Chapters, Fitur Baru Lagi dari Youtube

Menonton ragam rupa video di YouTube sepertinya sudah menjadi hiburan alternatif bagi banyak orang di mana saja. Selain sangat mudah untuk diakses, platform ini juga mampu menghadirkan apa yang tidak dihadirkan di layanan reguler semacam tayangan yang ada di media televisi atau penyiaran konvensional.

Selain untuk mencari hiburan, nyatanya sekarang YouTube dijadikan sebuah wadah untuk mendulang kesuksesan, ketenaran, dan yang pasti adalah uang. Hal ini senada dengan misi yang dianut oleh platform ini, yaitu “memberi kebebasan untuk menyampaikan pendapat dan menunjukkan dunia kepada setiap orang. Dan dunia akan menjadi tempat yang lebih baik jika kita bersedia mendengar, berbagi, dan membangun komunitas melalui kisah-kisah yang mereka miliki.”

Tapi, sesuatu hal yang ada pasti memiliki kekurangan. Dari kekurangan itulah timbul kreativitas dan suguhan baru. Seperti YouTube yang menghadirkan sebuah fitur baru bernama “Chapters”.

 

Tampilan fitur “Chapters” di YouTube. (On The Clock/YouTube)

 

Kalian tentu pernah melihat sebuah video yang memiliki durasi lama dan biasanya menghadirkan penjelasan bertele-tele diawal. Hal yang umum dilakukan orang-orang biasanya adalah melompatinya dan langsung ke inti bahasan yang ada di video tersebut tanpa harus menghabiskan waktu terlalu lama. Fitur terbaru tersebut akan menjawab dan mengatasi keluhan yang ada.

Fitur “Chapters” tersebut memiliki fungsi yang memudahkan para penonton untuk langsung menuju bagian video yang ingin dilihat. Selain itu juga, penonton bisa dengan gampang mengulang bagian video tersebut, skip dari satu frame ke frame yang lain tanpa harus menggeser kursor yang ada.

Fitur itu juga menghadirkan sebuah timestamps (penanda waktu) yang bisa digunakan untuk menandai bagian-bagian yang memiliki judul pembahasan. Misal, pada menit 1:00 adalah penjelasan produk, pada menit 5:00 adalah kesimpulan, dan sebagainya.

Timestamps tersebut memiliki visual garis patah-patah yang terdapat pada bagian bar. Penggunaannya pun tergolong mudah, cukup gerakan kursos ke setiap garis yang ada saat ingin memilih, lalu kemudian akan muncul judul dari tiap bagian video tersebut. Tapi, fitur ini bisa terlihat jika sang kreator video bersedia untuk menyematkannya.

Lalu, setiap kreator diharuskan menggunakan fitur ini sejak detik pertama dan setiap bagiannya harus memiliki rentang waktu selama 10 detik dan terdiri dari tiga timestamps. Setelah melakukan pengujian panjang untuk fitur ini, akhirnya YouTube menyatakan akan menerapkan “Chapters” secara permanen sejak 28 Mei lalu, baik di desktop ataupun perangkat seluler dengan Android dan Apple iOS.

 

 

Teks: Adjust Purwatama
Visual: Arsip thesamikhya.com

My Bloody Valentine Kritik Spotify Soal Lirik yang Salah

Di antara kalian pasti ada dong yang pernah memutar lagu di Spotify sambil menikmati fitur lirik yang disediakan. Lewat fitur ini, para pengguna Spotify bisa sambil bernyanyi sesuka hati. Tapi,...

Keep Reading

Patahan Imajinasi Masa Kecil di Nomor Terbaru Latter Smil

Latter Smil, duo asal kota Palu yang dihuni oleh Dian dan Eko, dipermulaan tahun 2022 ini kembali melepas karya teranyarnya bertajuk “Kalila”. Lewat single ini Latter Smil mencoba untuk memberikan...

Keep Reading

Perjalanan Skena Musik Ambarawa dalam Album Kompilasi They Hate Us

Terlihat dalam beberapa tahun terakhir, produksi album kompilasi skena musik lokal mulai kembali marak. Tercatat ada beberapa deretan kompilasi yang terbit pada setahun-dua tahun ke belakang, seperti Bikin Kompilasi: Bless...

Keep Reading

Dua Album Milik Semiotika Akhirnya Dilepas Secara Digital

Usai merilis album penuh bertajuk Eulogi, unit post-rock asal Jambi, Semiotika akhirnya merilis dua album terdahulunya Ruang (2015) dan album mini Gelombang Darat (2018) ke dalam format digital. Sementara album...

Keep Reading