F00ry Muncul Dengan Maxi-Single yang Menyengat Sekaligus Penuh Amarah

Elektronik tapi terasa punk, menyengat dan penuh amarah. Itu lah yang mungkin bisa dirasakan dari max-single debut F00ry. Duo elektronik dari Jakarta tersebut baru saja merangkum dua singgel mereka menjadi satu dan merilisnya dengan nama P/A Fight Club.

“Mendengarkan F00ry, walau berlandaskan sampel-sampel elektronik, terasa seperti mendengarkan band punk rock. P/A Fight Club menghadirkan musik elektronik yang simpel namun agresif. Tidak begitu banyak lapisan instrumen dan manipulasi suara tetapi tidak mengurangi intensitas dan efek kejut,” jelas keterangan pers yang diterima tentang musik duo Raka (musik) dan Fraw (vokal).

Dari judulnya, kedua nomor dalam maxi-single ini memang seperti menceritakan perkelahian. Sebenarnya, ada tiga trek di maxi-single ini. “P/A Fight Club” merupakan intro yang sepertinya perpanjangan dari intro lagu setelahnya yang di-mix dengan volume lebih rendah. Lalu, beranjak ke “Passive/Aggressive” di mana bebunyian synth memenuhi telinga di kanan dan kiri. Fraw dengan marah-marah meracau sesuai dengan irama. Beranjak ke “Fight Club” yang diputar terakhir. Jika “Passive/Aggressive” dipenuhi bebunyian elektronis, tentu lagu ini juga, tapi yang memimpinnya adalah riff gitar berdistorsi atau mungkin lebih tepatnya fuzz dengan takaran yang cukup berat. Fraw tidak begitu marah-marah di sini, ia lebih terdengar sedang menggerutu, tapi pendengar masih bisa merasakan suasana panas di sana.

Soal tema lagu yang dirasa tentang ribut-ributan, pihak F00ry lumayan mengonfirmasi hal tersebut.

“Fraw, sang penulis lirik dari dua lagu pada rilisan ini menyatakan bahwa setiap kalimat yang terucap merupakan hasil dari perkelahian dari otaknya, yang dibalut manis namun garang dengan musik yang diproduksi oleh Raka,” tulis mereka lagi.

Sampul rilisan ini juga mendukung tema terebut. Karya visual dari Fraw yang bekerja sama dengan desainer grafis, Delino Barid ini menunjukkan gulat manusia serangga yang komikal.

Saat ini, P/A Fight Club sudah bisa dinikmati di halaman Youtube dan Bandcamp Botsiro Records. Rilisan ini sebelumnya telah dirilis secara eksklusif melalui The Store Front pada 24 September lalu, di dalamnya terdapat dua trek MP3 “Passive/Aggressive” dan “Fight Club”. Pembeli dari The Store Front juga mendapatkan DIY printable sleeve, yang bisa dicetak dan lipat sendiri di rumah.

Botsiro Records sendiri merupakan label asal Ibu Kota yang sebelumnya telah membantu Ratta Bill (Bedchamber, Glyph Talk) untuk merilis karya solonya.

Teks: Abyan Nabilio
Visual: Arsip dari Botsiro Records

Cara Retlehs Tuangkan Keresahan Sang Pembetot Bas

Retlehs (nama yang cukup njelimet untuk dieja dan disebutkan) telah merilis sebuah nomor dengan judul “Matahari” pada Senin (29/11) dengan bantuan Sinjitos Collective. Lirik dari nomor tersebut diangkat dari masalah...

Keep Reading

Libido Bermusik Muto dalam EP Debut

“Dalam proses penciptaan lagu-lagu Muto, kata ‘yeah yeah yeah‘ juga merupakan ekspresi kepuasan mereka terhadap lagu-lagu yang mereka ciptakan; seperti merasakan nikmatnya masturbasi,” jelas keterangan pers yang dikirimkan Muto mengenai...

Keep Reading

Urban Sneaker Society Akhirnya Kembali Secara Luring

Kabar gembira bagi para fesyen enthusiast, Urban Sneaker Society 2021, event Sneakers tahunan yang diadakan USS Networks sejak 2017, kembali hadir secara offline di Jakarta Convention Center (JCC) pada tanggal...

Keep Reading

Nuansa Abad Pertengahan Progresif di Karya Baru Tara Sivach

Tara Sivach merupakan seorang solois asal Jakarta yang mencoba masuk dalam ranah goth. Dengan nuansa abad pertengahan kelam khas gotik yang dicampur dengan rok semiprogresif dan gaya vokal klasik, ia mencoba...

Keep Reading