Duara dan Rasa Kehilangannya

Duara, duo asal Jakarta yang terdiri dari Renita Martadinata dan Robert Mulyarahardja, beberapa bulan lalu mereka telah melepas single terbarunya yang berjudul “Hilang”. Selain dilepas dalam format audio, di sekitar awal November (01/11) lalu, single “Hilang” pun dirilis dalam format video musik.

Berbeda dengan karya-karya lainnya, kali ini Duara membalut lagu tersebut ke dalan lirik bahasa Indonesia, single “Hilang” merupakan karya kedua yang mereka rilis tahun ini.

Dari sisi materi lagunya sendiri, single “Hilang” menyajikan spektrum baru dalam musikalitas Duara yang luas dan penuh warna. Lagu ini bercerita tentang kehilangan sesuatu atau seseorang, dan proses perjalanan melewati tahap-tahap dalam berduka.

“Hilang” sendiri sejatinya sudah Duara tulis sejak lama, bahkan sebelum pandemi terjadi. Duara merasa lagu ini bisa relevan dengan keadaan sekarang di mana keadaan belum sepenuhnya pulih dan pandemi masih terus terjadi, bahkan skenario terburuknya seperti yang sudah disinggung di atas yaitu kehilangan seseorang

“Walau ditulis sebelum masa pandemi, sepertinya lagu ini cukup relevan sebagai cermin di masa-masa berat yang kita jalani belakangan ini untuk dapat menerima, berserah diri, dan akhirnya sampai kepada ikhlas dalam mengambil hikmah dari segala kehilangan yang kita lalui.” Terang Duara lewat siar pers.

Barangkali apa yang dikatakan oleh Duara bisa kita smak dalam klup video untuk lagu Hilang, di mana warna gelap terlihat dominan dan duo Renita dan Robert memakai busana serba hitam. Videonya sendiri digarap oleh produser Sukma Raya.

Duara sendiri merupakan unit musik yang sudah terbentuk sejak tahun 2017. Keduanya pertama sudah saling terlibat bekerjasama sebagai session player dari tahun 2010. Duara mengusung filosofi pop-agnostic, yaitu perpaduan antara unsur-unsur musik pop dengan elemen-elemen berbagai macam genre lain yang dirangkai secara harmonis untuk membawa pendengarnya berkelana dalam imajinasi.

Teks: Dicki Lukmana
Visual: Arsip dari Duara

Mari Rayakan Akhir Pekan Di M Bloc Fest 2022

M Bloc Space merayakan ulang tahunnya yang ke-3 dengan membuat beragam keriaan: The Writers Festival (24 – 25 September), M Bloc Music Week (25 September – 2 Oktober), Pasar Wastra...

Keep Reading

Sad But True Menggurat Kisah Sedih

Kuartet Sad But True, unit heavy pop-punk, kini solid digawangi oleh Anisham (vokal), Hery (Gitar), Ryan Fakk (Bass), dan Kicot (Drum) tidak ingin berlama-lama untuk menjadi pasif. Langkah konkret yang...

Keep Reading

Persembahan Dhira Bongs Pasca Pandemi

Dhira Bongs, solois pop asal Bandung yang makin melebarkan gaung dengan merilis album studio baru bertajuk A Tiny Bit of Gold in The Dark Ocean. Album penuh ketiga setelah My...

Keep Reading

Kejutan Dari Bas Boi Yang Menggandeng Feel Koplo

Melangkah tanpa henti, Basboi kembali merilis materi yang sudah beberapa kali iya bawakan sebagai kejutan di konser-konsernya berjudul U DA BEST. Sebelumnya, solois ini sukses menggelar tur albumnya di enam...

Keep Reading