Bukti Keseriusan Ghaniyya Ghazi di Dunia Musik

Apa kabar semua? Pastinya baik dong. Tapi tidak dengan kondisi negara kita yang setiap harinya masih saja berkutat dengan persoalan wabah Covid-19. Cukup miris memang melihat keadaan yang ada, di satu sisi beberapa orang perlu melanjutkan roda kehidupan agar dapur terus mengebul, beberapa lainnya terus berjuang agar virus yang ada segera hilang. Seperti biasa, tak lelah untuk mengatakan kalau kesadaran kolektif sangatlah diperlukan, agar semuanya bisa kembali normal. Untuk musik sendiri, memang belum ada himbauan untuk bisa kembali menjalankan konser. Tapi bukan berarti pengkaryaan juga harus diam dan tidak ada apa-apa. Untungnya, di negeri ini, para musisi baik itu yang baru ataupun lama, semuanya kembali ke arena. Memberikan segala bentuk karya yang segar. Selalu saja ada nama baru yang sangat menarik hati. Bahagia bila selalu mendengarkan banyak musik baru dari segala penjuru negeri. Salah satu yang baru saja merilis karya adalah Ghaniyya Ghazi.

Ghaniyya Ghazi Derisa Yuzareta atau yang dikenal sebagai Ghaniyya Ghazi adalah dara muda berusia 18 tahun yang senang dengan dunia musik sejak dirinya masih kecil. Solois asal Jakarta ini pun membuktikan kecintaanya dengan rilisnya banyak lagu hasil dari cipta kerjanya seorang diri. Secara garis besar, dirinya mencoba untuk menuangkan berbagai nuansa kehidupan beserta perasaan-perasaan yang mengikuti perjalanan hidup tersebut. Tak hanya lihai dalam hal menyanyi dan mencipta, dirinya juga dikenal sangat akrab dengan berbagai instrumen musik seperti gitar, ukulele, dan piano. Selain itu, dia juga pandai dalam menari. Sosok yang multi talenta ya! Dari berbagai keahlian ini, sudah dipastikan bahwa dirinya sangatlah cinta dengan dunia musik, atas dasar itu pun maka tak heran bila dia bisa membuat banyak lagu dalam waktu yang sangat singkat.

Menyoal perjalanan kariernya, Ghaniyya mengawali semuanya di sebuah pentas seni di beberapa sekolah, universitas, dan juga banyak kota besar yang ada di Indonesia. Selain itu Ghaniyya juga tercatat pernah mengisi berbagai acara maupun interview di beberapa radio dan juga beberapa acara di stasiun televisi, salah satunya dalam program Tonight Show di Net TV. Di sana, Ghaniyya berkesempatan untuk membawakan single keduanya yang berjudul “The Reason Why”. Selain itu, sebagai musisi pendatang baru, Ghaniyya juga mendapat kesempatan yang sangat berharga bagi kariernya, yaitu tampil dalam malam penutupan pesta ajang olah raga asia atau Asian Games ke-18 Di Palembang, Sumatera Selatan.

“Jujur being in the music industry Indonesia rasanya cukup susah. Ada sakit hatinya,ada tersinggungnya, ada susah payahnya. Awalnya juga aku kaget pertama kali terjun, apalagi usia aku masih muda banget (16 tahun). Jadi ya sempet ada mental breakdown dll. Tapi dijadiin pelajaran aja. Jalanin aja dengan ikhlas. Karena yang namanya kerja keras pasti akan ada hasil. Asal ga hilang harapan aja.” Tutur Ghaniyya menceritakan awal mula dirinya terjun ke dunia musik.

Album Cover Ghaniyya Ghazi - Stay Home

Setelah melanglang buana di berbagai perhelatan, kali ini giliran dirinya untuk melanjutkan kehidupan bermusiknya. Hal itu ditandainya dengan rilisnya sebuah EP berjudul “Stay Home” beberapa waktu kemarin. Di sini, para pendengar akan disuguhkan karakter kuat dari suara khas milik Ghaniyya yang dengan apik membawakan berbagai lagu yang memiliki lirik berbahasa Inggris. Oh ya, yang menarik dari EP ini adalah, semua proses mulai dari penulisan lirik, penciptaan nada, hingga perekaman, dilakukannya seorang diri selama masa swakarantina di 3 bulan kemarin. Di EP ini, dirinya banyak bercerita perihal cinta, yang mana berbagai perasaan bercampur menjadi satu ketika seseorang merasakan hal tersebut. Dan yang membuat EP menjadi lebih baik lagi adalah jenis musik yang diusung olehnya, membawakan folk alternative yang sendu dan lembut, EP ini sangat cocok didengarkan ketika kita ingin bersantai, pun dalam kondisi apapun.

“Sebenarnya aku ga milih genre atau apa. Aku suka sama semua genre jadi tergantung aku ciptain lagu aja keluarnya gimana. Tapi mungkin untuk kebanyakan single aku lebih banyak genrenya lebih ke rnb/alternative.” Tuturnya lagi.

Terdapat 3 single didalamnya, yaitu “Beautiful War” yang menceritakan tentang konflik antara orang yang kita sayangi yang akhirnya memberi pelajaran dalam hidup kita, “A Lovely Life” menceritakan tentang proses move on dalam segala hal di hidup kita, “Stay Home” menceritakan tentang usaha untuk bertahan dalam hidup tanpa bersosialisasi. Setiap komposisi di dalam EP pertamanya ini dikemas sedemikian rupa sehingga mampu menyampaikan pesan yang terdapat didalam setiap single nya kepada pendengar maupun penikmat musik di masyarakat luas. Dan Ghaniyya berharap EP pertama yang ia luncurkan dapat berkesan untuk para pendengarnya serta dapat menginspirasi Ghaniyya untuk membuat karya yang lebih banyak kedepannya.

“Di EP ini adalah cerminan dari hidup aku berdasarkan pengalaman pengalaman yang udah aku alamin. Salah satu cerita yang penting di EP ini adalah proses moving on. Baik itu dalam hal cinta, beranjak menjadi lebih dewasa, menghadapi orang yang berbeda dan lain-lain.” Tutupnya.

Buat kalian yang sedang mencari musik baru dengan nuansa baru. Kami sangat merekomendasikan EP ini. Coba dengarkan dan resapi. Selamat mendengarkan.

Teks: Adjust Purwatama
Visual: Arsip dari Ghaniyya Ghazi

Cerita Iblis dan Manusia di Album Kedua Parakuat

Ranah musik elektronik di Indonesia selalu menarik untuk di simak, terlebih geliatnya di arus pinggir. Banyak seniman bunyi muncul dengan coraknya sendiri dan membawa hasil eksperimentasinya masing-masing. Ranah ini terus...

Keep Reading

The Jansen Persembahkan Album Ketiga

Usai melepas nomor “Mereguk Anti Depresan Lagi” yang cukup mencuri perhatian, The Jansen, trio punk rock dari kota hujan Bogor akhirnya meluncurkan album ketiganya bertajuk “Banal Semakin Binal” (29/7) dalam...

Keep Reading

EP Who Suffer?, Jalan Keluar Defy dari Kekacauan Pandemi

Grup metallic hardcore dari kota Palu, Defy, baru-baru ini telah meluncurkan sebuah album mini bertajuk Who Suffer?. Perilisan album ini juga sekaligus sebagai tanda berjalannya kerja sama antara Defy dan...

Keep Reading

Menuju Album Kedua, Modjorido Rilis Nomor "Bebal"

Usai memperkenalkan album perdana self-tittled di tahun 2021 lalu, grup musik dari Bali, Modjorido akhirnya kembali merilis karya teranyar. Kali ini unit yang dihuni oleh Rico Mahesi (Vocal & Guitar),...

Keep Reading