Begini Jadinya Jika 3 Konten Kreator Bikin Band

Seruan jargon bertebaran di layar handphone, dan di papan reklame kota, mereka menyerukan kalimat yang biasa saja seperti “Hidup akan Baik-Baik Saja”,” Esok akan Cerah”, “Bad Day Pasti Berlalu”, dengan maksud menghibur atau menenangkan, alih-alih beban hidup berkurang, justru mulut dan hati menggerutu bahwa kalimat tersebut nampak basi seperti pepatah orang asing yang tidak paham akar permasalahan kita. Namun dalam kondisi manusia di titik terendah terkadang jargon-jargon diatas akan terasa sangat bermakna, setidaknya itu pengalaman saya.

Gelombang Pop Punk, yang belum redup dan semakin terang baru-baru ini dimeriahkan oleh tiga orang konten kreator YouTube yang sudah dikenal khalayak luas melalui proyek musik segar bernama “Anarcute” mereka adalah Kery Astina (Vokal, Bass), Hafizh Joys (Gitar), dan Nobita (Drum), Anarcute melesatkan single pertamanya bertajuk “Dunia belum Berakhir” sebuah lagu dengan lirik yang lugas menyampaikan pesan untuk setiap orang agar tidak mudah menyerah dengan kondisi apapun. Kery (Vokal, Bass) menuturkan bahwa ‘Dunia Belum Berakhir’ bercerita tentang orang yang sudah berusaha namun belum juga membuahkan hasil dan masih berjuang. Lagu ini juga bisa jadi pengingat buat kita untuk percayai apa yang kita perjuangkan dan perjuangkan apa yang kita percayai,”

Perbedaan kota domisili antar tiga personil nyatanya tak membuat Anarcute padam semangat untuk menghasilkan sebuah karya. Kesamaan visi dan misi untuk bermusik membuat mereka tetap yakin dengan apa yang dijalani. Anarcute mencoba meraih satu persatu mimpi mereka dari rilisan single hingga album. Dan tentunya merealisasikan tagar #MakePopPunkGreatAgain, musik yang mereka cintai.

Anarcute terbentuk pada bulan Oktober 2019 lalu. Namanya sendiri merupakan sebuah perpaduan dua kata yang bertolak belakang. Memainkan musik yang keras, Anarcute membuatnya lebih lembut dengan sajian lirik yang simple dan mudah diserap.

 

Lagu ’Dunia Belum Berakhir’ ini dirilis pada ada hari Jumat tanggal 5 Maret 2021 pukul 00.00 WIB diseluruh layanan streaming musik dan pada pukul 18.00 WIB Official Music video-nya sudah bisa ditonton di Youtube Channel ANARCUTE

 

Teks: Alkadri

Visual: Arsip dari Reach & Rich Artist Management

My Bloody Valentine Kritik Spotify Soal Lirik yang Salah

Di antara kalian pasti ada dong yang pernah memutar lagu di Spotify sambil menikmati fitur lirik yang disediakan. Lewat fitur ini, para pengguna Spotify bisa sambil bernyanyi sesuka hati. Tapi,...

Keep Reading

Patahan Imajinasi Masa Kecil di Nomor Terbaru Latter Smil

Latter Smil, duo asal kota Palu yang dihuni oleh Dian dan Eko, dipermulaan tahun 2022 ini kembali melepas karya teranyarnya bertajuk “Kalila”. Lewat single ini Latter Smil mencoba untuk memberikan...

Keep Reading

Perjalanan Skena Musik Ambarawa dalam Album Kompilasi They Hate Us

Terlihat dalam beberapa tahun terakhir, produksi album kompilasi skena musik lokal mulai kembali marak. Tercatat ada beberapa deretan kompilasi yang terbit pada setahun-dua tahun ke belakang, seperti Bikin Kompilasi: Bless...

Keep Reading

Dua Album Milik Semiotika Akhirnya Dilepas Secara Digital

Usai merilis album penuh bertajuk Eulogi, unit post-rock asal Jambi, Semiotika akhirnya merilis dua album terdahulunya Ruang (2015) dan album mini Gelombang Darat (2018) ke dalam format digital. Sementara album...

Keep Reading