Gerbang Mimpi Cito Gakso di EP Perdana

Cito Gakso baru saja melepas EP perdananya yang berjudul In Dream Awake. Raper Bandung kelahiran Yogyakarta tersebut menuangkan enam trek dalam album mini yang dirilis Jumat (5/11) pekan lalu tersebut.

In Dream Awake diproduseri oleh ThatEbby, Gilang Dhafir, dan Alfariizi. Selain itu, Cito Gakso juga mengajak beberapa artis hip hop naik daun, Januarta the Goat dan Basboi, dalam beberapa trek. Kedua nama berbakat tersebut ia ajak bermain di trek yang sebenarnya penutup berjudul “All Boyz Go to Hell”.

Sebenarnya, ada satu trek lagi setelah lagu tersebut beres dimainkan. Namun, trek yang diberi judul “I C U Soon” tidak memuat musik di dalamnya, melainkan ucapan terima kasih Cito Gakso terhadap para pendengar dan orang-orang yang terlibat dalam pembuata In Dream Awake. Mirip seperti bagian ucapan dalam sampul album atau credit title di akhir film.

 

“Hey, it’s me, Cito Gakso, i just wanna say thank you buat semua yang udah dengerin EP gua sampai akhir. It means a lot to me, ” katanya dalam trek penutup tersebut berlanjut dengan penyebutan nama-nama yang terlibat. “Thanks, matur nuhun, I’ll see you soon.”

Album mini ini nampaknya merupakan karya yang begitu spesial bagi Cito Gakso. Dalam keterangan persnya, ia mengungkapkan bahwa EP ini merupakan bentuk dari mimpi-mimpinya yang kian kemari kian terasa nyata.

“Menjalani karier bermusik yang dulunya hanya sebatas angan pikiran adalah sebuah bentuk blessed & cursed at the same time bagi Cito Gakso. EP ini menjadi gerbang menuju kenyataan yang dahulu dirasa sebatas mimpi belaka,” tulis keterangan tersebut.

Cita Gakso sendiri adalah seorang raper, seniman visual, sekaligus model. ia kemudian menjejakkan kaki ke dunia permusikan dengan mengeluarkan singgel perdana bersama “Putt April” dengan berjudul Nostalgia pada pertengahan tahun 2020 dan kemudian disusul dengan “Dear Father” di tahun yang sama. Sebelumnya tahun ini, ia telah merilis sebagian dari In Dream Awake sebagai nomor tunggal. “It’s Been A Pleasure” dan “MOYB (Monkey on Your Back)” menjadi dua nomor yang telah dirilis sebelumnya.

Teks: Abyan Nabilio
Visual: Arsip dari Cito Gakso

 

Cara Retlehs Tuangkan Keresahan Sang Pembetot Bas

Retlehs (nama yang cukup njelimet untuk dieja dan disebutkan) telah merilis sebuah nomor dengan judul “Matahari” pada Senin (29/11) dengan bantuan Sinjitos Collective. Lirik dari nomor tersebut diangkat dari masalah...

Keep Reading

Libido Bermusik Muto dalam EP Debut

“Dalam proses penciptaan lagu-lagu Muto, kata ‘yeah yeah yeah‘ juga merupakan ekspresi kepuasan mereka terhadap lagu-lagu yang mereka ciptakan; seperti merasakan nikmatnya masturbasi,” jelas keterangan pers yang dikirimkan Muto mengenai...

Keep Reading

Urban Sneaker Society Akhirnya Kembali Secara Luring

Kabar gembira bagi para fesyen enthusiast, Urban Sneaker Society 2021, event Sneakers tahunan yang diadakan USS Networks sejak 2017, kembali hadir secara offline di Jakarta Convention Center (JCC) pada tanggal...

Keep Reading

Nuansa Abad Pertengahan Progresif di Karya Baru Tara Sivach

Tara Sivach merupakan seorang solois asal Jakarta yang mencoba masuk dalam ranah goth. Dengan nuansa abad pertengahan kelam khas gotik yang dicampur dengan rok semiprogresif dan gaya vokal klasik, ia mencoba...

Keep Reading