Benar Salah Rima-Rima Kegelapan IGMO

Dark Rhyme” merupakan sebuah nomor baru dari unit rok asal Kediri, IGMO. Di bawah naungan Soundjana Creative, mereka merilis nomor tunggal tersebut pada Jumat (26/11).

Kata rok dapat menggambarkan musik IGMO secara keseluruhan. Mereka membawakan musik yang tidak jauh dari rok-rok yang musim dekade lalu ditambah vokal melengking yang di-mix ganda tapi tak setinggi Brian Johnson dengan tambahan harmonisasi khas hair metal. Secara mandiri, Pradio (vokal, gitar), Iga (gitar), Bintang (drum), dan Anggra (bas) menjelaskan musik sebagai “pertemuan antara Wolfmother dan Led Zeppelin, gabungan hard rock “70-an dengan sentuhan yang lebih modern”.

Dari segi lirik, “Dark Rhyme” merupakan komentar IGMO terhadap komentar-komentar negatif di sekitar mereka, kebencian mereka terhadap provokator. Itu dari sisi yang lebih sempit. Dari sisi yang lebih luas, melalui lagu ini mereka ingin menyampaikan kebencian mereka terhadap hal apa pun yang punya potensi memancing pertikaian.

Dark Rhyme - IGMO

“(‘Dark Rhyme’) itu, kalau di konteks yang lebih luas, bisa dimaknai sebagai kemuakan kami akan hal-hal yang memancing pertikaian. Sesederhana clickbait, manipulasi framing, hoaks sampai benar-benar hasutan kebencian. …kayak, terlalu banyak informasi hari-hari ini. Sampai kita tak bisa lagi membedakan benar dan salah. Setiap orang punya versi kebenarannya sendiri dan kita bertikai akan hal itu,” tutur penulis lagu ini sekaligus vokalis dan gitaris, Pradio Manggara Putra dalam keterangan pers.

Hal tersebut dapat terlihat dari potongan lirik seperti “dark rhyme’s set to ruin my time” atau “take your dark rhyme for yourself, darkmaker” dan “no time to listen to your nonsense, darkmaker” di akhir lagu.

Dari sisi visual, artwork lagu ini dibuat oleh Pucatpena. Pria bernama asli Uzed ini adalah seorang seniman visual asal  Malang yang telah melahirkan artwork berbagai band, baik dalam maupun luar Indonesia. Karya-karyanya pernah menghiasi rilisan Frontxside (Makassar), Tamra (Jakarta), Matiasu (Jakarta), Hermit’s Weedsom (Prancis), hingga The Galactoids (USA), Con (Australia), dan banyak lagi.

Awal bulan depan mereka akan merilis sebuah video lirik untuk lagu ini. Tahun ini, IGMO telah merilis tiga singgel lain, “Head on Fire”, “Awesome”, dan “Peace of Night” selain “Dark Rhyme”. Selanjutnya, mereka berniat merilis sebuah album debut dengan judul Take It Over.

Teks: Abyan Nabilio
Visual: Arsip dari IGMO/Pucatpena/Manaditara

Catatan Perjalanan Rich Brian di Album Mini Brightside

Rapper, penyanyi serta produser asal Indonesia, Rich Brian baru-baru ini resmi merilis album mini terbarunya yang bertajuk Brightside. Lewat album mini berisi 4 lagu ini Rich Brian mengatakan bahwa Brightside merupakan...

Keep Reading

Keseruan Selanjutnya di Soundhead Gig Vol. 3: Parsing Echoes

Tak bisa dipungkiri, pandemi yang terjadi beberapa tahun terakhir telah berhasil meluluhlantakan berbagai lini industri hiburan, tak terkecuali industri pertunjukan musik. Namun, ditengah tantangan yang ada, para pelaku industri terus...

Keep Reading

Kisah Cinta di Balik Pertunjukan Musik dari The Rang-Rangs

Trio punk rock asal Bekasi, The Rang-Rangs, kembali melanjutkan cerita asmaranya yang tak konvensional. Dalam materi terbarunya kali ini The Rang-Rangs mencoba mengangkat cerita persoalan jatuh hati di arena pertunjukan...

Keep Reading

Album Tersembunyi Mendiang January Christy Akhirnya Dirilis

Di era ‘80-an, tak sedikit orang yang mengidolakan January Christy. January Christy merupakan penyanyi pop jazz Indonesia yang unik. Range vokalnya tidak lebar, namun suaranya yang berat memberikan kenyamanan dan...

Keep Reading