Gerak dan Nada Spesial dari Vintonic

Apa yang paling menyenangkan dalam mendengarkan beragam musik? Warna lama yang dikemas dengan sangat modern. Hal ini banyak sekali terjadi di mana-mana, khususnya Indonesia. Memainkan model musik lama, tapi dibalut dengan rasa baru yang tentu saja menghasilkan sesuatu yang tak ternilai rasanya. Orang-orang pada umumnya tidak terlepas dan menyukai musik, apapun jenisnya. Tapi, mungkin sebagian dari kita belum menyadari bahwa, musik yang kita dengarkan juga bisa mempengaruhi tubuh dan pikiran. Musik dan gelombang suara dengan ketepatan frekuensi yang pas bisa digunakan untuk mengatasi beberapa masalah dan meningkatkan kualitas hidup. Oke, balik lagi dengan rilisan-rilisan baru bercita rasa lama. Yang memainkan musik seperti ini ada satu, namanya Vintonic. Dan mereka baru saja merilis sebuah EP.

EP perdana mereka ini diberi judul “Gerak dan Nada”, yang mana ini adalah sebuah bentuk terima kasih mereka atas semua perjalanan karir yang akan dimulai lagi dengan fase baru di dalam hidup mereka. Kalian sedang suntuk? Lelah? Coba saja dengarkan semua lagu yang ada di album ini, kami jamin perasaan tenang dan bahagia bakal muncul. Hal itu sudah kami buktikan loh. Apalagi kalau mendengarkan lagunya sembari berdansa ria menggerakkan tubuh mengikuti alunan ritme dan melodi lagu-lagunya. EP “Gerak dan Nada” meliputi enam track lagu, yaitu “Kartu Hati”, “Cinta yang Baru”, “Mendua”, “Menembus Mimpi”, “Aku Bukan Untukmu (featuring Dea)”, dan “I Want You Back”.

Mungkin yang sudah pernah mendengarkan lagu mereka, pastinya hafal betul dengan 3 lagu yang sudah dirilis terlebih dahulu sebagai modal perkenalan mereka. Yap, lagu-lagu tersebut adalah “Cinta yang Baru”, “I Want You Back”, dan “Menembus Mimpi”. Pada EP ini, Vintonic juga menghadirkan lagu-lagu baru yang berlum pernah dirilis, yaitu “Kartu Hati”, “Mendua”, dan “Aku Bukan Untukmu (featuring Dea)”.

“Kartu Hati” merupakan track single dari EP “Gerak dan Nada”. Lagu ini seperti bercerita tentang rasa cinta yang cukup naif dan mesti ada sesuatu yang dilakukan guna mendapatkan hati dari sang idaman. Pada bagian pertama, lagu ini dimulai dengan pembukaan musik festive, dimana bagian ini menceritakan perjalanan sang protagonis yang ingin meraih hati sang idaman. Kemudian, lagu ini diikuti dengan bagian kedua yang kaya akan berbagai elemen musik, dimulai dari bossa nova, jazz, pop kreatif, dikombinasikan dengan unsur city pop.

Selanjutnya, pada track lagu nomor 3 yang berjudul “Mendua”, Vintonic menghadirkan sesuatu yang berbeda, yaitu musik yang lebih organik. Jika dibandingkan dengan lagu lain yang kental dengan electronic production, lagu ini justru lebih banyak menggunakan pendekatan yang organik dari segi produksi sehingga memberikan kesan live performance. Lagu ini sangat cocok untuk menemani keseharian para penikmat musik terutama di senja hari. Bagi yang sudah pernah melihat videoklip “I Want You Back”, Vintonic telah berkolaborasi dengan Dea Dalila yang berperan sebagai seorang detektif pada videoklip tersebut. Kali ini, Dea Dalila hadir kembali, namun sebagai featuring artist pada track lagu nomor 5 yang berjudul “Aku Bukan Untukmu”, sebuah lagu ballad yang memadukan suara Nicho Benito dan Dea Dalila, memberikan warna yang berbeda jika dibandingkan dengan lagu-lagu lain pada EP ini.

Secara keseluruhan, setiap track lagu pada EP “Gerak dan Nada” memiliki keunikannya masing- masing. Oleh karena itu, dengarkanlah EP ini dari awal hingga akhir agar dapat menikmati keseluruhan alunan ritme dan melodi secara utuh. “Gerak dan Nada” akan beredar secara digital di Spotify, Apple Music, Joox, Deezer, dan streaming platform lainnya di tanggal 20 November 2020. Selamat bergerak dan berdansa bersama Vintonic!

Teks: Adjust Purwatama
Visual: Arsip dari Vintonic

Video Musik Bintang Massa Aksi .Feast

Abdi Lara Insani yang merupakan single utama dari album teranyar .Feast berjudul Bintang Massa Aksi ini ternyata masih memiliki keberlanjutan dengan dirilisnya sebuah video klip resmi di kanal YouTube .Feast (22/11/22). Video klip ini melibatkan...

Keep Reading

Kolaborasi Semiotika Dan Iga Masardi

Menggunakan moniker Sagas Midair, Iga Massardi yang merupakan gitaris sekaligus vokalis grup Barasuara merilis single kolaborasi bersama Semiotika, unit Instrumental Rock dari Jambi. Diberi tajuk Iskaashi, rencananya single ini akan...

Keep Reading

Nyala Api Dari Angkatan Baru Hip-Hop Jakarta

Berawal dari hal yang tidak direncanakan, La Munai Records, label rekaman Jakarta, Pesona Experience dan Bureau Mantis kolektif dan manajemen musik dari kota yang sama akhirnya menemui kesepakatan untuk merilis...

Keep Reading

Plvmb Memulai Debut Dengan Blue

Bandung kembali memiliki kuintet indiepop yang terdiri dari Vina Anesti (Vokalis), Azka Aulia Rachman (Bass), Diaz Febryan (Drum), Salman Wahid Putra Kamaludin (Gitar), Irfan Zahid Abdussallam  (Gitar). Mereka tergabung ke...

Keep Reading