Makassar sebagai gerbang timur Indonesia, jelas menyimpan banyak hal menarik di dalamnya. Ragam kuliner yang bisa dicoba juga menjadi hal wajib jika berkunjung ke kota ini. Tak lupa keindahan alamnya yang sangat cocok untuk dijadikan destinasi bagi siapapun yang ingin berlibur. Siapa yang bisa menolak jika diajak untuk berlibur ke Malino atau ke pulau Samalona? atau mencicipi nikmatnya kuah khas ala coto atau pallu basa serigala?. Rasa-rasanya tidak akan ada yang ingin menolak. Itu baru dari lini makanan dan wisata alamnya. Dari lini kreatifnya, Makassar memiliki banyak sekali orang-orang yang sangat handal di bidangnya masing-masing. Salah satunya adalah Rock In Celebes yang sebentar lagi akan diselenggarakan untuk yang ke-10 kalinya. Lalu ada juga beberapa tempat yang bisa menjadi pilihan bagi kalian yang ingin nongkrong tapi juga mendapatkan ilmu di sana. Dari banyaknya tempat, kami memilih 4 yang sekiranya bisa menjadi pilihan saat ke Makassar nanti. Silahkan disimak.

1. Kedai Buku Jenny

Arsip Kedai Buku Jenny

Kedai Buku Jenny adalah sebuah toko, perpustakaan, tempat diskusi, tempat berkegiatan serta berkumpul menuangkan ide-ide yang terletak di Makassar. Setidaknya itulah sedikit gambaran tentang Kedai Buku Jenny. Adalah Bobhy (panggilan akrab Zulkhair Burhan) yang menginisiasi terbentuknya tempat ini. Terbentuk pada tahun 2011, toko tersebut terletak pada sebuah rumah sederhana di Komplek Wessabe Blok C 17, Jl. Perintis Kemerdekaan 10, Makassar.

2. Kampung Buku

Arsip Makassar Biennale 2019

Diawal terbentuknya, Kampung Buku merupakan sebuah perpustakaan pribadi milik penerbit Ininnawa, Makassar. Sejalannya waktu, perpustakaan ini berevolusi menjadi basis komunitas-komunitas yang ingin berkegiatan. Perpustakaan yang dikelola oleh penerbit Ininnawa ini memiliki beragam koleksi buku, mulai dari komik, Chicklit & Teenli, majalah khusus wanita, majalah musik, seri buku penelitian hingga beberapa jenis buku yang biasanya tidak didapatkan di perpustakaan-perpustakaan yang ada di Makassar. Tujuan dari adanya Kampung Buku ini juga lebih ke pengembangan upaya dalam mendukung minat baca. Kampung Buku beralamat di Kompleks BTN CV. Dewi, Jl. Abdullah Daeng Sirua No.192 E, Pandang, Kec. Panakkukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90231.

3. Kopi Alps

Sebagai respon atas kurangnya wadah untuk para komunitas yang ada di Makassar, tercetuslah Kopi Alps yang diawal hanya sebagai kedai kopi biasa, menjadi sebuah ruang komunitas. Bisa dibilang, Kopi Alps merupakan rumah kedua bagi para penggiat kreatif yang ada di Makassar. Tujuan utamanya adalah menjadi creative hub dan bisa menghadirkan karya dari para komunitas ini kepada masyarakat. Salah satu contoh besarnya adalah dengan diselenggarakannya Makassar Art Week Festival 2019. Gelaran ini adalah sebuah acara perayaan seni yang turut menampilkan ragam komunitas, seniman, dan musisi di dalam satu tempat agar tercipta sebuah hubungan dan bentuk kolaborasi yang baru. Kopi Alps bisa dikunjungi di Jl. DR. Ratulangi No.87, Labuang Baji, Kec. Mamajang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90142

4. Rumata Art Space

Arsip Rumata Art Space

Ruang aktivasi yang terletak di bilangan Jl. Bontonompo, Makassar ini mulai mencuat namanya ketika Makassar International Writers Festival edisi pertama pada tahun 2011 sukses diselenggarakan.  Ya, rumah ini memang inisiator dari gelaran tahunan yang memiliki tujuan untuk menyebarkan kegembiraan bersastra tersebut. Ruang ini juga dibentuk sebagai wadah bertemu dan berkolaborasi para stakeholder di ranah industri kreatif Kota Makassar yang efektif, rumah ini mulai berdiri sejak tahun 2009. Inisiatornya adalah Riri Riza dan Lily Yulianti. Bagi yang ingin berkunjung ke Rumata Art Space berikut alamatnya, Jl. Bontonompo No.12A, Gn. Sari, Kec. Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90221.

Sudah ada pilihan kan buat kalian yang ingin mengunjungi Makassar?

Teks: Adjust Purwatama
Visual: Arsip dari berbagai sumber