God Bless Beri Penghormatan Terakhir Kepada Areng Widodo

Legenda musik rock tanah air God Bless merilis sebuah lagu tunggal berjudul “Untuk Indonesiaku”. Lagu ini drilis bertepatan dengan perayaan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) yang ke 75, pada 17 Agustus 2020 kemarin. Perilisan lagu ini sekaligus menjadi penghormatan khusus  kepada Areng Widodo, seorang musisi senior dan sahabat dekat para personil God Bless.

“Untuk Indonesiaku” merupakan langkah baru dalam tradisi berkesenian God Bless. Pasalnya, lagu ini merupakan single pertama yang dirilis oleh God Bless. Sebelumnya mereka selalu merilis album penuh. Tercatat sudah ada 7 album yang mereka rilis.

Pertemuan terakhir Ian Antono dengan Areng Widodo di Rumah Sakit Dr Goenawan Partowidigdo, Bogor pada Oktober tahun lalu menjadi titik bakar dimana single ini meledak. Di tengah pembahasan materi album baru, pengalaman dramatis ini membawa God Bless pada penggarapan “Untuk Indonesiaku”. Di pertemuan tersebut, di tengah kondisinya yang lemas, Areng dengan semangat membahas tentang lagu ciptaannya ini. Dan ia berharap Achmad Albar, dkk bisa membawakannya.  

“Dalam pertemuan tersebut, dengan kondisi lemah namun tetap dengan semangat menyala, Areng masih sempat membahas tentang lagu ciptaannya itu dan menyampaikan harapannya agar bisa dibawakan oleh Ahmad Albar dan God Bless,” kata God Bless seperti dilansir Antara pada Selasa (18/8/2020).

Persahabatan Areng dan God Bless dimulai sejak Achmad Albar memutuskan untuk bersolo karir. Ia membuatkan lagu untuk Achmad Albar, yakni Syair Kehidupan (1980), Dunia Huru-Hara (1981), dan Dunia Dibakar Api (1988). Kemudian peranan Areng berlanjut bersama Donny Fattah dengan menggarap album Daun Daun Surga (1985) yang dibawakan oleh Bangkit Sanjaya. Sementara hubungan Areng dengan Ian Antono terjalin ketika mereka menggarap lagu Jarum Neraka (1984) dan Tangan-Tangan Setan (1985) yang berhasil melambungkan nama lady rocker Indonesia, Nicky Astria.

Lagu “Untuk Indonesiaku” syarat akan semangat nasionalisme. Hal ini tergambar secara eksplisit pada lirik lagu yang terbilang sederhana namun langsung mengarah pada inti makna. Dari sisi musikalitas, single ini begitu kental dengan musik rock khas God Bless. Terlebih dengan gaya permain gitar Ian Antono yang tak berubah –melodius nan harmonis- meskipun sudah beruban. Orkestrasi yang diberikan Abadi Soesman pada keyboard menambah semarak lagu ini. Suara vokal Achmad Albar yang semakin berat menjadi marka bahwa mereka sudah tidak lagi muda. Betotan bass dari Donny Fattah masih menjadi fondasi yang kuat dalam karya-karya God Bless setelah lebih dari 4 dekade bermusik. Dari sisi kebaruan mungkin kita akan langsung tertuju pada gebugan drum yang diberikan Fajar Satriatama, permainan khas ala marching band ia suntikan pada lagu yang membuat semangat kemerdekaan kian terasa, terlebih pada akhir lagu.

Sebagai trivia, dua hari (19/08) selepas merilis single ‘Untuk Indonesiaku’, sosok God Bless diabadikan juga oleh PT Pos Indonesia ke dalam sebuah perangko seri khusus Musisi Ternama Indonesia. Selain God Bless, nama besar musisi lain pun turut mengisi seri perangko ini, diantaranya Gesang, Bimbo, Koes Bersaudara, Panbers, Chrisye, Titiek Puspa, dan Gombloh. Nama-nama besar musisi populer yang telah menghiasi belantika musik Indonesia selama 75 tahun semenjak Indonesia merdeka. Selain uang 75.000, perangko ini sepertinya sangat layak untuk diburu bukan? 

Teks: Dicki Lukman
Visual: Arsip God Bless

The Box Perkenalkan Formasi Baru Lewat Live Session

Pandemi yang sudah berlangsung selama dua tahun ini telah membuat kita semua kembali dari awal. Menyusun ulang rencana dan mulai menata kembali langkah-langkah yang akan diambil. Kini industri sudah mulai...

Keep Reading

Sajian Ska Berbeda dari Slowright

Slowright, unit ska dari kota Malang baru-baru ini telah melepas album mini teranyarnya bertajuk Believe. Dirilis oleh label rekaman yang bermarkas di Yogyakarta, DoggyHouse Records, lewat rilisannya kali ini Slowright...

Keep Reading

Zizi yang Menyapa Kampung Halaman Lewat Hometown Tour

Setelah menyelenggarakan showcase perdananya yang bertajuk Unelevated Intimate showcase di Bandung pada akhir Februari lalu. Kini, Zizi kembali ke rumah tempat ia tumbuh dan menemukan passion terbesar dalam dirinya. Ia...

Keep Reading

Realita Kaum Pekerja di Nomor Kolaborasi Dzulfahmi dan Tuantigabelas

Dzulfahmi, MC dari kolektif Def Bloc dan Dreamfilled yang bermukim di Jakarta baru-baru ini (6/5) telah memperkenalkan karya terbarunya bertajuk “Rotasi”. Lewat rilisannya kali ini Dzulfahmi menggaet salah satu nama...

Keep Reading