Gelora Magnumentary: Sebuah Dokumenter Perjalanan Musik Rock dan Metal di Indonesia

Momentum 20 tahun penutupan Saparua sebagai ruang pertunjukan musik adalah sebuah suar untuk menghadirkan lagi kisah perjalanannya. Banyak musisi rock dan metal berkelas nasional dan internasional yang dilahirkan melalui pergerakan komunitas kota Bandung, dan Saparua menjadi salah satu tempat ikonik yang menjadi saksi sejarah pergerakan musik tersebut sejak tahun 1970an hingga akhir 1990an. Oleh karena itu, Bandung mendapatkan tempat spesial di dunia musik Indonesia.

Kini, Sejarah tersebutlah yang hendak diceritakan di dokumenter yang akan tayang tahun 2021 ini. Gelora Magnumentary: Saparua dihadirkan untuk mengapresiasi sejarah scene rock-metal di Indonesia. Program ini didasarkan pada proyek Membakar Batas yang diprakarsai oleh Cerahati sejak tahun 2011. Digarap oleh Rich Music yang menjadi penggagas proyek rangkaian program Distorsi KERAS dan menjadi eksekutif produser dari film ini, film “Gelora Magnumentary: Saparua” akan disutradarai oleh Alvin Yunata, gitaris dari Teenage Death Star yang juga merupakan seorang penggiat musik dengan pengalaman di bidang jurnalistik dan aktivisme konservasi musik. Para pelaku sejarah pergerakan musik Bandung seperti Sam Bimbo, Arian13 (Vokalis Seringai), Dadan Ketu (Manager Burgerkill/Riotic Records), Eben (Gitaris Burgerkill), Suar (Mantan Vokalis Pure Saturday), dan banyak lagi lainnya dilibatkan sebagai narasumber.

Alvin Yunata mengatakan bahwa film ini adalah sebuah jurnal bangunan gedung pertunjukkan yang pada dekade terakhir beroperasinya mampu memantik nilai kolektivitas, menjadikannya sebuah melting pot untuk pertukaran informasi budaya populer. Menjadikan tempat ini sebagai kuil rock n roll dalam sejarah skena music Indonesia. Selain itu, Edy Khemod selaku Creative Director dari Cerahati menambahkan bahwa inisiatifnya adalah untuk merekam sejarah dan jadi inspirasi untuk generasi ke depan dan belajar dari momen tersebut, “Proyek ini inisiatif dari pihak Cerahati, Arian13 dan Roni Pramaditia. Kami sama2 berasal dari Bandung, dan turut merasakan pertumbuhan budaya di Bandung era 90an saat gerakan independen mulai membesar di Bandung. Dan kami menyadari ternyata selama ini belum banyak dokumentasi dari momen sejarah tersebut.”

Proyek ini akan menjadi awal mula dari tujuan jangka panjang. Selagi Gelora Magnumentary: Saparua ini diluncurkan, banyak sekali program lain yang dikerjakan untuk memperlihatkan semangat berkarya dari pergerakan musik rock dan metal Indonesia. Salah satunya adalah, feature film yang akan menceritakan gejolak kehidupan orang-orang di balik dunia musik rock dan metal. Selain itu ada juga virtual concert dengan line up Rocket Rockers, Burgerkill, Teenage Death Star, The Panturas, Koil, Jasad, KILMS, Avhath dan lain lain lalu kolaborasi brand fashion bersama Maternal, Lawless, Wellborn dan lain lain dan juga kolaborasi musisi bersama Buluk Superglad, Otong Koil, Robi Navicula, Aska Rocket Rockers dan lain lain. Dalam beberapa bulan berikutnya akan ada info mengenai program-program lain yang sedang dikerjakan. Untuk info selengkapnya, kunjungi www.richmusiconline.com

 

 

Teks: Riki Rinaldi

Visual: Arsip dari Distorsi Keras dan Rich Music

The Box Perkenalkan Formasi Baru Lewat Live Session

Pandemi yang sudah berlangsung selama dua tahun ini telah membuat kita semua kembali dari awal. Menyusun ulang rencana dan mulai menata kembali langkah-langkah yang akan diambil. Kini industri sudah mulai...

Keep Reading

Sajian Ska Berbeda dari Slowright

Slowright, unit ska dari kota Malang baru-baru ini telah melepas album mini teranyarnya bertajuk Believe. Dirilis oleh label rekaman yang bermarkas di Yogyakarta, DoggyHouse Records, lewat rilisannya kali ini Slowright...

Keep Reading

Zizi yang Menyapa Kampung Halaman Lewat Hometown Tour

Setelah menyelenggarakan showcase perdananya yang bertajuk Unelevated Intimate showcase di Bandung pada akhir Februari lalu. Kini, Zizi kembali ke rumah tempat ia tumbuh dan menemukan passion terbesar dalam dirinya. Ia...

Keep Reading

Realita Kaum Pekerja di Nomor Kolaborasi Dzulfahmi dan Tuantigabelas

Dzulfahmi, MC dari kolektif Def Bloc dan Dreamfilled yang bermukim di Jakarta baru-baru ini (6/5) telah memperkenalkan karya terbarunya bertajuk “Rotasi”. Lewat rilisannya kali ini Dzulfahmi menggaet salah satu nama...

Keep Reading