Format Digital dari Program Goethe-Institut Indonesien

Dengan bertambahnya secara eksponensial angka yang terpapar COVID-19, maka akan semakin lama pula kegiatan kita harus melakukan social distancing dengan membatasi aktifitas sosial. Mau tidak mau, segala upaya untuk beradaptasi dengan situasi mesti terus dilakukan. Seperti halnya Goethe-Institut Indonesien yang beralih ke jalur digital dalam menghadirkan beberapa acara budaya pilihan, menyusul penutupan sementara fasilitasnya di Jakarta dan Bandung akibat pandemi COVID-19. Dengan beragam rangkaian acara dalam jaringan yang digelar meliputi bincang-bincang yang menyoroti musik dan berbagai isu seni, serta konferensi digital mengenai privasi data. Yang mana program acara budaya tersebut nantinya akan disiarkan di kanal-kanal media sosial milik Goethe-Institut Indonesien.

“Dalam situasi pandemi ini, kami menghadirkan acara budaya dan program lainnya dalam format digital agar audiens kami yang berdiam di rumah demi melindungi diri dan masyarakat tidak terputus dari pertukaran serta interaksi budaya,” ujar Direktur Goethe-Institut Indonesien Dr. Stefan Dreyer.

Goethe-Institut Indonesien juga akan menerbitkan berbagai artikel-artikel yang ditulis oleh kurator dan seniman pilihan. Mereka akan berbagi saran mengenai hal-hal yang bisa dilakukan di tengah situasi pandemi ini. Artikel-artikel ini nantinya akan dirilis setiap dua minggu sekali di www.goethe.de/indonesien. Adapun acara yang akan mulai berjalan antara lain:

  • #MusicTalk: Alur Bunyi | Rabu sore mulai 8 April 2020, 17.00-18.00 WIB, via Instagram: @goetheinstitut_indonesien.
  • #MusicTalk: Kelas Master Konduktor Paduan Suara | Jumat sore mulai 17 April 2020 pukul 17.00 WIB, via Instagram: @goetheinstitut_indonesien.
  • BINGKIS (Bincang Kamis) | Kamis malam mulai 9 April 2020, 19.00-20.00 WIB, via Instagram: @goetheinstitut_indonesien.
  • Digital Discourses | 25 April dan 2 Mei, 14.00 WIB, live streaming via kanal YouTube: Goethe-Institut Indonesien.

Program seri konser Alur Bunyi yang digulirkan sejak 2017, menyoroti banyak praktik-praktik sonik yang hadir di luar batas-batas kategorisasi. Rekaman video edisi terdahulu dari program Alur Bunyi akan dapat ditonton di kanal YouTube Goethe-Institut Indonesien. Rekaman video penampilan Ata Ratu, Anton Toba Lenda & Duto Hardono pada bulan September 2019 pun dapat diakses mulai tanggal 7 April 2020. Sementara itu, rekaman video penampilan Monohero pada bulan Oktober 2017 akan diunggah tanggal 14 April.

Sesi pertama dari BINGKIS yang diberi tajuk Inisiatif-Inisiatif Seniman akan menampilkan Cholil Mahmud (vokalis Efek Rumah Kaca dan ko-inisiator Kios Ojo Keos) dan Irma Hidayana (peneliti, musisi, dan ko-inisiator Kios Ojo Keos) serta dipandu oleh Oming Putri (Koordinator Jejaring Koalisi Seni Indonesia). Pada sesi perdana ini, mereka akan membahas dampak krisis secara personal, profesional, dan sosial. Kedua narasumber akan berbagi pandangan dan rencana mereka dalam kondisi pandemi saat ini, serta menyampaikan informasi dan bentuk dukungan seperti apa yang dibutuhkan.

Catat jadwalnya, jangan sampai terlewatkan! Untuk informasi lebih lanjut: www.goethe.de.

Teks: Adjust Purwatama
Visual: Arsip dari Goethe-Institut Indonesia

Endgrave Merilis Ode Bagi Jiwa Yang Tidak Pernah Tenang

Endgrave adalah band yang terbentuk pada pertengahan 2022. Semua bermula saat Singgi dan Petra meramu musik dengan mengemas riff-riff gitar yang terbilang tidak biasa. Beragam karakter mulai dari Hardcore, Deathcore,...

Keep Reading

Single Dan Formasi Terbaru Pillhs Castle

Mengubah formasi dari duo menjadi kuintet, dan sebelumnya telah merilis single ‘Moment’, Pillhs Castle yang diisi oleh Nando Septian (vokal), Torkis Waladan Lubis (gitar), Tama Ilyas (gitar), Willy Akbar (bass),...

Keep Reading

Debut Album Resign Leader

Dari Makassar, unit punk rock Resign Leader belum lama ini merilis debut album ‘Sniffing Tears For The Other Bills’. Album yang digarap cukup panjang dan serius ini berisi 12 nomor...

Keep Reading

Single Teranyar eleventwelfth Yang Menuju Album Terbaru

eleventwelfth hanya membutuhkan satu bulan untuk merilis single terbaru yang diberi tajuk “every question i withhold, every answer you never told” setelah sebelumnya melepas “(stay here) for a while” dari...

Keep Reading