Foo Fighter Meluncurkan Produk Sake

Tak bisa dipungkiri, minuman berkadar alkohol memang selalu dekat dengan dunia musik. Tak terhitung ada berapa banyak band maupun musisi yang memiliki minuman signature-nya sendiri. Semisal Iron Maiden yang memiliki minuman The Trooper, Motorhead dengan Road Crew, atau Megadeth yang memiliki merek bir bernama A Tout Le Monde. Tak ingin ketinggalan, baru-baru ini unit rock raksasa, Foo Fighter, telah meluncurkan produk minuman terbarunya berjenis Sake.

Peluncuran minuman ini merupakan bentuk perayaan Foo Fighters menginjak hari jadi mereka yang ke-25 dan perilisan album baru mereka,  Medicine at Midnight. Dalam produknya ini Foo Fighter berkolaborasi dengan TATENOKAWA untuk membuat sake orisinal: Foo Fighters × Tatenokawa Junmai Daiginjo Hansho Gin.

    Baca Juga: 25 Tahun Foo Fighters, Vans Luncurkan Sepatu Edisi Terbatas

Mengutip dari situs web TATENOKAWA, Dave Grohl, pendiri Foo Fighters sekaligus mantan drummer Nirvana itu memang merupakan pecinta sake, maka tak aneh jika kemudian mereka berkolaborasi untuk meluncurkan produk.

Dalam video promosi yang diunggah di kanal Youtube resmi band , menampilkan pembuat bir yang difilmkan dalam warna hitam putih saat membuat sake. Lagu band Foo Fighter yang bertajuk “Shame Shame” pun melatari video tersebut.

“Untuk memperingati peluncuran Medicine At Midnight , merek sake Jepang ‘TATENOKAWA,’ yang memproduksi sake Junmai Daiginjo berkualitas tinggi, telah berkolaborasi dengan Foo Fighters. Berdasarkan preferensi para anggota band pecinta sake, TATENOKAWA secara khusus menciptakan dua jenis sake Daiginjo. Silakan nikmati ‘HANSHO (Midnight)’ sambil mendengarkan album baru mereka yang fantastis.” Tulis dalam video

Untuk produknya sendiri ada dua versi sake, yang pertama Junmai Daiginjo HANSHO BLUE dan kedua  Junmai Daiginjo HANSHO SILVER .

“Terinspirasi oleh aspek pop dari suaranya, ia memiliki aroma yang indah dan rasa manis yang ringan. Cukup manis untuk diminum setelah hari yang panjang dan biarkan rasa meresap ke dalam diri Anda.” Terang dalam website HANSHO SILVER. Di sisi lain mereka pun terinspirasi oleh karya dan persona Foo Fighter yang memiliki, “rasa di mulut yang terstruktur dengan baik dan penampilan yang bermartabat.” Lanjutnya.

  Baca juga: Budaya Minum dalam Hingar Bingar Konser Musik

Selain itu tujuan HANSHO SILVER berkolaborasi dengan Foo Fighter sendiri merupakan upayanya untuk memperkenalkan dan mempopulerkan produk sake ke dunia Internasional.

“Kami berencana untuk membuat sake populer lagi dengan menyebarkan budaya dan tradisi sake di seluruh Jepang dan sekitarnya,” kata merek tersebut dalam deskripsi video promosi. “Seiring dengan semakin populernya Masakan Jepang di seluruh dunia, begitu juga dengan sake. Tujuan kami adalah membuat sake yang menarik dan diakui oleh orang-orang secara global.”

Untuk videonya bisa kalian simak di bawah ini.

Teks: Dicki Lukmana
Visual: Arsip dari berbagai sumber

Cara Retlehs Tuangkan Keresahan Sang Pembetot Bas

Retlehs (nama yang cukup njelimet untuk dieja dan disebutkan) telah merilis sebuah nomor dengan judul “Matahari” pada Senin (29/11) dengan bantuan Sinjitos Collective. Lirik dari nomor tersebut diangkat dari masalah...

Keep Reading

Libido Bermusik Muto dalam EP Debut

“Dalam proses penciptaan lagu-lagu Muto, kata ‘yeah yeah yeah‘ juga merupakan ekspresi kepuasan mereka terhadap lagu-lagu yang mereka ciptakan; seperti merasakan nikmatnya masturbasi,” jelas keterangan pers yang dikirimkan Muto mengenai...

Keep Reading

Urban Sneaker Society Akhirnya Kembali Secara Luring

Kabar gembira bagi para fesyen enthusiast, Urban Sneaker Society 2021, event Sneakers tahunan yang diadakan USS Networks sejak 2017, kembali hadir secara offline di Jakarta Convention Center (JCC) pada tanggal...

Keep Reading

Nuansa Abad Pertengahan Progresif di Karya Baru Tara Sivach

Tara Sivach merupakan seorang solois asal Jakarta yang mencoba masuk dalam ranah goth. Dengan nuansa abad pertengahan kelam khas gotik yang dicampur dengan rok semiprogresif dan gaya vokal klasik, ia mencoba...

Keep Reading