Ditundanya Pameran Wild Life Archive di Desa Potato Head

Wild Life Archive karya Steve Terry adalah sebuah koleksi besar buku, foto, dan artefak terkait yang mencatat beragam budaya yang termasuk di dalamnya adalah tari dan musik, yang memaparkan banyak sejarah asal mulanya hingga saat ini. Koleksi yang dimilikinya pun terus berkembang hingga berhasil mengumpulkan lebih dari 4.000 item yang berasal dari awal tahun 1970-an termasuk New York Disco, Chicago House, Detroit techno, Ibiza Balearic, dan banyak lainnya. Salah satu yang menarik dari arsip tersebut adalah bandana yang menampilkan karya seni asli oleh mendiang Keith Haring yang mana karya tersebut dirancang untuk klub disko Paradise Garage yang sangat ikonik di tahun 1984.

“Asosiasi Keith Haring dengan klub malam bermula pada Club 57 yang terdapat di New York, dan itu terjadi saat kedatangannya ke kota tersebut pada tahun 1978. Dia kemudian melakukan banya kerja sama dengan banyak tempat legendaris,” ungkap organisasi itu dalam sebuah pernyataan.

Sejarah budaya dance music berkembang secara terperinci saat munculnya internet. Hal itu membuka lebih banyak ruang untuk penelitian dan memungkinkan banyak hal untuk digali lebih dalam dan menemukan materi dari kejadian-kejadian sebelumnya. Menautkan titik momentum yang terbangun dari acid house sepanjang perjalanan kembali ke disko New York dan segala sesuatu di antaranya.

Hal penting lainnya adalah buku Disco oleh Albert Goldman yang diterbitkan pada tahun 1978. Dianggap sebagai salah satu buku yang paling definitif untuk dibaca, buku ini menawarkan pandangan mentah dan intim dari budaya dance music di akhir 1970-an. Koleksi Wild Life Archive pada awalnya akan ditampilkan di Desa Potato Head di Bali pada akhir bulan April lalu, tetapi karena pandemi virus corona yang sedang terjadi, acara tersebut ditunda hingga awal 2021.

Silahkan kunjungi situs resmi Wild Life Archive untuk detail lebih lanjut tentang koleksi yang dipamerkan.

Teks: Adjust Purwatama
Visual: Arsip Wildlifearchive.com

Kolaborasi Semiotika Dan Iga Masardi

Menggunakan moniker Sagas Midair, Iga Massardi yang merupakan gitaris sekaligus vokalis grup Barasuara merilis single kolaborasi bersama Semiotika, unit Instrumental Rock dari Jambi. Diberi tajuk Iskaashi, rencananya single ini akan...

Keep Reading

Nyala Api Dari Angkatan Baru Hip-Hop Jakarta

Berawal dari hal yang tidak direncanakan, La Munai Records, label rekaman Jakarta, Pesona Experience dan Bureau Mantis kolektif dan manajemen musik dari kota yang sama akhirnya menemui kesepakatan untuk merilis...

Keep Reading

Plvmb Memulai Debut Dengan Blue

Bandung kembali memiliki kuintet indiepop yang terdiri dari Vina Anesti (Vokalis), Azka Aulia Rachman (Bass), Diaz Febryan (Drum), Salman Wahid Putra Kamaludin (Gitar), Irfan Zahid Abdussallam  (Gitar). Mereka tergabung ke...

Keep Reading

Superglad Yang Kembali Melangkah

Superglad adalah band yang namanya tidak perlu lagi dipertanyakan di kancah musik tanah air. Setelah diterpa berbagai permasalahan yang sempat terjadi di dalam tubuh mereka, band yang terbentuk sejak tahun...

Keep Reading