Split Album Lintas Genre dari Bleach dan The Couch Club

Berada di kota yang sama, Bandung, Kuartet hardcore potensial Bleach dan unit hip hop The Couch Club baru-baru ini telah resmi melepas split album bertajuk Intermezzo. Dalam album pendek berisi 5 trek ini mereka mencoba mengeksplorasi musik meskipun dalam arena genre yang berbeda.

Dirilis oleh label asal Jakarta, La Munai Records, inisiasi pembuatan split album ini bermula dari keinginan kedua grup untuk menghadirkan format musik yang berbeda.  Vai Siagian dari The Couch Club mengatakan kolaborasi ini merupakan bentuk yang kini digandrungi oleh banyak band atau musisi untuk saling tukar audiens dan melebarkan karyanya ke para pendengar yang lebih luas.

“Tujuannya biar kalo berkarya apapun itu nggak kepatok sama genre, gaya atau pembawaan yang udah kebentuk dari sananya.” Terang Vai melalui keterangan pers. “Sekarang dari yang kita lihat emang jamannya orang-orang kolaborasi sana sini dengan tujuan cross audience, biar yang nikmatin hiphop/ RnB-nya The Couch Club bisa lebih luas, yang nikmatin hardcore-nya Bleach juga begitu. Siapa tau dari kolaborasi ini bisa memperluas pendengar kita. Bisa menambah audience lebih ke mana mana lagi” lanjutnya.

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Les Siebon (@les_siebon)

Sementara Kevin dari Bleach menambahkan bahwa inisiasi ini memiliki keunikan tersendiri mengingat kedua band memiliki genre yang berbeda.

“Sebenernya karena unik aja, karena dari kedua band itu genrenya aja udah beda” tambahnya.

Bleach yang kini dihuni oleh Michael Sippa?n (vokal), Kevin Raf Sanjani (gitar), Krisna Rinaldi (gitar), Axel Siagian (bas) dan Luthfi (drum) setidaknya menghadirkan dua nomor orisinil, yakni; “Domination” dan “Thru Despair & Confusions”, sementara The Couch Club mempersembahkan “It’s Me Again” dan “Hunky Louie/ Bugger Off”.

Selain menghadirkan karya orisinil masing-masing, Bleach dan The Couch Club juga menghadirkan nomor ekperimentasi kedua band bertajuk “Intermezzo”.

Split album Intermezzo sudah bisa dingarkan secara digital per Jumat (10/12) kemarin. Sebelumnya mereka juga telah merilis format kasetnya yang dirilis lebih dulu, tepatnya sepekan sebelum perilisan digitalnya.

Teks: Dicki Lukmana
Visual: Arsip dari Bleach dan The Couch Club

Rayakan Dua Rilisan Baru, Extreme Decay Siapkan Pertunjukan Spesial

Sebagai pesta perayaan atas dua rilisan anyar mereka. Sekaligus mengajak Dazzle, TamaT, dan To Die untuk ikut menggerinda di kota Malang. Extreme Decay bersama Gembira Lokaria mempersembahkan konser showcase spesial...

Keep Reading

Disaster Records Rilis Album Debut Perunggu dalam Format CD

Pandemi yang sudah berlangsung selama lebih dari dua tahun ini memang membuat segala recana menjadi sulit terwujud. Namun bukan berarti berbagai kendala yang ada menyurutkan semangat para musisi untuk terus...

Keep Reading

Efek Rumah Kaca Bawakan Ulang Lagu Candra Darusman

Candra Darusman, Signature Music Indonesia dan demajors merilis album kompilasi yang menampilkan karya-karya Candra Darusman: seorang musisi, pencipta lagu, penyanyi dan pemerhati hak cipta Indonesia. Kompilasi ini mengedepankan Efek Rumah...

Keep Reading

Ketika BLCKHWK Gambarkan Sisi Alami Sifat Manusia

Di awal tahun 2022 ini, BLCKHWK telah melepas album debutnya bertajuk Decomposing Rotting Flesh. Untuk memperpanjang nafas album, baru-baru ini unit yang dihuni oleh Arison Manalu (vokal),  Billy Rizki (gitar),...

Keep Reading