Gerakan Mendokumentasikan Pandemi

Saat ini, banyak lembaga-lembaga di luar negeri sedang giatnya mengumpulkan foto-foto, wawancara lapangan, dan survei massal untuk mengumpulkan informasi tentang bagaimana virus corona berdampak pada kehidupan sehari-hari.

Menurut The New York Times, Museum Nasional Finlandia telah meminta kurator dan peneliti untuk mengawasi pandemi ini dengan harapan agar masa depan nanti, mereka dapat menggelar sebuah pameran yang membahas seputar krisis kesehatan. Selain itu, lembaga-lembaga di Denmark, Slovenia, dan Swiss telah meluncurkan metode mereka sendiri untuk mendapatkan berbagai informasi seperti meminta memoar warga dan mengambil benda-benda fisik yang telah tersentuh oleh orang-orang yang terinfeksi virus ini.

View this post on Instagram

Huomenta Helsinki, huomenta Kansallismuseo ?? Näytättepä tyynen hiljaiselta ja kauniilta tänään. Nautitaan keväästä, vaikka museo on kaikkien meidän terveyden ja turvallisuuden vuoksi yhä suljettu. ??? • Kansallismuseon edeltäjä, Valtion historiallinen museo, muodostettiin vuonna 1893 yhdistämällä Suomen Muinaismuistoyhdistyksen, yliopiston, osakuntien ja Muinaistieteellisen toimikunnan kokoelmat. Senaatti oli valmistellut museon rakentamista jo 1880-luvulla. Arkkitehti Sebastian Gripenberg laati useita piirustuksia erityisestä kansankulttuurille omistetusta pyhätöstä. Rakennuspaikan etsiminen viivästytti hanketta. Sopiva tontti löytyi viimein vuonna 1898 Töölöstä, mutta suunniteltu uusrenessanssipalatsi ei enää sopinutkaan ajan rakennustaidenäkemyksiin ja kansallisromantiikan henkeen. • Museorakennuksesta järjestettiin yleinen arkkitehtuurikilpailu vuonna 1902. Sen voitti kaksi vuotta aiemmin Pariisin maailmannäyttelyssä Suomen paviljongin suunnitellut nuori arkkitehtikolmikko Herman Gesellius, Armas Lindgren ja Eliel Saarinen. Rakennustyöt voitiin aloittaa syksyllä 1905 ja saatiin päätökseen 1910. Museo avattiin viimein yleisölle tammikuussa 1916 vaiheittain: esihistoriallinen näyttely vuonna 1920 ja raha- ja mitalikammio 1927. #kansallismuseo #nationalmuseumoffinland #finlandsnationalmuseum #helsinki #jugendstil #artnouveau #architecture #helsinki #finland #myhelsinki #visithelsinki #töölö #suomenmuinaismuistoyhdistys #museo #museum

A post shared by The National Museum of Finland (@kansallismuseo) on

Kurator Museum Vesthimmerlands di Denmark utara, Maria Hagstrup dan seorang rekannya telah mengambil foto-foto dari berbagai jalanan yang kosong, toko-toko, serta gerakan social distancing yang dilakukan guna mencegah penyebaran virus ini.

“Biasanya, kita menganggap museum sebagai tempat dengan benda-benda yang dipajang sebuah balik kaca padat. Tapi sekarang, kita memiliki kesempatan untuk mendapatkan banyak kesan dari orang-orang di masa sekarang dengan mencoba untuk mengumpulkan arsip tentang wabah ini.” kata Hagstrup kepada NYT dalam sebuah wawancara.

National Museum of Denmark, di sisi lain, sedang memisahkan beberapa “artefak digital” dan meminta sejumlah besar warga untuk mengisi kuesioner tentang bagaimana mereka mengatasi COVID-19.

“Apakah atau kapan kita akan mengadakan pameran khusus untuk membahas virus ini, saya belum bisa memberikan kabar pastinya. Mungkin kita akan mempertimbangkan untuk memasukkannya ke dalam koleksi karena ini adalah peristiwa yang sangat bersejarah. Untuk sekarang, fokus kami adalah mengingat dan mengarsipkan apa yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari, yang menjadi inti dari visi museum.” Terang Christian Sune Pedersen (kepala penelitian museum).

Kurator di Victoria and Albert Museum London juga menyusun rencana untuk memperoleh barang-barang yang kemungkinan terpapar virus corona ini. Penelitian lapangan non-tradisional oleh museum ini hanyalah salah satu contoh bagaimana lembaga-lembaga di seluruh dunia menjadi ujung tombak operasi sehari-hari meskipun ada tantangan yang ditimbulkan oleh wabah virus tersebut. Pameran dan galeri seni juga menavigasi acara melalui Ruang Pandang Online, pameran virtual, dan inisiatif digital lainnya untuk mendukung seniman-seniman yang ada.

Teks: Adjust Purwatama
Visual: Arsip dari The National Museum of Finland

Tentang Syukur dan Hidup yang Tak Tertebak di Lagu Terbaru Alahad

Beranjak menjadi solis, Alahad, moniker dari Billy Saleh yang sebelumnya dikenal sebagai gitaris dari band rock-alternative Polka Wars akhirnya kembali melanjutkan perjalanannya. Kali ini ia melepas sebuah nomor tunggal teranyar...

Keep Reading

Tambah Line Up, Hammersonic Siap Hadirkan 53 Band Metal dan Rock Dunia!

Setelah mengalami beberapa kali penundaan, festival musik metal raksasa Hammersonic akhirnya dipastikan siap digelar pada awal tahun 2023. Sebelumnya salah satu headliner yakni Slipknot telah mengumumkan konfirmasi lewat unggahan twitter...

Keep Reading

Kolaborasi Selanjutnya Antara Yellow Claw dan Weird Genius

Duo Belanda Yellow Claw kembali berkolaborasi dengan Weird Genius mengusung lagu baru bertajuk ‘Lonely’ bersama finalis Indonesian Idol Novia Bachmid. Weird Genius dan Yellow Claw sebelumnya pernah berkolaborasi di lagu...

Keep Reading

Reruntuhan Akhir Dunia di Album Keempat Extreme Decay

Usai melepas beberapa materi pemanasan menuju album barunya, unit Grindcore kota Malang, Extreme Decay, akhirnya secara resmi melepas album keempatnya pada 29 April 2022 lalu yang diberi tajuk Downfall Of...

Keep Reading