Closure yang Merangkum Trauma di Album Penuh Innocence

Unit post-punk dari kota Malang, Closure, telah mengumumkan kabar bahagianya. Setelah proses panjang perekaman beserta drama-drama di dalamnya, di pertengahan bulan Mei lalu, akhirnya mereka merilis sebuah album penuh bertajuk Innocence melalui label rekaman Haum Entertainment dan didistribusikan lewat gerai musik digital The Store Front.

Memang. Proses rekaman musik tak semudah apa yang dibayangkan, terlebih memproduksi sebuah album, dan Closure memiliki cerita yang cukup pelik ketika menggarap album ini. Mulai dari drama kehidupan di mana file audio yang terhapus saat rekaman di salah satu studio rumahan milik koleganya, kemudian setelah recovery sisa-sisa file yang ada ternyata masih harus menghadapi virus ransomware. Padahal ketika itu Closure sudah melakukan pemanasan dengan merilis sampler 3 lagu di Spotify.

Selang satu tahun, akhirnya satu persatu rintangan pun berhasil terlewati. Akhirnya mereka memutuskan untuk rekaman ulang di Studio AA milik Gege Praseta di sekitar wilayah Sawojajar, Malang pada awal tahun 2020. Namun, masih ada tantangan baru, yakni datangnya pandemi yang mejangkiti seluruh dunia di mana ruang gerak mereka terbatasi.

“Pula, tidak semulus yang dibayangkan, karena masih ditambah kondisi pandemi selama 2020 dan 2021 yang membatasi mobilitas.” Terang Closure.

           Baca juga: Talenta Menarik Berikutnya dari Malang

Setelah melewati berbagai macam rintangan, grup yang dihuni oleh Dheka (vocal), Afif (guitar), Ahmad “Biting” Ikhsan (drum), Axel (bass) dan Sabiella (guitar) akhirnya bisa melepas album berisi 10 trek ini, termasuk 4 lagu yang pernah dirilis dalam EP dan split single serta 6 lagu yang paling gres.

Menurut Closure, konsep besar album Innocence adalah tentang perjalanan hidup manusia sejak masa kanak-kanak hingga beranjak dewasa dan menghadapi dunia nyata. Konsep ini dipengaruhi dengan teori psikoanalisis oleh Fairbairn dan Winnicott yang menganggap anak sebagai awalnya polos dan suci, namun dapat kehilangan kepolosannya di bawah pengaruh stres atau trauma psikologis. 10 lagu yang masuk dalam album “Innocence” tersebut merupakan kisah-kisah tentang trauma psikologis tersebut.

Beragam lagu yang mewakili tema-tema yang sedang mereka pikirkan pun tersaji dengan apik. Berikut dengan lirik yang terdengar lebih segar dan berbobot dibanding karya-karya sebelumnya. Misal di nomor “Puberty” yang menyentuh tema realita pertumbuhan manusia seperti problematika pubertas remaja. Closure juga menyinggung impostor syndrome di nomor “Pawn” di mana manusia terlalu larut dalam pergaulan hingga kehilangan jati diri.

“Berbagai variasi tema tersebut menunjukkan usaha Closure untuk menjelajahi berbagai tema yang mengitari kehidupan manusia baik yang riang gembira maupun gelap. Hal ini menjadikan konotasi post-punk di album Innocence tidak lagi melulu identik dengan “gelap dan suram” namun lebih menyentuh berbagai sisi kehidupan manusia secara komprehensif.” Ungkap Closure

Kini, album Innocence sudah bisa kalian nikmati dan dibeli di kanal The Store Front.

Teks: Dicki Lukmana
Visual: Arsip dari Dicki Lukmana

Efek Rumah Kaca Bawakan Ulang Lagu Candra Darusman

Candra Darusman, Signature Music Indonesia dan demajors merilis album kompilasi yang menampilkan karya-karya Candra Darusman: seorang musisi, pencipta lagu, penyanyi dan pemerhati hak cipta Indonesia. Kompilasi ini mengedepankan Efek Rumah...

Keep Reading

Ketika BLCKHWK Gambarkan Sisi Alami Sifat Manusia

Di awal tahun 2022 ini, BLCKHWK telah melepas album debutnya bertajuk Decomposing Rotting Flesh. Untuk memperpanjang nafas album, baru-baru ini unit yang dihuni oleh Arison Manalu (vokal),  Billy Rizki (gitar),...

Keep Reading

Karya Baru dan Rangkaian Tur Musik Isman Saurus

Di sekitar akhir 2021 lalu, solis asal Lumajang Jawa Timur, Ismam Surus telah melepas album penuh bertajuk Orang Desa. Sebagai rangkaiannya, di tanggal 24 Maret lalu ia telah melepas sebuah...

Keep Reading

Nuansa Anime di Karya Terbaru Moon Beams

Inspirasi untuk membentuk sebuah band bisa datang darimana saja, termasuk dari sebuah  anime. Jika kalian pernah menonton anime lawas berjudul BECK tentu tak akan asing dengan original soundtrack-nya bertajuk Moon...

Keep Reading