"Contentious", Karya Perdana yang Menjanjikan dari RUAM

Unit rock serampangan namun rapi asal Wonosari, Yogyakarta, baru saja memperkenalkan diri melalui single debut berjudul “Contentious”. Nomor tersebut tidak seserampangan bagaimana mereka menjelaskan diri di siar pers. “Contentious” merupakan trek yang cukup matang, seperti isi dari album ke-11 band-band rock n roll serampangan di masanya.

Dalam nomor debutnya ini, Ahmad Tubagus (gitar), Marcell Yoga (bass), Luthfi Yudan (drum), dan Rae Yoratian (vokal) mencoba menceritakan tentang perjalanan hijrah besar-besaran yang nirhikmah. Sedikit keluar konteks, nampaknya RUAM merupakan anagram dari inisial para personel, dengan catatan sang drummer memiliki panggilan sama dengan pemilik nama Luthfi lainnya, Upi.

We’ve been far away from home. In a huge migration to promised home,” nyanyi Rae di awal lagu. Namun, setelah perjalanan panjang penuh rintangan, subjek yang ada dalam cerita lagu tidak kunjung menemui titik terang. “Are we really free, or just led to another doom? Get me out of this place i wanna go home

“Perjalanan yang dimaksud dalam ‘Contentious’ itu sendiri merupakan sebuah analogi dari sistem yang sedang berlangsung. Sedangkan rumah yang telah dijanjikan kepada sekelompok orang tersebut, merupakan sebuah bentuk gambaran dari kesadaran palsu yang telah memberi mereka harapan,” tulis siar pers mereka, merujuk pada pernyataan sang vokalis.

Dari sisi musik, “Contentious” merupakan trek psychedelic konstan dari awal hingga akhir. Ketukan drum dan lick gitar tajam berulang diputar hampir sepanjang lagu, biarpun ada solo gitar ditengah. Tidak banyak gertakan-gertakan semacam tutti, atau apalah itu. RUAM lebih menekankan pada nuansa yang konsisten, mirip seperti suasana saat tahlil di mana saking konstannya orang tidak sadar sedang menggeleng-gelengkan kepala.

“… menawarkan paduan melankoli hard-rock klasik dan psychedelic rock dengan menonjolkan distorsi gitar repetitif dan energi drum yang masif, secara konsisten membawakan keteraturan kosmik dalam kacaunya kesadaran. Terinspirasi oleh lagu-lagu Led Zeppelin, gelombang psychedelic dekade “60-an, dan neo-psychedelic, mereka memulai jamming secara rutin dan merangkai musik mereka sendiri dari alter-egonya,” tulis RUAM menjelaskan musik yang mereka mainkan.

RUAM sebenarnya telah terbentuk sejak 2019. Namun, proses mereka dalam berkarya lumayan panjang. “Contentious” dan beberapa karya yang rencananya akan menyusul mereka susun dalam waktu lebih dari satu tahun. Biarpun begitu, keempat personel mengaku menikmati perjalanannya. Mereka sering kali membahas fenomena sekitar, bertukar sudut pandang akan itu, dan menuangkannya secara musikal.

“Prosesnya cukup lama bagi kami dalam memantapkan diri untuk memperkenalkan ‘Contentious’ dan juga beberapa karya kami yang lain kepada khalayak luas. Walau begitu, dalam prosesnya kami menemukan banyak sekali keasyikan yang kami temui saat menciptakan beberapa karya untuk RUAM,” tutur Bagus  sang gitaris.

Teks: Abyan Nabilio
Visual: Luthfi Yudan/Arsip dari Ruam

The Saltfish yang Mengajak Pendengar Memikirkan Kembali Siklus Hidup

Wabah virus Corona adalah fenomena global yang kian meresahkan. Indonesia pun juga merasakan dan terkena dampak dari penyebaran virus ini. Virus bermutasi ke dalam berbagai varian, yang terakhir adalah varian...

Keep Reading

Betapa Indahnya Bayangan Masa Kecil di Lagu Terbaru re:NAN

Ketika masih kecil, selalu menyenangkan membayangkan kehidupan orang-orang dewasa, di mana menjadi dewasa artinya sudah bebas menentukan pilihan hidup, mendapatkan uang secara mandiri, bebas berkegiatan bersama teman, dan lain sebagainya....

Keep Reading

Unbox Industries Rilis Figur Horor Karya Klasik Junji Ito

Berbicara tentang manga bergenre horor seketika ingatan kita akan dibawa kepada salah satu nama mangaka terkenal asal Jepang, siapa lagi kalau bukan Junji Ito. Lewat karya-karyanya seakan-akan kita dibawa ke...

Keep Reading

Kepedulian Dere Kepada Bumi Lewat Nomor "Rumah"

Cara menunjukkan kepedulian akan bumi sebenarnya dapat kita tunjukkan melalui platform apapun yang ada. Salah satunya adalah melalui musik. Itulah yang sedang berusaha ditunjukkan oleh musisi asal Indonesia, Dere. Lewat...

Keep Reading