Geliat Kreatif Dari Sulawesi Tengah Dalam Festival Titik Temu

Terombang-ambing dalam kebimbangan akan keadaan telah kita lalui bersama di 2 tahun kemarin, akibat adanya pandemi yang menerpa seluruh dunia. Hampir semua bentuk yang beririsan dengan industri kreatif merasakan dampak yang paling buruk yang tidak pernah disangka-sangka datangnya. Lalu, badai itupun terlewatkan dengan penuh suka cita. Setidaknya semua orang bisa bernafas lega, dan mampu mempersiapkan bila skenario buruk kembali datang. Sebagai provinsi yang terletak di tengah pulau, Sulawesi Tengah punya segala sumber daya yang mampu memikat hati. Entah itu alam ataupun karyanya. Walaupun jarang terdengar gaungnya, tapi beberapa kota yang ada di provinsi ini, terkhusus Palu, memiliki intan permata yang tak main-main.

Atas dasar kecintaan yang besar terhadap lingkungan pengkaryaan yang terus menerus berkembang, dan kesadaran untuk memperkenalkan bentuk lainnya, dihadirkanlah satu festival yang akan melebur banyak hal itu menjadi satu kesatuan selama tiga hari berturut-turut, yang digelar di Palu. Nama RnR Experience adalah yang menjadi pelaku utama dibalik terselenggaranya kemeriahan dengan pengalaman baru dalam berfestival yang sebelumnya belum pernah dilakukan di tanah ini. Sebagai
catatan, ini adalah proyek pertama dari RnR Experience membawa sebuah festival besar ke khalayak ramai. Tapi, orang-orang yang ada di dalamnya bisa dipastikan sangat ahli di bidangnya.

Tiga hari yang diluangkan oleh para pengunjung untuk menikmati ragam suguhan yang ada, tentu saja akan sangat menyenangkan. Kenapa begitu? Karena di festival ini nantinya, akan menghadirkan hiburan utama yang berupa pertunjukan musik, pasar kuliner, fesyen, produk UMKM, dan juga pameran dari para komunitas yang ada di kota masing-masing di Sulawesi Tengah. Keseluruhan bentukan ini tentu saja akan melalui proses kurasi, agar bisa menghadirkan sesuatu yang maksimal dan menyenangkan bagi semua orang yang hadir. Tidak hanya sekedar hiburan semata, akan nada nilai lebih yang bisa didapatkan dari para pengunjung nantinya.

“Misi besar dari digelarnya festival ini adalah untuk mewadahi para pelaku kreatif yang bergerak di bidang musik, fesyen, seni rupa, dan kuliner. Karena kami sadar, potensi yang mereka miliki sangatlah besar. Namun jarang mendapatkan tempat yang pas untuk memamerkannya. Kami berkeinginan Festival Titik Temu bisa menjadi tempat tersebut.” Tutur Andika Pramulia, selaku Co-Founder.

Untuk babak pertama, mereka telah merilis tujuh nama penampil yang memiliki cita rasa berbeda antara satu dan yang lainnya, baru dan juga lama. Para penampil tersebut adalah: Felis, Komunitas Polelea (Sigi), Rakesh, Smile Jamming, The Box, The Mangge, dan Viataritual. Bagi para penikmat musik, ketujuh nama ini bisa menjadi referensi baru bila sebelumnya belum pernah tahu dan mendengarkan karyanya. Tak hanya itu, beberapa nama pun juga memainkan alat musik tradisional yang dipadukan dengan alat musik modern. Pengalaman baru dalam menyaksikan pertunjukan musik di dalam sebuah festival bisa dipastikan akan sangat seru.

“Kami mau festival ini bisa dinikmati siapa saja, tak terbatas umur. Agar semua yang datang dapat merasakan keseruan dan konsep yang kami usung.” Tutup Andika. Catat dan ingat tanggalnya, 11 sampai 13 November 2020. Luangkan waktu, persiapkan uang untuk berbelanja, dan jaga stamina agar bisa bersenang-senang dengan maksimal. Info selanjutnya akan terus dikabari melalui kanal media sosial milik Festival Titik Temu.

Teks: BAH (Bring Archive History)
Visual: Arsip dari Festival Titik Temu

Scaller Meneruskan Perjalanan Dalam "Noises & Clarity"

Album yang ditunggu-tunggu akhirnya resmi dirilis. Adalah “Noises & Clarity” yang merupakan album studio kedua Scaller yang dirilis melalui Golden Robot Records & Archangel Records (23/09). Album ini diproduksi sendiri...

Keep Reading

Merayakan Festival Industri Kreatif Tahunan Selama Tiga Pekan

M Bloc Fest merupakan festival industri kreatif tahunan yang kali ini menampilkan beberapa bidang seperti musik, seni, desain dan literatur yang diadakan oleh M Bloc Entertainment. Ajang ini sekaligus merayakan...

Keep Reading

Album Naif Bocor?!

Dan terjadi lagi.. Ya, terjadi lagi kabar yang cukup mengejutkan: album dibocorkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Hal ini datang dari unggahan instastory mantan drummer Naif, Pepeng, yang menuliskan...

Keep Reading

Teror Dari Tore Up

Memasuki 2022, satuan Violent/Chaotic Hardcore yang tergabung dalam Tore Up melepas peringatan dalam bentuk 2 track tergelapnya. Adalah “Drowning” dan “Nothingness” yang menjadi semacam perkenalan sekaligus awal perjalanan mereka mengarungi...

Keep Reading