Dua Rilisan Terbaru Langen Srawa

Sebagai label rekaman independent asal Tangerang, Langen Srawa pun kembali memperlihatkan tajinya dengan meluncurkan dua rilisan re-issue berwujud kaset pita dari dua band kawakan yang namanya banyak berseliweran di berbagai lingkaran perbincangan yaitu Monkey to Millionaire dan Jimi Jazz.

Di kesempatan kali ini, mini album pertama milik Monkey to Millionaire, self titled (2005/2006), dipilih untuk kembali dirilis.

“Saat beberapa kali manggung, banyak yang tanya tentang album lama. Kami sendiri kangen sama lagu-lagu lama yang pernah dibuat. Ditambah lagi, tahun ini bakal ada Cassette Store Day. Jadi kami berpikir, bagus juga kalau bisa rilis karya. Eh, ternyata semesta mendukung. Kami garap, deh!” Kata Wisnu.

Mengerjakan proyek kaset pertama ini juga membawa nostalgia bagi Wisnu (gitar, vokal) dan Agan (bass, vokal) karena membawa ingatan tentang Monkey to Millionaire versi lengkap dengan 4 personel. Selain itu, mereka juga ke depannya akan merilis video proses terbentuknya album self titled tersebut, dengan dibantu oleh Jimi Multhazam. Nantinya dokumentasi itu dapat dinikmati di kanal Youtube mereka.

“Setelah album ini, kami sudah enggak pernah bikin album dengan formasi yang sama lagi. Kami juga senang ketika label Langen Srawa Records menyambut baik proyek re-issue album ini dan akhirnya bekerja sama untuk proses produksi rilisan fisiknya,” ungkap Aghan

Langen Srawa juga merilis ulang album Kebisingan Pancaroba yang Merongrong (2018) milik Jimi Jazz. Bagi punggawanya yaitu Jimi Multazam, tahun ini menjadi momen yang tepat untuk merilis kaset karena menjadi bagian dari mimpi zaman remaja. “Kala itu, CD belum terlalu populer. Rasanya sulit dituliskan oleh kata-kata. Kaset adalah impian pancaroba yang belum terselesaikan,” katanya.

Proses produksi Kebisingan Pancaroba yang Merongrong terbilang cukup singkat, rekaman sudah rampung kurang dari sebulan. Jimi mengumpulkan cerita-cerita yang pernah ia alami dan sebagian besar bersinggungan dengan crossover thrash. Turut melibatkan line up rekamannya Hong! tanpa vokalis. Mereka adalah Petir Saputra (gitar), Adit Umbara (bass), dan Koko Nugraha (drums), penggarapan album juga menjadi pengalaman unik baginya karena ia pertama kali membuat riff-riff gitar secara utuh.

Kedua kaset yang dirilis secara terbatas tersebut bisa didapatkan melalui Langen Srawa. Untuk keterangan lebih lanjut, silakan pantau lini Instagram-nya yaitu @langensrawarecords.

Teks: Rizki Firmansyah
Visual: Arsip Langen Srawa Records

Tur Jepang Bangkutaman & Logic Lost

Bangkutaman, grup asal Jogja, melanjutkan seri TauTauTur mereka dengan edisi spesial. Mereka memutuskan untuk bertandang ke Jepang. Tur ini dimulai dari tanggal 27 – 30 November tahun ini. Bukan tanpa...

Keep Reading

Video Musik Bintang Massa Aksi .Feast

Abdi Lara Insani yang merupakan single utama dari album teranyar .Feast berjudul Bintang Massa Aksi ini ternyata masih memiliki keberlanjutan dengan dirilisnya sebuah video klip resmi di kanal YouTube .Feast (22/11/22). Video klip ini melibatkan...

Keep Reading

Kolaborasi Semiotika Dan Iga Masardi

Menggunakan moniker Sagas Midair, Iga Massardi yang merupakan gitaris sekaligus vokalis grup Barasuara merilis single kolaborasi bersama Semiotika, unit Instrumental Rock dari Jambi. Diberi tajuk Iskaashi, rencananya single ini akan...

Keep Reading

Nyala Api Dari Angkatan Baru Hip-Hop Jakarta

Berawal dari hal yang tidak direncanakan, La Munai Records, label rekaman Jakarta, Pesona Experience dan Bureau Mantis kolektif dan manajemen musik dari kota yang sama akhirnya menemui kesepakatan untuk merilis...

Keep Reading