Bottlesmoker Hadirkan Konser Bersama Tanaman

Tak ada habisnya bila kita membahas duo yang satu ini. Perjalanannya pun sangat menarik untuk disimak. Duo Bottlesmoker yang terdiri dari Anggung Suherman (Angkuy) dan Ryan Adzani (Nobie) dikenal luas dengan musik instrumental elektronika eksperimental yang mereka ciptakan. Terlebih, semua musik yang mereka hadirkan banyak terinspirasi dari bebunyian khas Indonesia dan juga Asia Tenggara. Menggabungkan techno dengan tribal, suasana pasifik, psychedelic hingga musik ambient. Mereka pun sering tampil di festival internasional, dari mulai Laneway Festival, Transmusicales, Big Mount Music Festival, Zandari Festa dan masih banyak lagi. Beberapa waktu lalu masih segar diingatan tentang sebuah album apik hasil kolaborasi mereka dan juga Stars and Rabbit yang berjudul “Pieces That Fit”. Lalu berlanjut lagi dengan kegiatan mereka untuk menjamah segala kemungkinan baru dalam hal bebunyian melalui perjalanan yang mereka beri nama “Soundscape”. Dan yang paling terakhir adalah gubahan lagu milik Mondo Gascaro yang berjudul “Naked”.

Setelah menjalani konser di Chiangmai, Thailand, pada 31 Januari hingga 2 Februari kemarin. Tahun ini Bottlesmoker akan menggelar sebuah konser unik di Bandung. Kenapa unik? Sebab konser yang diberi nama Plantasia ini merupakan sebuah perhelatan yang akan dihadiri oleh tanaman. Di sini benar-benar tanaman ya. Angkuy dan Nobie akan mempraktikkan hasil penelitian yang mereka lakukan mengenai pengaruh musik terhadap tumbuh kembang dari tanaman, dan mengadaptasi pola musik yang bisa meningkatkan pertumbuhan tanaman, kesuburan, warna daun, sel dan lain sebagainya. Konsep pertunjukan ini merupakan bagian dari program eksperimen Bottlesmoker, di mana sebelumnya mereka sering melakukan pertunjukan yang tidak biasa. Seperti sound bath, sound healing, ecstatic dance hingga Plantasia yang akan digelar tanggal 25 Juli 2020.

Bekerjasama dengan Lou Belle Space, sebagai ruang kreatif di Bandung, Bottlesmoker akan membuat komposisi khusus yang bisa berpengaruh terhadap tanaman. Hasil penelitian dari beberapa peneliti tentang pengaruh musik untuk tanaman ini akan dimainkan secara live. Komposisi musik seperti musik natural, musik klasik, elemen string, pola repetitive, hingga frekuensi suara tertentu untuk meningkatkan kesuburan tanaman. Konser Plantasia mengikuti protokol pencegahan Covid-19, oleh karena itu pemilik tanaman tidak bisa ikut menonton konser. Pemilik hanya bisa menitipkan tanamannya dan bisa mengakses video streaming secara private. Sehingga pemilik tetap bisa mengawasi tanamannya selama konser. Konser Plantasia hanya bersifat offline, karena tanaman akan menangkap getaran dari musik secara langsung. Konser ini tidak dipertunjukan secara online untuk publik. Jika tanaman kamu ingin ikut berpartisipasi di konser ini, segera menghubungi Bottlesmoker karena peserta tanamannya terbatas. Sejauh ini, Bottlesmoker hanya membatasi jenis tanaman rumahan saja.

“Sebelumnya kami sudah eksplorasi pada tumbuh-tumbuhan sebagai sumber bunyi, di Konser Plantasia ini kami ingin memberikan timbal balik kepada tumbuh-tumbuhan khususnya tanaman dengan menyajikan konser musik yang bisa membuat mereka bahagia” tutur Angkuy.

“Tanaman memiliki sensitivitas yang tinggi juga, ia bisa merespon banyak hal termasuk musik. Konser Plantasia ini menjadi bagian dari program Bottlesmoker untuk terus eksplorasi pada musik di lingkungan sekitar” tutur Nobie.

poster plantasia

Teks: Adjust Purwatama
Visual: Arsip dari Bottlesmoker

Turbokidz Merilis Album Perdana Dalam Format Compact Disc

Setelah dirilis dalam format digital pada akhir tahun 2022 lalu, Turbokidz kini menghadirkan album perdananya, Oranye, dalam format compact disc (CD).  Tersedia di pasaran mulai 25 Januari 2023 sebagai lanjutan...

Keep Reading

Endgrave Merilis Ode Bagi Jiwa Yang Tidak Pernah Tenang

Endgrave adalah band yang terbentuk pada pertengahan 2022. Semua bermula saat Singgi dan Petra meramu musik dengan mengemas riff-riff gitar yang terbilang tidak biasa. Beragam karakter mulai dari Hardcore, Deathcore,...

Keep Reading

Single Dan Formasi Terbaru Pillhs Castle

Mengubah formasi dari duo menjadi kuintet, dan sebelumnya telah merilis single ‘Moment’, Pillhs Castle yang diisi oleh Nando Septian (vokal), Torkis Waladan Lubis (gitar), Tama Ilyas (gitar), Willy Akbar (bass),...

Keep Reading

Debut Album Resign Leader

Dari Makassar, unit punk rock Resign Leader belum lama ini merilis debut album ‘Sniffing Tears For The Other Bills’. Album yang digarap cukup panjang dan serius ini berisi 12 nomor...

Keep Reading