Dam Dam Pop! Wajah Baru dari Dua Sosok Musik Indonesia

Orang-orang memiliki caranya masing-masing dalam memperingati hari-hari besar, seperti Bangkutaman misalnya, band asal Jakarta tersebut membuat mini album bertajuk “Dam Dam Pop!” Untuk merayakan Cassete Store Day 2019 pada tanggal 12 Oktober silam, yang melibatkan singer/songwriter, Harlan Boer sebagai kolaborator. “Dam Dam Pop!” adalah proyek kolaborasi rekaman pertama trio yang kini digawangi Acum (vokal/gitar), Mada (bass), dan Uta (drum) sejak berdiri tahun 1999. Berisi 3 buah lagu sendiri dan 2 lagu cover, seluruh materi ini direkam dan dimixing di Palm House Studio, Jakarta oleh Pandji Dharma, yang dikenal sebagai gitaris dari band Sirati Dharma. Desain cover dikerjakan oleh Satria Ramadhan dengan foto cover dieksekusi oleh Reno Nismara yang dikenal sebagai vokalis dari unit psikedelik rock Crayola Eyes.

Dari kejadian itu, akhirnya hadirlah sebuah unit pop alternatif baru, sebuah kolaborasi antara Bangkutaman dan singer-songwriter Harlan Boer yang diberi nama sama persis dengan mini album tersebut, Dam Dam Pop! Tak ingin berlama-lama dalam berproses, mereka pun secara cepat telah merilis album debutnya yang telah diedarkan secara resmi lewat layanan musik dalam jaringan mulai tanggal 6 Agustus 2020, oleh SRM Bookings And Services. Sebelum rilisan digital ini dirilis, format kaset dari album itu pun telah dilepas oleh Paviliun Records. Album Dam Dam Pop! ini hadir dengan membawa 7 lagu karya baru mereka yang ditulis selama tahun 2019, dengan single yang sama dengan nama proyeknya, yaitu Dam Dam Pop!.

Dam Dam Pop! pertama kali tercetus dari gelaran Cassette Store Day 2019. Digagas pertama kali oleh Harlan Boer yang ingin membuat project khusus untuk gelaran tahunan internasional tersebut. Lalu Harlan mengajak Bangkutaman untuk terlibat dalam proyekan ini. Tanpa basa-basi, ide tersebut pun disambut baik oleh yang akan diajak untuk bergabung, Bangkutaman pun menanggapi ide yang ada dengan langsung mengajak latihan. Dari sesi latihan tersebut, terciptalah karya-karya musik baru hasil kolaborasi mereka berdua. Puncaknya, ada enam materi yang dibuat dan juga terekam, yang kemudian dikemas dalam format kaset mini album, dan diedarkan di ajang Cassette Store Day 2019.

Dam Dam Pop! Poster

Direkam dengan metode secara langsung di studio Palm House dengan bantuan engineer Pandji Dharma, karya Dam Dam Pop! sendiri sangat terpengaruh kuat antara musik-musik pop dari akhir 70an sampai pertengahan 90an. Atau mereka menyebutnya dari 76 ke 96. Desainer Ratta Bil dari group band Bedchamber secara jelas menggambarkannya ke dalam artwork sampul dari album Dam Dam Pop! tersebut.

Sedikit melirik ke belakang, Bangkutaman hadir di khasanak musik Indonesia sejak tahun 1999, dan didirikan di Jogjakarta. Dari sana, mereka telah menancapkan namanya di peta musik independen tanah air selama 21 tahun. Untuk pengkaryaan, mereka sejauh ini sudah memiliki dua buah album, yan mana album terakhir mereka adalah Ode Buat Kota (2010), dan dinobatkan sebagai Album Terbaik Versi Majalah Rolling Stone Indonesia tahun 2010. Sederet gig independen sampai festival bergengsi dalam dan luar negeri telah mereka ikuti. Dari Synchronize Festival di Jakarta sampai Baybeats Festiva di Singapura. Saat ini mereka bersiap merilis album penuh ketiga mereka. Harlan Boer sendiri adalah musisi asal Jakarta. Namanya harum bersama band yang dibentuknya, C’mon Lennon dengan lagu hit bertajuk “Aku Cinta J.A.K.A.R.T.A” yang masuk dalam kompilasi klasik bertajuk JKT SKRG terbitan Aksara Records. Kini selepas C’Mon Lennon, Harlan bersolo karier dan membuat beberapa album. Album terakhirnya sebuah double album bertajuk Fidelitas Cinta.

Teks: Rizki Firmansyah
Visual: Arsip SRM Bookings And Services

Penanda 17 Tahun GBS Berkarir

Gugun Blues Shelter kembali merilis single kedua setelah sebelumnya pada pertengahan tahun 2022 mereka merilis single Jingga. Kali ini, trio Gugun, Bowie & Fajar melepas Down & Dirty seperti yang...

Keep Reading

Tur Jepang Bangkutaman & Logic Lost

Bangkutaman, grup asal Jogja, melanjutkan seri TauTauTur mereka dengan edisi spesial. Mereka memutuskan untuk bertandang ke Jepang. Tur ini dimulai dari tanggal 27 – 30 November tahun ini. Bukan tanpa...

Keep Reading

Video Musik Bintang Massa Aksi .Feast

Abdi Lara Insani yang merupakan single utama dari album teranyar .Feast berjudul Bintang Massa Aksi ini ternyata masih memiliki keberlanjutan dengan dirilisnya sebuah video klip resmi di kanal YouTube .Feast (22/11/22). Video klip ini melibatkan...

Keep Reading

Kolaborasi Semiotika Dan Iga Masardi

Menggunakan moniker Sagas Midair, Iga Massardi yang merupakan gitaris sekaligus vokalis grup Barasuara merilis single kolaborasi bersama Semiotika, unit Instrumental Rock dari Jambi. Diberi tajuk Iskaashi, rencananya single ini akan...

Keep Reading