan bahwa dia tidak memiliki masalah dengan orang yang menyukai media sosial. Ia juga mengatakan bahwa ia ingin memberikan dorongan kepada orang-orang yang butuh izin untuk membuat batasan lebih dan ruang untuk tumbuh. Ia menyarankan penggemarnya untuk tidak mencari informasi tentangnya di akunnya.

“Ikuti @paramore,” tutupnya dalam keterangan tersebut.

Paramore dibentuk pada 2004 dan merilis album perdananya, All We Know Is Falling, pada 2005. Itu merupakan masa-masa di mana MySpace (yang memang khusus ke musik) dan media-media sosial lain hampir mencapai renaisansnya. Karena itu, Hayley Williams dan Paramore memang tumbuh karena masa-masa itu.

Paramore sendiri terakhir merilis After Laughter pada 2017. Di sisi lain, Williams telah memulai proyek solonya. Album perdana Williams sebagai solois adalah Petals for Armor, album yang dibagi menjadi tiga bagian dan dirilis tahun lalu. Meneruskan album tersebut, ia merilis FLOWERS for VASES/descansos tahun ini.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by hayley (@yelyahwilliams)

Teks: Abyan Nabilio
Visual: 

Meramu Crossover Hardcore Ke Tahap Terbaru

Dari Sidoarjo, unit Crossover Hardcore yang tergabung dalam Voorstad akhirnya merilis mini album terbaru dengan tajuk Self-titled melalui label Greedy Dust Records. Ini merupakan rilisan kedua Voorstad setelah pada awal...

Keep Reading

Penegasan Warna Terbaru I Punch Werewolf

Penegasan eksistensi I Punch Werewolf melalui video klip lagu terbaru dengan judul Broken. Unit ini terus menggebrak kancah musik dengan beragam rilisannya. Untuk lagu ini sendiri dibuat lebih mengayun, namun...

Keep Reading

Metal Kecil Versi Paling Mutakhir Powerslaves

Powerslaves adalah nama legendaris dalam kancah musik rock tanah air. Unit rock ini baru saja melepas Metal Kecil (Remastered) (13/11/22). Single versi teranyar ini merupakan tindak lanjut dari “Semarang (Remastered)” yang...

Keep Reading

Hadiah Ulang Tahun Pernikahan

Vlaminora, unit musik baru asal Bali, melepas singel perdana bertajuk “Kemarau Rindu” bersama label rekaman asal Jakarta, demajors. Singel tersebut hadir di berbagai platform streaming digital mulai 12 November 2022....

Keep Reading