Cerita Konflik dan Hubungan ala High Therapy

Unit Dub asal Tangerang, High Therapy, baru saja merilis single terbaru mereka yang berjudul “TV and Antenna” beberapa waktu kemarin. Hal ini juga turut digelar sebuah pemutaran video klip dari single ini yang diadakan di Sandwich Attack – Tangerang.

“TV and Antenna” adalah single kedua setelah “Bend Down ft. Agustin Oendari” yang akan masuk ke dalam album perdana mereka, judul dari album tersebut masih dirahasiakan, walaupun akan dirilis di tahun 2020 ini. High Therapy adalah Hajaradit dan Barirul, keduanya berperan sebagai producer, arranger dan juga songwriter.  Dalam single ini, mereka berdua mencoba untuk mengangkat tema yang bisa dibilang cukup personal.

“TV and Antenna adalah lagu yang gue buat sebagai ungkapan kepada seseorang, bercerita tentang hubungan dua individu yang sedang mengalami konflik tapi satu sama lain sama-sama tahu bahwa mereka saling saling menyelamatkan. Lagipula, lirik yang gue tulis di TV and Antenna cukup eksplisit untuk dimaknai sebagai ungkapan kepada seseorang. Tetapi, terlepas dari itu, gue akan selalu memberikan kesempatan bagi pendengar untuk menginterpretasikan lirik itu sendiri, mungkin bisa juga dikaitkan dengan hubungan individu dengan tuhan, orang tua, atau apapun itu.” Jawab Barirul.

Selain dari segi lirik, video klip dari single ini pun dikemas dengan sangat baik oleh Jovian Fraaije yang berperan sebagai video director dan editor dan turut dibantu oleh Ramski Putra selaku Drone Pilot, Aldhi Suharso selaku Line Producer, Zacky De Haydar selaku Behind The Scene dan diproduseri sendiri oleh Barirul. Dalam proses mengelola idenya, mereka secara lugas memberikan Jovian keleluasaan untuk menginterpretasikan lagu ini seperti apa yang dia pikirkan.

“Ini ide dari gue, laut menggambarkan bahwa personil sedang berada di ambang keputusasaan dan personil lain datang untuk menyelamatkan. Selebihnya gue pun memberikan kebebasan untuk penonton agar makna dari visual yang disajikan dapat lebih luas lagi dari interpretasi gue.” Jelas Jovian.

Konsep “simplicity” yang dirasakan ketika menonton videonya pun dapat membuat kita fokus kepada keduanya, baik musik ataupun visual. Dan sekarang TV and Antenna (music video) telah dapat dinikmati di kanal YouTube High Therapy, dan juga seluruh digital streaming platforms lainnya.

Teks: Adjust Purwatama
Visual: Arsip dari High Therapy

Cerita Iblis dan Manusia di Album Kedua Parakuat

Ranah musik elektronik di Indonesia selalu menarik untuk di simak, terlebih geliatnya di arus pinggir. Banyak seniman bunyi muncul dengan coraknya sendiri dan membawa hasil eksperimentasinya masing-masing. Ranah ini terus...

Keep Reading

The Jansen Persembahkan Album Ketiga

Usai melepas nomor “Mereguk Anti Depresan Lagi” yang cukup mencuri perhatian, The Jansen, trio punk rock dari kota hujan Bogor akhirnya meluncurkan album ketiganya bertajuk “Banal Semakin Binal” (29/7) dalam...

Keep Reading

EP Who Suffer?, Jalan Keluar Defy dari Kekacauan Pandemi

Grup metallic hardcore dari kota Palu, Defy, baru-baru ini telah meluncurkan sebuah album mini bertajuk Who Suffer?. Perilisan album ini juga sekaligus sebagai tanda berjalannya kerja sama antara Defy dan...

Keep Reading

Menuju Album Kedua, Modjorido Rilis Nomor "Bebal"

Usai memperkenalkan album perdana self-tittled di tahun 2021 lalu, grup musik dari Bali, Modjorido akhirnya kembali merilis karya teranyar. Kali ini unit yang dihuni oleh Rico Mahesi (Vocal & Guitar),...

Keep Reading