“CHING” Lagu Religi ala Basboi

Sudah memasuki minggu kedua dibulan Ramadhan tahun 2021 ini, rasanya akan kurang jika kita tidak membahas lagu religi, salah satunya adalah lagu yang diluncurkan oleh Basboi baru-baru ini. Bosboi adalah musisi Hip Hop/RnB memulai karirnya di Kota Bandung. Memulai karyanya dengan lagu lagu seperti Cozy, Dying Breed, dan Night Drive pada tahun 201718, Basboi merilis EP debutnya berjudul Fresh Graduate di Maret 2019, yang menceritakan tentang struggle yang dimiliki remaja Indonesia pada umumnya. Karyanya berlanjut di single Make Me Proud dimana ia juga berkolaborasi dengan Matter Mos dan Stanizter. Dan di bulan Ramadhan tahun ini Basboi merilis single teranyarnya dengan judul CHING, single dengan nuansa religi ala Basboi.

CHING adalah apa yang Basboi coba gambarkan secara lengkap tentang Indonesia selama bulan Ramadhan. Single CHING berdasar pada lagu-lagu keroncong, lengkap dengan suara tradisional dilengkapi dengan sentuhan gitar akustik dan juga biola, dicampur dengan suara 808 dan hook yang catchy  khas Bosboi.

Basboi musisi Hip Hop yang identik dengan lirik dan warna musik yang catchy dan fun untuk genre Hip Hop/RnB, Basboi berhasil menarik perhatian brand sepatu Converse Indonesia dan terpilih mewakili Converse X Ambassadors dari Indonesia untuk tampil di Converse X Global Moment di Kuala Lumpur, Mei 2019, setelah sebelumnya berhasil melakoni tour Fresh Graduate yang mencakup 4 kota di Jawa Bali. Tidak hanya itu, Basboi kembali terpilih sebagai satu satunya perwakilan Indonesia di Converse X Global Moment kedua di Los Angeles, Amerika Serikat, pada November 2019. Di sana, Basboi tampil bersama musisi dari kolektif Odd Future, seperti Dominic Fike dan Jasper.

Single CHING dari Basboi bercerita tentang seorang pria yang terlalu sibuk mengejar hal-hal materialistik tetapi tidak pernah merasa cukup. Dia telah mencapai banyak hal dan mendapatkan manfaat darinya, tetapi dia menyadari bahwa apa yang dia peroleh selalu tidak pernah cukup karena dia selalu membandingkan pencapaiannya dengan pencapaian orang lain. Pria itu akhirnya sadar setelah dia mengerti bahwa tidak ada yang akan pernah cukup jika dia selalu membandingkan apa yang dia miliki dengan apa yang dimiliki orang lain. Hidup bukanlah dan tidak akan pernah menjadi sebuah balapan, dan setiap orang memiliki kecepatannya masing-masing.

Single CHING dirilis berbarengan dengan video musik yang menampilkan parodi dari iklan-iklan TV yang khas diputar di bulan Ramadhan. Parodi iklan di video musik memainkan peran penting, karena ketika kita mencoba berdamai dengan diri kita sendiri, akan selalu ada pemicu yang membuat kita berpikir bahwa kita masih kurang jika dibandingkan dengan orang lain, baik oleh kehidupan orang lain atau apa yang dijual orang lain melalui iklan. Ini juga merupakan sindiran bahwa selama Ramadhan orang seharusnya dapat menahan diri dari konsumsi yang berlebihan, tetapi iklan memaksa mereka untuk menghabiskan lebih dari yang sebenarnya mereka butuhkan.

 

Teks: Reza Raditya

Visual: Arsip dari Basboi

Video Musik Bintang Massa Aksi .Feast

Abdi Lara Insani yang merupakan single utama dari album teranyar .Feast berjudul Bintang Massa Aksi ini ternyata masih memiliki keberlanjutan dengan dirilisnya sebuah video klip resmi di kanal YouTube .Feast (22/11/22). Video klip ini melibatkan...

Keep Reading

Kolaborasi Semiotika Dan Iga Masardi

Menggunakan moniker Sagas Midair, Iga Massardi yang merupakan gitaris sekaligus vokalis grup Barasuara merilis single kolaborasi bersama Semiotika, unit Instrumental Rock dari Jambi. Diberi tajuk Iskaashi, rencananya single ini akan...

Keep Reading

Nyala Api Dari Angkatan Baru Hip-Hop Jakarta

Berawal dari hal yang tidak direncanakan, La Munai Records, label rekaman Jakarta, Pesona Experience dan Bureau Mantis kolektif dan manajemen musik dari kota yang sama akhirnya menemui kesepakatan untuk merilis...

Keep Reading

Plvmb Memulai Debut Dengan Blue

Bandung kembali memiliki kuintet indiepop yang terdiri dari Vina Anesti (Vokalis), Azka Aulia Rachman (Bass), Diaz Febryan (Drum), Salman Wahid Putra Kamaludin (Gitar), Irfan Zahid Abdussallam  (Gitar). Mereka tergabung ke...

Keep Reading