Christabel Annora Berikan Hadiah Penghormatan Untuk Para Perempuan

Pianis yang juga sekaligus penyanyi dan penulis lagu asal Malang, yaitu Christabel Annora, baru saja melepas sebuah single baru yang diberi judul “Perempuan-Perempuan”. Ada yang spesial dari rilisnya single yang adalah sebuah kado istimewa bagi para perempuan yang sangat hebat di mana pun berada. Secara khusus dirinya merilis single ini tepat di hari Kartini pada 21 April kemarin. Lagu tersebut pun menandakan solois itu tetap produktif walaupun hanya di rumah saja.

“Idenya sendiri datang gara-gara aku sering lihat wanita-wanita hebat di sekitarku. Mamaku, adikku, teman-temanku. Ibu rumah tangga, yang masih harus kerja juga. Ada juga temanku yang punya anak dua, masih bisa sekolah lagi. Aku sering lihat ibu-ibu di terminal kalau pas mau pulang naik bis ke Malang, di situ biasanya ada yang jualan macam-macam. Puanas tangtang tapi pancet dodolan. Juga suka dengar teman-teman di Jakarta yang kalau pulang dari kerja, ‘ya ampun, malam banget nyampe ke rumah’.” Jelas Christabel Annora mengungkapkan dari mana gagasan tema lagunya berasal. 

Tembang “Perempuan-Perempuan” ini digarap sendiri oleh Christabel Annora selama masa karantinanya di rumah. Perempuan yang berprofesi sebagai dosen ini sedang menjalani aktifitas kerja di rumah sembari melakoni berbagai hobinya mulai dari menggarap lagu, bikin video tutorial dan kolaborasi, menggambar ilustrasi, menulis esai di blog, membuat aneka kerajinan seperti totebag dan masker, sampai belajar memasak di rumah.  

“Di masa pandemi seperti sekarang, aku lihat ibu-ibu dokter dan tim medis yang hebat. Yang masih mau bekerja dan melayani masyarakat. Juga ada ibu-ibu ojek online serta perempuan lain yang terus berjuang demi hidup sehari-hari,” ujar perempuan yang sempat menjalani studi di kota Edinburgh, Skotlandia. “Aku jadi merasa bersyukur dikelilingi perempuan-perempuan yang hebat seperti mereka.” Tambahnya.

Penulisan materi dasar dari lagu “Perempuan-Perempuan” ini dikerjakan di kamarnya sendiri secara mandiri. Diawal pun ia sempat merekam lagu tersebut ke dalam bentuk demo amatir dengan menggunakan gawai, dan beberapa hari kemudian proses rekam ulang dilakukan dengan menggunakan perangkat yang mumpuni agar mendapatkan kualitas yang optimal.

“Awalnya sih aku cuma mau bikin tulisan, puisi ala-ala gitu deh. Trus pas ngulik piano, aku iseng-iseng coba bikin musiknya. Lha kok langsung ngalir saja idenya. Ya udah, jadilah lagu ini.” Jelasnya kembali.

“Perempuan-Perempuan” adalah sebuah lagu bernuansa jazz/pop berbalut vokal tenang yang disertai alunan piano bernada klasik dengan selipan solo. Lagu ini menurutnya adalah persembahan beraura positif untuk menyemangati kaum hawa, tiap baris liriknya menggambarkan kekaguman dan harapan yang musti selalu dijaga. Sebuah penghormatan untuk semua perempuan di Indonesia. 

Untuk saat ini, lagu “Perempuan-Perempuan” masih dirilis ke dalam bentuk sebuah video lirik yang sudah bisa ditonton melalui kanal YouTube milik Christabel Annora per tanggal 21 April 2020. Untuk proses mixing dan mastering dirinya banyak dibantu oleh Bambang Iswanto. Selain mencipta lagu ini, dirinya pun turut mengerjakan kebutuhan visual yang dipakai untuk ilustrasi lagu sekaligus untuk video lirik tersebut.

Teks: Adjust Purwatama
Visual: Arsip dari Christabel Annora

My Bloody Valentine Kritik Spotify Soal Lirik yang Salah

Di antara kalian pasti ada dong yang pernah memutar lagu di Spotify sambil menikmati fitur lirik yang disediakan. Lewat fitur ini, para pengguna Spotify bisa sambil bernyanyi sesuka hati. Tapi,...

Keep Reading

Patahan Imajinasi Masa Kecil di Nomor Terbaru Latter Smil

Latter Smil, duo asal kota Palu yang dihuni oleh Dian dan Eko, dipermulaan tahun 2022 ini kembali melepas karya teranyarnya bertajuk “Kalila”. Lewat single ini Latter Smil mencoba untuk memberikan...

Keep Reading

Perjalanan Skena Musik Ambarawa dalam Album Kompilasi They Hate Us

Terlihat dalam beberapa tahun terakhir, produksi album kompilasi skena musik lokal mulai kembali marak. Tercatat ada beberapa deretan kompilasi yang terbit pada setahun-dua tahun ke belakang, seperti Bikin Kompilasi: Bless...

Keep Reading

Dua Album Milik Semiotika Akhirnya Dilepas Secara Digital

Usai merilis album penuh bertajuk Eulogi, unit post-rock asal Jambi, Semiotika akhirnya merilis dua album terdahulunya Ruang (2015) dan album mini Gelombang Darat (2018) ke dalam format digital. Sementara album...

Keep Reading