Debut Album Mini Soulfood Kembali Dirilis dalam Format Fisik

Setelah melepas mini album bertajuk It Won’t Over dalam format digital pada tahun 2020 lalu, kini trio soul-R&B asal Pulau Dewata, Bali bernama Soulfood, kembali merilis album mini debutnya tersebut ke dalam format fisik cakram padat (CD). Rilisan ini juga merupakan wujud kerja sama lanjutan antara label rekaman tempat mereka bernaung, Pohon Tua Creatorium, dengan partnernya di ibu kota, demajors.

Setidaknya ada 5 trek orisinil yang tercantum dalam album mini It Won’t Over. Semua lagu tersebut dikemas ke dalam lirik berbahasa Inggris yang penuh dengan groove musik yang menular seperti dua singel awal “Ain’t No Money It’s Okay” dan “Mi Say” yang berbau Afrobeat, dan balada soulful seperti “It Does Make Alright” yang juga dipilih sebagai focus track perilisan kali ini.

“It Does Make Alright” yang terinspirasi oleh musik soul-R&B ’90-an, merupakan salah satu lagu pertama yang dibuat oleh Soulfood setelah bertahun-tahun hanya menyanyikan lagu milik orang lain. Ditulis oleh sang vokalis, Lyta Lautner, berdasarkan pengalaman pribadinya.

“Sejujurnya lagu ini untuk jiwa pesimis yang entah bingung menentukan pilihan atau tidak yakin akan adanya kebaikan dalam hidup” ujar sang vokalis berdarah Madura. “Semakin ke sini, ternyata kondisi kami sekarang bisa menjadi alasan ‘It Does Make Alright’ harus didengarkan. Mengenai sebuah kepercayaan pada apa pun itu, vibe positif dan energi yang universal, mengingatkan untuk bersyukur, pasrah, dan yakin.” tambah Lyta dalam keterangan pers.

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Sebuah kiriman dibagikan oleh SOULFOOD (@soulfoodmusic_)

Dari sisi produksi, seluruh materi di mini album dikerjakan di salah satu laboratorium musik paling aktif di Pulau Bali, Pohon Tua Creatorium milik Dadang Pranoto dari grup Navicula. Sedangkan untuk Mixing dan mastering dikerjakan oleh Rhesa Aditya yang lebih dikenal sebagai Rhesa di duo Endah N Rhesa.

Versi compact disc dari It Won’t Over menampilkan satu trek bonus berbau Afrobeat dan musik Jamaika yang berjudul “Come And Get Stoned”.

               Baca juga: Kritik Soulfood di Nomor Teranyar “Pondafine”

Soulfood sendiri terbentuk di Bali pada tahun 2016 dengan formasi lengkap; Lyta Lautner, seorang vokalis yang tumbuh dengan musik reggae, Palel Atmoko, penabuh drums yang juga bermain untuk grup Navicula, dan Bam George, seorang gitaris yang besar dengan musik jazz.

Album mini It Won’t Over, serta focus track yang berjudul “It Does Make Alright”, sudah bisa didapatkan dalam format compact disc melalui www.demajors.com dan seluruh jaringan edar demajors, serta bisa dinikmati di berbagai platform streaming digital.

Untuk melengkapi peluncuran mini album It Won’t Over, Soulfood juga akan melaksanakan pesta perilisan pada tanggal 21 November 2021 di Potato Head, Bali, di mana fisik mini album dan juga merchandise-nya akan tersedia, tak ketinggalan penampilan panggung dari Soulfood.

Teks: Dicki Lukmana
Visual: Arsip dari demajors

Plvmb Memulai Debut Dengan Blue

Bandung kembali memiliki kuintet indiepop yang terdiri dari Vina Anesti (Vokalis), Azka Aulia Rachman (Bass), Diaz Febryan (Drum), Salman Wahid Putra Kamaludin (Gitar), Irfan Zahid Abdussallam  (Gitar). Mereka tergabung ke...

Keep Reading

Superglad Yang Kembali Melangkah

Superglad adalah band yang namanya tidak perlu lagi dipertanyakan di kancah musik tanah air. Setelah diterpa berbagai permasalahan yang sempat terjadi di dalam tubuh mereka, band yang terbentuk sejak tahun...

Keep Reading

Meramu Crossover Hardcore Ke Tahap Terbaru

Dari Sidoarjo, unit Crossover Hardcore yang tergabung dalam Voorstad akhirnya merilis mini album terbaru dengan tajuk Self-titled melalui label Greedy Dust Records. Ini merupakan rilisan kedua Voorstad setelah pada awal...

Keep Reading

Penegasan Warna Terbaru I Punch Werewolf

Penegasan eksistensi I Punch Werewolf melalui video klip lagu terbaru dengan judul Broken. Unit ini terus menggebrak kancah musik dengan beragam rilisannya. Untuk lagu ini sendiri dibuat lebih mengayun, namun...

Keep Reading