Dari Kami: 32 Tahun Photoshop

Jaman sekarang siapa yang tidak mengenal Photoshop. Aplikasi yang menjadi teman setia para editor foto maupun illustrator ini telah menginjak usia yang ke-32 di tahun 2020 ini. Dalam perjalanannya hingga saat ini, banyak fakta yang menarik untuk dijabarkan. Mulai dari awal mula hadirnya aplikasi ini, hingga bagaimana bisa terkenal bukan main sampai sekarang. Berikut kami hadirkan 5 fakta dari Adobe Photoshop.

Bukan Ciptaan Adobe 

Aplikasi ini sesungguhnya bukanlah ciptaan atau hasil ide dari Perusahaan Adobe. Mereka hanya membeli lisensi dari aplikasi yang diciptakan oleh Thomas Knoll pada September 1989, yang sedang menjalani program doktoralnya. Dan pada tahun 1990 aplikasi ini resmi diluncurkan untuk Macintosh.

Nama Awal

Telah dijelaskan di atas bila aplikasi ini dibeli oleh Perusahaan Adobe dari seseorang yang bernama Thomas Knoll. Pada awalnya, Thomas menamai aplikasi ini dengan nama “Display”. Yang saat itu mampu menampilkan gambar grayscale pada layar monokrom. Lalu, dalam perjalanannya, Jhon Knoll (saudara dari Thomas) tertarik dengan aplikasi ini dan menyarankan Thomas untuk mengembangkannya menjadi aplikasi untuk mengedit foto secara total dan mengganti namanya menjadi “Image Pro”. Dan berubah menjadi Photoshop pada tahun 1988.

(Thomas dan John Knoll)

Fungsi Utama

Sebenarnya fungsi utama dari Adobe Photoshop hanyalah untuk aplikasi pengedit foto ataupun gambar dengan tipe raster atau bitmap. Namun sebagai aplikasi pengedit gambar, fungsi Photoshop berkembang lebih khusus lagi, yaitu untuk memperindah hasil foto atau gambar, merekayasa gambar, dan membuat desain gambar.

Menjadi Kata Kerja

Dalam perkembangannya, Photoshop tidak hanya menjadi sebuah produk dari suatu perusahaan. Namun juga, menjadi sebuah kata kerja yang secara langsung masuk ke dalam sebuah kamus bahasa. Kata Photoshop kini dapat diartikan sebagai kegiatan yang mengubah (gambar foto) secara digital, yang menggunakan sebuah perangkat lunak bernama Photoshop.

Pertama Kali Didistribusikan Oleh Perusahaan Barney Scan

Jauh waktu sebelum mereka menyepakati kerja sama dengan Adobe. Knoll bersaudara terlebih dulu melakukan perjanjian dengan sebuah perusahaan yang bernama Barney Scan. Sebuah perusahaan yang bergerak di bidang produksi alat scanner. Namun, perjanjian yang mereka lakukan tidak berjalan dalam jangka waktu yang panjang.

Teks: Adjust Purwatama
Visual: Arsip dari Berbagai Sumber

Penampilan Monumental Di Konser Fundamental

Jumat malam memang terlalu brengsek jika harimu harus dilalui dengan hujan lebat disertai banjir dan macet di selatan Jakarta. Kebrengsekan itu pulalah yang saya rasakan saat menuju Kemang untuk menyaksikan...

Keep Reading

Menyajikan Lebih Dari Musik!

Familiaxshow telah sampai pada seri ke-7 yang akan digelar pada 18 September 2022. Gig 3 bulanan sekali ini pertama kali digulir 6 Maret 2020 dengan fokus memberikan ruang bagi lineup...

Keep Reading

Geliat Kreatif Dari Sulawesi Tengah Dalam Festival Titik Temu

Terombang-ambing dalam kebimbangan akan keadaan telah kita lalui bersama di 2 tahun kemarin, akibat adanya pandemi yang menerpa seluruh dunia. Hampir semua bentuk yang beririsan dengan industri kreatif merasakan dampak...

Keep Reading

Memaknai Kemerdekaan Lewat "Pasar Gelar" Besutan Keramiku

Di pertengahan bulan Agustus ini, ruang alternatif Keramiku yang mengusung konsep coffee & gallery menggelar acara bertajuk “Pasar Gelar” di Cicalengka. Gelaran mini ini juga merupakan kontribusi dari Keramiku untuk...

Keep Reading