Ketika gempuran K-pop dan Hip-hop kian kentara menyerang generasi muda, duo adik kakak berusia belia Moby (14 tahun) dan Sade (10 tahun) malah muncul dengan debut albumnya bertajuk My Very Best Friend yang segi musikalitasnya banyak terinspirasi dari musisi jazz 60-an.

Duo Moby Sade sudah menekuni musik sejak usia 4 tahun. Eugene De Moby Montaro sebagai gitaris, sangat kompak ketika berduet dengan Eugenea De Sade Basia yang handal bermain Double Bass. Album My Very Best Friend telah disebar secara digital sejak tanggal 12 Juli 2019 oleh label Lucky Me Music, rilisan fisiknya pun sudah dirilis di tanggal 20 Juli 2019.

Tema besar yang diangkat di album My Very Best Friend ini adalah “cinta”. Mereka mencoba mengungkapkan rasa cinta yang sangat besar pada keluarganya dan negaranya Indonesia, lalu Duo Moby Sade juga mengutarakan betapa bangganya mereka menjadi anak Indonesia di paketan karya tersebut.¬†Enam nomor yang terkandung dalam album tersebut adalah Ragam Indonesiaku, Sejalan, My Very Best Friend, Terbang, Panganan Jawa Timur, dan Bintang Kecil.

Tidak susah untuk menikmati lagu-lagu di album My Very Best Friend. Liriknya lugas cerminan anak-anak seusianya, dan musiknya pun mengalir secara organik. Album ini diproduseri oleh Ali Akbar Sugiri dari band The Groove.

Teks: Rizki Firmansyah
Foto: Arsip Duo Moby Sade