Cerita Hilang Arah Shonder di Nomor Perdananya

Terbentuk di saat pandemi membuat Shonder mengangkat tema frustrasi dalam nomor pertamanya. “Distance from Ardor”, lagu debutnya yang ditulis selama pandemi tersebut, mengungkap sebuah kesedihan yang dikemas dalam melodi dansa frustrasi, lagu ini mengisahkan tentang arah yang tiba-tiba saja hilang. Tanpa tahu tujuan yang jelas, tidak tahu harus berbuat apa hingga hampir tenggelam di pikirannya setiap malam. Pikiran tersebut pun terus menyeretnya semakin dalam hingga akhirnya berhenti secara perlahan karena dukungan yang berasal dari orang terdekat.

“Dalam lagu ini kami ingin mengungkapkan bahwa menjadi lebih gelap dan mengungkap kesedihan merupakan makna sesungguhnya dalam menjalani kehidupan. Tersesat dalam jalan yang belum terlihat ujungnya pun tak apa, karena semua orang pun pernah mengalaminya. Agar tidak hilang, yang dibutuhkan dari setiap insan adalah orang lain yang mampu mendengarkan apa yang ada di dalam isi kepalanya tanpa perlu takut dinilai salah oleh prasa yang menghakimi,” jelas Shonder dalam keterangan persnya.

Shonder sendiri terbentuk karena keresahan di setiap transisi masa pandemi yang dirasakan oleh setiap personelnya. Chairani Atichah (vokal), Hafidz F Kaliet (gitar) Dodi Adjie Koesnadi (gitar), dan Wildan Febriansyah Putra (bas) mengusung tema rok experimental berbalut noise dalam karya mereka. Beberapa unit shoegaze Jepang seperti Oeil, Seventeen Years Old of Berlin Wall, Luminousorange, For Tracy Hyde, dan Yuragi pun mereka jadikan referensi berkarya.

Band asal Depok ini memiliki arti sendiri di balik namanya. Shonder berasal dari kata “sounder” memiliki arti orang yang membuat bunyian lewat alat dan bisa memberi imajinasi para pendengarnya. Penambahan ‘H’ pada kata tersebut merupakan makna dari “hope” yang berarti harapan.

“Shonder pun menjadi sebuah harapan yang dialirkan lewat musik imajiner kepada para pendengar,” tulis mereka dalam keterangan yang sama.

Dalam waktu dekat, Shonder berniat untuk meluncurkan sebuah klip video untuk “Dinstance from Ardor”. Video yang mengambil gambar di Kota Osaka, Jepang tersebut disutradarai langsung oleh Hanafi Hastoworo.

Teks: Abyan Nabilio
Visual: Arsip dari Shonder

Gelisah Tak Punya Uang, MRNMRS Rilis Lagu Baru

“Money” merupakan judul dari nomor terbaru MRNMRS yang dirilis pada Kamis (2/12). Dalam lagu tersebut, trio asal Bandar Lampung tersebut mencoba mengangkat situasi dunia yang membuat para musisi seperti mereka...

Keep Reading

Rock In Solo Kembali Hadir dalam Format Bebeda

Setelah beberapa tahun vakum, salah satu festival musik rock raksasa yang berbasis di Jawa Tengah, Rock In Solo, akhirnya datang lagi di bulan Desember ini. Di tengah terpaan pandemi yang...

Keep Reading

Seperangkat Alat untuk Menopang Rumah Tanggamu dari Radiohead

Radiohead telah mengumumkan sekumpulan merchandise untuk mendukung promosi album kompilasi plus plus mereka, Kid A Mnesia. Beberapa barang dagangan band asal Inggris ini lumayan bisa dijadikan kado pernikahan untuk pengantin yang...

Keep Reading

The Hauler Rawk yang Bangkit dari Reruntuhan Palu

Bicara soal musik di Kota Palu ternyata bukan lah mantan wakil wali kotanya saja. Kota tersebut juga menjadi tempat bersemayam banyak pembawa musik keras yang aktif mengeluarkan karya. Setelah sebelumnya...

Keep Reading