Bukti Loyalitas Swinging Friends dan Insurgent Army

Bagaimana jadinya bila dua fanbase dari dua band besar bersatu membentuk sebuah perhelatan? Jawabannya mungkin akan tergambar bila kalian mengunjungi acara Swing N Roll pada hari Sabtu 15 Juni 2019, di Moxy Hotel, Bandung tempo hari. Ini adalah sebuah hasil kolaborasi dari Swinging Friends dan Insurgent Army, dua kelompok penggemar, yang menghadirkan Mocca dan The SIGIT. Konser tersebut tergolong cukup meriah karena berhasil menjual habis tiket sebanyak dua ratus buah.

“Semuanya diawali dari pertemuan ketua Swinging Friends dan Insurgent Army di sebuah acara. Lalu keduanya melihat sebuah arsip poster yang salah satu penampilnya adalah Seurieus feat. Arina, vokalis Mocca. Sebenarnya itu adalah wacana tidak serius saja, namun anggota yang lain serius dalam menanggapinya, dan mencoba memulai dengan membuat video mash up lagu The Object of My Affection dan All the Time untuk Youtube. Dan acara Swing N Roll ini adalah semacam acara puncak dari rangkaian kolaborasi dari Swinging Friends dan Insurgent Army,” jelas Dita, seorang panitia Swing n Friend saat ditanya perihal proses penggarapan acara yang mulai digarap sejak Maret 2019 tersebut.

Acara dimulai dengan menampilkan Mocca terlebih dahulu. Penonton sudah duduk secara rapi. Lagu bertajuk Bandung didapuk sebagai pembukaan, lalu disusul oleh tembang-tembang pilihan semisal Imaginary Girlfriend, Tanda Tanya, serta Changing Fate. Pada nomor berjudul Happy, Arina Ephipania sang vokalis memanggil anak dari Aditya Bagja, pemain bas The SIGIT. Dia berhasil tampil berani di atas panggung, hanya saja tanpa mengeluarkan secuil kata pun.

Seluruh penonton serentak berdiri ketika Rekti Yoewono memerintahkannya. Dia juga turut berduet dengan Mocca untuk membawakan lagu Save Me milik The SIGIT dan tembang You and Me Against the World milik Mocca. “Dulu Riko (gitaris Mocca), pernah bilang kalau lagu ini terinspirasi dari stiker motor,” kata Rekti sebelum memperdendangkan Do What You Wanna Do. Saat itu, dia berhasil memberikan sentuhan vokal ciamik untuk tembang-tembang menawan tersebut. Dan setelahnya, acara rehat sejenak untuk memberi waktu The SIGIT supaya melakukan set up alat.

Begitu selesai, tiba giliran mereka main. Penonton kali ini bertindak lebih liar. Lantai dansa dipenuhi oleh para hadirin yang saling menubrukkan diri. Mengintip dari catatan songlist mereka, nomor pertama bertajuk Détourné dan Let the Right One In adalah lanjutannya. Deduanya adalah jagoan dari album Detourn yang dirilis tahun 2013.

Lagu berikutnya semisal Tired Eyes dan Alright dibawakan dengan sempurna, meski sepertinya ruangan di Rooftop Moxy tersebut memiliki masalah dalam soal akustik ruang, sehingga sound keluar tidak sempurna. Arina tampil lagi untuk berduet dengan The SIGIT. Nowhere End adalah yang pertama dibawakan. Lalu, Arina dan Rekti berhasil memandu hadirin untuk bernyanyi bersama lagu romantis bertajuk Owl and Wolf.

Setelah lagu penutup yaitu Black Amplifier, rupanya acara belum benar-benar berakhir. Teman-teman jebolan dari Kelas Mocca rupanya juga turut mengisi panggung. Mereka juga mengajak seluruh personil dari The SIGIT dan Mocca untuk menyanyikan tembang All the Time dan Living New York milik The SIGIT, pertunjukkan mereka semua saat itu persis seperti penutupan acara kabaret.

Acara Swing N Friend membuktikan bahwa Mocca dan The SIIGT memiliki fanbase yang kuat dan solid. Kebesaran sebuah band memang dapat dibuktikan dari hal-hal semacam itu. Yang terpenting, di gelaran tersebut juga dapat dilihat secara jelas, bahwa tanpa penggemar loyal, sebuah band tidak akan mampu berkutik dalam menghadapi arus deras perkembangan zaman. (*)

Teks: Rizki Firmansyah
Foto: Jovy Akbar

Merayakan Festival Industri Kreatif Tahunan Selama Tiga Pekan

M Bloc Fest merupakan festival industri kreatif tahunan yang kali ini menampilkan beberapa bidang seperti musik, seni, desain dan literatur yang diadakan oleh M Bloc Entertainment. Ajang ini sekaligus merayakan...

Keep Reading

Album Naif Bocor?!

Dan terjadi lagi.. Ya, terjadi lagi kabar yang cukup mengejutkan: album dibocorkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Hal ini datang dari unggahan instastory mantan drummer Naif, Pepeng, yang menuliskan...

Keep Reading

Teror Dari Tore Up

Memasuki 2022, satuan Violent/Chaotic Hardcore yang tergabung dalam Tore Up melepas peringatan dalam bentuk 2 track tergelapnya. Adalah “Drowning” dan “Nothingness” yang menjadi semacam perkenalan sekaligus awal perjalanan mereka mengarungi...

Keep Reading

Penanda 2 Dekade Berkarya; St.loco Rilis Nirmala

Lama tidak terdengar memberikan rima yang membuat kancah musik tanah air bergetar, St.loco akhirnya menghembuskan kabar baik. Telah banyak yang mereka gores ke dalam lembaran kertas, tentang perjalanan panjang, dan...

Keep Reading