Bersenang-senang di Album Binar Wajah Sebaya

“Binar Wajah Sebaya” adalah mini album terbaru milik grup fuzz-rock Morfem yang baru saja dilepas beberapa waktu kemarin. Sebelum itu terjadi, mereka terlebih dahulu membuat heboh jagat dunia maya dengan menghadirkan sebuah videoklip animasi dari judul lagu yang sama dengan mini album tersebut. Single yang dirilis secara spesial itu adalah tanda awal yang mereka keluarkan  perihal akan rilisnya mini album baru tersebut. Single yang berjudul sama dengan mini album terbaru mereka ini menghadirkan visual apik bergaya animasi penuh warna dan karakter absurd nan lucu yang memperlihatkan imajinasi tanpa batas dari sang empunya lagu. Di keseluruhan mini album ini, mereka masih terus mendengungkan ciri khas karakter sound khas Morfem yaitu gitar fuzz yang berisik, sensibilitas pop dalam balutan indie rock, dan juga ditemani lantunan lirik berbahasa Indonesia dengan diksi cantik yang memperlihatkan kesan romansa tanpa ada kata cinta yang masuk satu kata pun.

Secara keseluruhan, mini album ini seperti menceritakan kisah asmara dari dua sosok yang sedang merasakan untuk pertama kalinya rasa suka terhadap lawan jenis, yang tentu saja mereka tidak tahu kenapa hal itu terjadi, dan apa yang harus dilakukan selanjutnya. Rasa bingung itulah yang menghadirkan imajinasi makhluk-makhluk absurd yang terdapat di visual mini album ini. Musik di mini album “Binar Wajah Sebaya” ini pertama kali digubah oleh Pandu Fuzztoni (gitaris), lalu Jimi Multhazam (vokal) merespon dengan lirik dan lagunya. Aransemen digarap langsung bersama Yusak Anugerah (bass) dan Freddie Alexanders Warnerrin (drum).

Terselip catatan mengapa mereka memilih untuk merekam kembali lagu-lagu lama mereka. Yaitu, karena tidak puasnya mereka berempat dengan hasil rekaman yang sebelumnya. Lalu, konsep di album Binar Wajah Sebaya pun ditujukan sebagai penyejuk atmosfer dari suasana panas yang dihadirkan oleh mini album sebelumnya, yaitu Apapun Dilibas yang dirilis dalam bentuk kaset pada tahun 2019 kemarin.

Untuk lirik dari keseluruhan yang ada, sudah pasti sang vokalis Jimi yang bertanggung jawab. Masih seperti biasa, yang dihadirkan pasti sesuatu yang akhirnya membuat Morfem menjadi beda dari yang lainnya. Sosok Jimi dalam menulis lirik sudah tak bisa dipungkiri lagi keahliannya, dirinya jelas tahu betul bagaimana menghadirkan diksi-diksi cantik nan peka dengan banyak hal yang ada di sekitar, tapi dibalut dengan sudut pandang dirinya yang berbeda. Dia bisa dibilang adalah salah satu penulis lirik yang dimiliki oleh negeri ini. Kamus berbahasanya pun tak main-main, sering kali kita membaca lirik yang memiliki makna kuat dari apa yang dibuatnya. Terlebih lirik yang dihadirkannya bertemu dengan jenis musik fuzz-rock, hasilnya adalah sesuatu yang memikat dan tak bosan untuk didengarkan. Apapun yang dibuat oleh Jimi, dia bisa dengan sangat baik menghantarkan dan menerjemahkan berbagai geliat persoalan pribadi hingga lingkungan sekitar. Yang paling penting adalah, dia selalu memberikan nuansa khas masa muda.

Walaupun mereka memainkan jenis fuzz-rock, tapi cita rasa pop dari mereka sangatlah kuat. Kenapa bisa begitu? Coba saja dengar lagu Tidur Di Manapun Bermimpi Kapanpun, Rayakan Pemenang, hingga yang paling baru adalah Binar Wajah Sebaya. Semuanya pasti sangat mudah untuk diingat dan dihafalkan. Walaupun di mini album ini hanya ada satu lagu baru, tapi tak ada salahnya untuk mendengarkan kembali keempat lagu yang memiliki aransemen baru dari yang ada sebelumnya.

Sebelumnya, Morfem berencana akan menggelar sebuah tur untuk mempromosikan mini album Binar Wajah Sebaya yang diedarkan oleh Ten.Us Yogyakarta. Namun, nasib berkata lain. Akibat adanya wabah CoVid-19 saat ini, semua hanya bisa dilakukan di rumah saja secara daring. “Ya, kita menyikapinya dengan cara viral saja. Juga fokus di merchandise dan bisnis sampingan lain. Paling berat sih tim produksi. Bagusnya kru kami cabutan dari band lain, jadi tidak tetap. Paling tidak jika ada ajakan online gig kita akan berusaha melibatkan tim produksi walau hanya sebagian,” jelas Jimi akan kondisi rumit sekarang yang berpengaruh terhadap bandnya. Menyiasati promonya, Morfem pun melakukan kampanye dengan menggunakan tagar #NgejamBarengMorfem #morfemchallenge di Instagram.

Berikut daftar lagu yang ada di mini album “Binar Wajah Sebaya”

  1. Binar Wajah Sebaya
  2. Tiba-tiba Terjadi
  3. Bocah Cadel lampu Merah
  4. Planet Berbeda
  5. Senjakala Cerita

Efek Rumah Kaca Bawakan Ulang Lagu Candra Darusman

Candra Darusman, Signature Music Indonesia dan demajors merilis album kompilasi yang menampilkan karya-karya Candra Darusman: seorang musisi, pencipta lagu, penyanyi dan pemerhati hak cipta Indonesia. Kompilasi ini mengedepankan Efek Rumah...

Keep Reading

Ketika BLCKHWK Gambarkan Sisi Alami Sifat Manusia

Di awal tahun 2022 ini, BLCKHWK telah melepas album debutnya bertajuk Decomposing Rotting Flesh. Untuk memperpanjang nafas album, baru-baru ini unit yang dihuni oleh Arison Manalu (vokal),  Billy Rizki (gitar),...

Keep Reading

Karya Baru dan Rangkaian Tur Musik Isman Saurus

Di sekitar akhir 2021 lalu, solis asal Lumajang Jawa Timur, Ismam Surus telah melepas album penuh bertajuk Orang Desa. Sebagai rangkaiannya, di tanggal 24 Maret lalu ia telah melepas sebuah...

Keep Reading

Nuansa Anime di Karya Terbaru Moon Beams

Inspirasi untuk membentuk sebuah band bisa datang darimana saja, termasuk dari sebuah  anime. Jika kalian pernah menonton anime lawas berjudul BECK tentu tak akan asing dengan original soundtrack-nya bertajuk Moon...

Keep Reading