Buku Terbatas dari Sang Mendiang Janis Joplin

Belum kafah rasanya jika mendaku sebagai penggemar musik blues tanpa mengetahui tentang bagaimana perjalanan sosok musisi bernama Janis Joplin. Begitu banyak hal yang bisa kita telisik tentang musisi perempuan yang tutup usia di umur 27 itu. Besar dalam derap generasi bunga yang mendambakan segala bentuk kebebasan tentu akan banyak cerita menarik yang melingkari kehidupannya.

Baru-baru ini Genesis Publications dan the Janis Joplin estate telah mengumumkan buku edisi terbatas berjudul “Janis Joplin: Days & Summers”. Buku ini dijadwalkan akan rilis pada Maret 2021 tahun depan. Buku setebal 256 halaman ini setidaknya merangkum pelbagai macam peristiwa yang dialami oleh Janis Joplin pada kurun waktu tahun 1966-1968. Berawal dari memo yang ditulis tangan oleh Janis Joplin sendiri, buku ini akan menghadirkan cerita yang begitu personal. Ia membuat catatan pribadi tentang kebangkitannya yang meroket menjadi terkenal juga catatannya tentang berkembangnya budaya tandingan tahun 1960-an dimana ia menjadi peran utama dalam sekelumit ledakan budaya tanding yang dipelopori oleh generasi bunga itu. 

“Sebagai bintang rock wanita pertama yang mempesona pendengar dengan suaranya yang kuat dan gayanya yang garang, hanya sedikit musisi yang memiliki status ikonik yang sama dengan Janis Joplin. Sekarang, lembar memo pribadi Janis terungkap untuk pertama kalinya, disusun antara 1966-1968, saat penyanyi itu menemukan bintangnya sedang naik daun” tulis Genesis Publications dalam websitenya.

Selain sebagai penyanyi, Janis juga adalah orang yang rajin mengoleksi pernak-pernik. Selama karir bermusiknya yang terbilang pendek itu, Janis kerap mengumpulkan poster, suvenir, kliping pers, foto dan catatan. Lebih dari 50 tahun kemudian, lembar catatan Janis terungkap untuk pertama kalinya, dan dalam buku ini lah semua catatannya tersebut terangkum apik nan terasa begitu personal. Buku ini dibanderol dengan harga yang lumayan, yaitu £ 295 atau setara Rp. 5.621.000. 

foto buku janis joplin

Tak hanya catatan pribadi milik Janis saja, namun buku inipun ditulis dengan catatan tambahan oleh orang-orang yang benar-benar mengenal Janis. Teks mendalam buku ini memberikan kisah baru yang menarik tentang kehidupan sang penyanyi. Grace Slick  memberi kata pengantar dan diberi kata penutup oleh Kris Kristofferson. Tercatat ada beberapa kontributor penting dalam buku ini, diantaranya tulisan dari rekan seband Janis, Big Broother Peter Albin dan Dave Getz, anggota band psychedelic gaek ‘Jefferson Airplane’ Jack Casady dan Jorma Kaukonen, musisi Mick Fleetwood, Chrissie Hynde, Taj Mahal, Jimmy Page, serta saudara kandung Janis, yaitu Laura dan Michael Joplin.

Selain tulisan dari konntributor, ada juga tokoh lain yang diwawancara secara eksklusif dalam buku ini, diantaranya pemilik ‘Woodstock Festival’ Michael Lang, seniman Amerika Stanley Mouse, penulis Richard Goldstein dan David Dalton, ditambah fotografer Rock legendaris Henry Diltz, Bob Gruen dan Elliot Landy. Nama Days & Summers sendiri adalah nama yang diberikan oleh Janis Joplin sendiri pada salah satu memo yang ia simpan selama masa sekolah menengahnya. 

Begitu banyak sosok penting yang terlibat dalam buku ini bukan? Hal itu tak aneh terjadi mengingat Janis Joplin adalah sosok yang tak hanya berbakat di ranah tarik suara, namun juga memiliki kemampuan untuk bergaul dengan siapapun. Ia adalah musisi yang mungkin paling dicintai oleh orang-orang yang tumbuh di generasi bunga. Janis Joplin lahir di Port Arthur pada 19 Januari 1943 dan meninggal di Los Angeles pada 4 Oktober 1970 pada umur 27. Tutup usia di umur yang terbilang masih muda tentu akan begitu banyak catatan penting yang melingkupi dirinya. Barangkali kalian akan menemukan kisah tersembunyi lainnya dalam buku ini. Terlebih buku ‘Janis Joplin: Days & Summers’ menampilkan berbagai macam arsip yang sebelumnya tidak pernah dirilis ke publik.   

Untuk pemesanan maupun informasi yang lebih jauh kalian dapat mengakses laman janisjoplinbook.com          

foto buku janis joplin

Teks: Dicki Lukmana
Visual: Arsip dari Janisjoplinbook.com

The Box Perkenalkan Formasi Baru Lewat Live Session

Pandemi yang sudah berlangsung selama dua tahun ini telah membuat kita semua kembali dari awal. Menyusun ulang rencana dan mulai menata kembali langkah-langkah yang akan diambil. Kini industri sudah mulai...

Keep Reading

Sajian Ska Berbeda dari Slowright

Slowright, unit ska dari kota Malang baru-baru ini telah melepas album mini teranyarnya bertajuk Believe. Dirilis oleh label rekaman yang bermarkas di Yogyakarta, DoggyHouse Records, lewat rilisannya kali ini Slowright...

Keep Reading

Zizi yang Menyapa Kampung Halaman Lewat Hometown Tour

Setelah menyelenggarakan showcase perdananya yang bertajuk Unelevated Intimate showcase di Bandung pada akhir Februari lalu. Kini, Zizi kembali ke rumah tempat ia tumbuh dan menemukan passion terbesar dalam dirinya. Ia...

Keep Reading

Realita Kaum Pekerja di Nomor Kolaborasi Dzulfahmi dan Tuantigabelas

Dzulfahmi, MC dari kolektif Def Bloc dan Dreamfilled yang bermukim di Jakarta baru-baru ini (6/5) telah memperkenalkan karya terbarunya bertajuk “Rotasi”. Lewat rilisannya kali ini Dzulfahmi menggaet salah satu nama...

Keep Reading