Gerakan Anak Muda Di Tengah Pandemi

Wabah virus Corona adalah fenomena global yang kian meresahkan. Indonesia pun juga merasakan dan terkena dampak dari penyebaran virus ini. Banyak instansi yang sudah menjalankan program work from home dan juga social distancing guna mencegah penyebaran virus ini kian meluas. Secara langsung hal ini juga berdampak pada kelangsungan industri kreatif di sini, salah satunya adalah musik. Kita semua tahu, jadwal dari penyelenggaraan konser musik yang sudah direncanakan secara matang dari jauh hari banyak yang mengalami pembatalan maupun penjadwalan ulang. Grup musik dan musisi yang sudah mengantongi banyak jadwal pun dengan sangat terpaksa ikut membatalkan jadwal tersebut.

Tapi disaat yang bersamaan saat ini sangat banyak bermunculan berbagai macam gerakan inisiatif dari komunitas dan kolektif yang ada di beberapa kota di Indonesia. Tujuannya pun beragam, ada yang untuk menyajikan hiburan, tapi tak sedikit yang bergerak untuk mengumpulkan donasi sebagai bentuk solidaritas guna membantu sesama. Semua orang kini melakukan apa yang bisa mereka lakukan, berpikir kreatif, serta berusaha untuk membantu. Tak jarang aksi kebaikan yang dilakukan oleh satu orang menular ke yang lain dan menjadi gerakan bersama untuk saling menolong. Mulai dari organisasi, para influencer dan selebriti, hingga orang biasa, bahu membahu melakukan apa yang mereka bisa untuk menolong yang membutuhkan.

Sejauh ini, ada beberapa nama yang masuk dalam radar kami. Mereka adalah kolektif-kolektif yang bergerak di berbagai macam bidang. Ada yang seni, fotografi, musik, hingga banyak lainnya. Siapa saja mereka? Yang pertama ada Forum Sudut Pandang (Palu), hingga Sriwijaya Youth Action (Palembang).

Tiap kolektif tentu beda gerakan yang dilakukan. Seperti Forum Sudut Pandang, mereka menggalakan program yang diberi nama “MASAK UNTUK KAWAN”.  Program ini adalah sebuah proyek memasak yang mereka tujukan untuk membantu teman, saudara atau siapapun yang mengalami kesulitan akses pangan sehari-hari di masa-masa seperti sekarang ini. Kesulitan akses pangan dikarenakan : tidak memiliki stok makanan, sedang dalam kondisi sakit, tidak bisa pulang kampung, rentan terpapar COVID-19 juga kesulitan ekonomi.

“Proyek ini adalah kerjasama Jaringan dan Relawan dari Forum Sudut Pandang, Palu dan Institut Mosintuwu, Poso. Saat ini jangkauan bantuan Masak Untuk Kawan kami buat untuk kawan-kawan kami di Kota Palu dan sekitarnya.” Jelas mereka melalui instagram resminya.

Berikutnya datang dari kawanan StageID. Seperti yang kita ketahui, mereka adalah kolektif fotografi yang tersebar di berbagai kota di Indonesia. Beragam momen dari grup musik dan musisi diatas panggung telah mereka tangkap dengan sangat apik. Kali ini, guna membantu sesama, mereka menggelar sebuah program yang diberi nama StageID Distancing Photo Exhibition and Fundraising.  Program ini sendiri bergerak dengan cara menjual hasil foto para rekanan mereka dengan harga Rp. 50.000, dengan ukuran 4R (postcard). Nantinya, hasil dari penjualan foto-foto ini akan diberikan 50% ke pemilik karya, dan 50% akan disimpan sebagai dana untuk didonasikan kepada sesama.

“Tentu ini berat bagi rekan rekan fotografer semua.  Komunitas StageID mengajak teman-teman stage fotografer bergerak & berkarya bersama dari rumah dan mengumpulkan donasi bagi teman kita yg membutuhkan. Dan apabila rekan-rekan fotografer ada yang membutuhkan dana darurat di masa pandemik ini jangan ragu untuk hubungi kami.” Terang mereka melalui instagram resminya.

Ini juga yang paling menarik, datangnya dari M Bloc Space. Tempat ini adalah sebuah ruang publik yang difungsikan untuk berbagai macam kegiatan kreatif. M Bloc Space sendiri berlokasi di kawasan Blok M, Jakarta Selatan. Tentunya, akibat adanya krisis wabah saat ini, program kegiatan dan acaranya sangat terpengaruh mengingat anjuran pemerintah untuk membatasi aktfitas publik yang mengundang kerumunan orang. Tapi, mereka mengakalinya dengan mengadakan sebuah program yang diberi nama #KREATIFDISAATSULIT. Program ini adalah bentuk kolaborasi mereka bersama para seniman lintas disiplin yang ada melalui talkshow dan konser musik yang bisa disaksikan di rumah saja. Tidak hanya menghadirkan hiburan yang memiliki nilai edukasi, mereka juga turut mengajak orang banyak untuk berdonasi melalui KitaBisa.com. Hasil yang terkumpulkan dari donasi nantinya ini akan digunakan untuk membeli kebutuhan masker dan juga alat perlindungan diri bagi para tim medis yang sedang berjuang di garis depan dalam penanganan COVID-19.

“Selain itu kami juga tengah mempersiapkan bantuan langsung bagi para pekerja harian di bidang musik seperti kru band, kru panggung, kru acara yang mengalami berbagai pembatalan acara belakangan ini. Diharapkan bantuan ini nanti dapat digunakan untuk membeli kebutuhan pokok sehari-hari mereka.” Jelas pihak M Bloc Space.

Lalu, seperti yang sudah disebutkan di atas. Juga ada gerakan dari kawan-kawan Palembang yang menamakan diri mereka Sriwijaya Youth Action. Mereka adalah sebuah bentuk kepedulian dari paramuda lintas elemen yang bersatu padu dan bergotong royong dan mengambil peran dalam hal penanganan wabah virus di Palembang serta sekitarnya. Misi yang dicanangkan pun cukup banyak, tidak terbatas hanya di donasi saja. Lebih dari itu, mereka akan melakukan berbagai kegiatan seperti sosialisasi, penyebaran cairan sanitasi yang gratis di berbagai pos, hingga pengadaan fasilitas cuci tangan portabel di ranah-ranah umum.

“Peran serta teman-teman yang terlibat di SRIWIJAYA YOUTH ACTION tak ada yang kecil, semua sama pentingnya baik sebagai donatur pendukung hingga keterlibatan sebagai tenaga sukarelawan dan organisator. Semua langkah dan keputusan akan diambil secara demokratis dengan semua komunitas, organisasi dan sukarelawan yang mau menyatukan kekuatan.” Terang mereka.

Di masa krisis wabah sekarang ini, tak sedikit problema yang muncul namun besar harapan untuk kita bisa melewatinya dengan bisa melakukan hal yang bisa dilakukan untuk membantu sesama. Intinya, yang diperlukan saat ini adalah kesadaran kolektif. Dan, jangan lupa untuk selalu jaga kesehatan, cuci tangan teratur dengan benar, dan ikuti anjuran kesehatan lainnya. Stay safe!

Teks: Adjust Purwatama
Visual: Arsip dari Berbagai Sumber

Perjalanan Samanta Mengukir Momentum

Menuju penghujung tahun 2022, Angular//Momentum memberi persembahan sebuah rilisan album terbaru dari unit post-rock yang berada di dalam lingkarannya. Adalah Samanta yang merilis debut dengan nama serupa, “Samanta”, pada 26...

Keep Reading

Pesan Teddy Adhitya Dalam Ocean

Jika ingin mengenal sosok Teddy Adhitya, bisa dibilang ia adalah seorang storyteller, penyanyi, penulis lagu, produser musik, dan pengembara yang sudah melakukan petualangan bermusiknya sejak tahun 2008 silam. Di tahun...

Keep Reading

Isyana Sarasvati Untuk New York Fashion Week

Salah satu solois fenomenal tanah air, Isyana Sarasvati, diundang untuk menghadiri salah satu acara paling bergengsi tahun ini di New York, Vogue World (12/09). Merayakan ulang tahunnya yang ke 130,...

Keep Reading

Scaller Meneruskan Perjalanan Dalam "Noises & Clarity"

Album yang ditunggu-tunggu akhirnya resmi dirilis. Adalah “Noises & Clarity” yang merupakan album studio kedua Scaller yang dirilis melalui Golden Robot Records & Archangel Records (23/09). Album ini diproduksi sendiri...

Keep Reading