Diskoria, Isyana, dan Ardhito Pramono Bawakan Penghormatan untuk Naif

Naif dikabarkan bubar sebelumnya tahun ini. Kabar tersebut membawa duka bagi para penggemarnya yang mencakup kalangan yang begitu luas. Beberapa punggawa kancah Ibu Kota pun mencoba meracik sebuah persembahan untuk menghormati mereka melalui sebuah tembang berjudul “Yth: Naif”.

Lagu yang judulnya diambil dari “Yth:Ibu” milik Naif di album Titik Cerah (2002) tersebut dibawakan oleh Diskoria, Isyana Sarasvati, dan Ardhito Pramono sebagai perpanjangan tangan dari program Studio Pop Show dari Suara Disko. Namun, bukan ketiga entitas tersebut saja yang terlibat dalam pembuatannya. Lagu ditulis oleh Ricky Surya Virgana (pemain bas White Shoes & the Couples Company) dengan bantuan Arif Fauzan (Irama Pantai Selatan) dalam penulisan lirik. Lalu, Gilang Gombloh dan Adjis Doaibu sebagai perwakilan dari KawaNaif juga ikut serta.

“Seberapa penting proyek ini untuk kami? Sama pentingnya dengan menggambarkan sejarah yang juga kami alami pada jejak langkah kami dulu. Sejarah tumbuh dengan lagu-lagu Naif yang saya rasa sangat komplet tema-temanya menemani masa muda kami. Dan sepenting itu juga memilih kolaborator yang menurut kami cocok meneruskan tongkat estafet soal rasa yang kami punya dulu, lewat Isyana dan Ardhito,” ujar Fadli Aat dari Diskoria.

               Baca Juga: Mengejutkan! Emil dan Pepeng Resmi Keluar dari Naif

Untuk Diskoria sendiri, ini bukan lagu penghormatan pertama mereka. Sebelumnya, mereka telah melepas single bertajuk “C.H.R.I.S.Y.E.” bersama Eva Celia.

Dalam proses produksi musik “Yth: Naif”, Ricky melibatkan John Navid (White Shoes & the Couples Company) pada drum, Warman Nasution pada gitar, Doni Joesran pada keys, Harry Winanto pada flute, dan Rolanda Sasongko pada violin. Bagi Ricky mengerjakan proyek ini adalah sebuah kehormatan, mengingat bagaimana dia tumbuh bersama karya-karya Naif.

Selain itu, Dian Tamara dan Narpati Awangga atau lebih dikenal dengan sapaan Oomleo juga terlibat untuk pembuatan klip video untuk lagu ini. Klip untuk “Yth: Naif” benar-benar menggambarkan seberapa luasnya pendengar David dan kawan-kawan. Dian dan Oomleo memasukan banyak wajah yang menyanyikan lagu ini dan ditempelkan dalam aspek-aspek visual relevan, seperti tubuh para personel Naif hingga karakter pengantar uang di klip video untuk “Uang”. Wajah-wajah yang ditempelkan juga banyak yang mudah dikenali. Selain beberapa orang terlibat yang sudah disebutkan sebelumnya, ada juga wajah Anggun Priambodo, Vincent Rompies, Desta, David Tarigan, Saleh Husein (The Adams, White Shoes & the Couples Company), Eka Annash (The Brandals), Ade Paloh (Sore), dan masih banyak lagi.

Lagu tersebut seakan mengembalikan banyak orang terhadap Naif. Bagian paling menyentuhnya adalah bagian terakhir setelah lagu utama fade out, di mana “David, Pepeng, Emil, dan Jarwo” dikumandangkan.

Teks: Abyan Nabilio
Visual: Arsip dari Suara Disko

Cara Retlehs Tuangkan Keresahan Sang Pembetot Bas

Retlehs (nama yang cukup njelimet untuk dieja dan disebutkan) telah merilis sebuah nomor dengan judul “Matahari” pada Senin (29/11) dengan bantuan Sinjitos Collective. Lirik dari nomor tersebut diangkat dari masalah...

Keep Reading

Libido Bermusik Muto dalam EP Debut

“Dalam proses penciptaan lagu-lagu Muto, kata ‘yeah yeah yeah‘ juga merupakan ekspresi kepuasan mereka terhadap lagu-lagu yang mereka ciptakan; seperti merasakan nikmatnya masturbasi,” jelas keterangan pers yang dikirimkan Muto mengenai...

Keep Reading

Urban Sneaker Society Akhirnya Kembali Secara Luring

Kabar gembira bagi para fesyen enthusiast, Urban Sneaker Society 2021, event Sneakers tahunan yang diadakan USS Networks sejak 2017, kembali hadir secara offline di Jakarta Convention Center (JCC) pada tanggal...

Keep Reading

Nuansa Abad Pertengahan Progresif di Karya Baru Tara Sivach

Tara Sivach merupakan seorang solois asal Jakarta yang mencoba masuk dalam ranah goth. Dengan nuansa abad pertengahan kelam khas gotik yang dicampur dengan rok semiprogresif dan gaya vokal klasik, ia mencoba...

Keep Reading