Bedchamber dan Rutinitas Kerja yang Menjemukan

Selang empat tahun setelah perilisan album Geography, unit indie-pop asal Jakarta, Bedchamber akhirnya kembali dengan materi baru. Kali ini unit yang dihuni oleh Ratta Bill (vokal, gitar), Abi Chalabi (gitar), Smita Kirana (bas) dan Ariel Kaspar (drum)  ini hadir dengan single berjudul “Tired Eyes” yang dilepas melalui label rekaman asal Jakarta, LaMunai Records.

Menurut Bedchamber, “Tired Eyes” adalah materi yang bakal menentukan perjalanan bermusiknya ke depan sebagai perintis grup musik lokal dengan warna musik yang didominasi oleh gitar jangly bergema.

Berada dan menetap di jantung ibu kota, Jakarta, tentu banyak hal yang mereka rasakan, terutama yang beririsan dengan budaya kerja dan hal lainnya yang berkaitan. Lewat single”Tired Eyes”, Bechamber mencoba untuk membongkar dan menceritakan ulang tentang ironi budaya bekerja di kota-kota urban, di mana mereka (atau kita?) seringkali menormalkan lembur dengan alih-alih kerja keras. Pesannya, ”Work less, sleep more”.

“Waktu itu, saya baru lulus (kuliah –red) dan mulai bekerja di agensi kreatif. Saat itu, hampir selalu pulang larut malam dikarenakan pekerjaan saat itu terbilang berat. Mungkin, pada saat itu, saya masih muda dan merasa semua kerja keras yang dilakukan akan memberikan arti di kemudian hari.  Sampai satu malam, di sela-sela waktu lembur, saya mengambil waktu istirahat, merokok, dan banyak mempertanyakan rutinitas ini. Yang kemudian membuat saya merasa ini hanyalah omong kosong.” Ungkap Rata Bill.

Dari serpihan cerita-cerita itu lah akhirnya Rata Bill dan personil lainnya terilhami untuk membuat sebuah lagu yang bertemakan kehidupan kerja di Jakarta, dan betapa menjemukannya hal itu. Barangkali tema yang tertuang di dalam lirik bisa kita lihat juga secara visual lewat sampulnya yang menampilkan satu figur berpakaian rapih yang didominasi dengan warna hitam dan putih.

“Di sinilah lirik Tired Eyes terjadi. Lirik ini menangkap momen secara sadar bahwa jangan-jangan saya (juga kita) melakukan sesuatu yang salah selama ini, sebelum semuanya hilang dan kembali melakukan hal yang sama lagi, Tired Eyes menjawab hal tersebut.” Sambungnya.

Kini nomor “Tired Eyes” sudah resmi dilepas diberbagai kanal pemutar musik streaming.  Bagi yang ingin membelinya, single ini juga tersedia digerai musik digital The Store Front. Selamat mendengarkan!

Teks: Dicki Lukmana
Visual: Arsip dari Bedchamber

Penanda 17 Tahun GBS Berkarir

Gugun Blues Shelter kembali merilis single kedua setelah sebelumnya pada pertengahan tahun 2022 mereka merilis single Jingga. Kali ini, trio Gugun, Bowie & Fajar melepas Down & Dirty seperti yang...

Keep Reading

Tur Jepang Bangkutaman & Logic Lost

Bangkutaman, grup asal Jogja, melanjutkan seri TauTauTur mereka dengan edisi spesial. Mereka memutuskan untuk bertandang ke Jepang. Tur ini dimulai dari tanggal 27 – 30 November tahun ini. Bukan tanpa...

Keep Reading

Video Musik Bintang Massa Aksi .Feast

Abdi Lara Insani yang merupakan single utama dari album teranyar .Feast berjudul Bintang Massa Aksi ini ternyata masih memiliki keberlanjutan dengan dirilisnya sebuah video klip resmi di kanal YouTube .Feast (22/11/22). Video klip ini melibatkan...

Keep Reading

Kolaborasi Semiotika Dan Iga Masardi

Menggunakan moniker Sagas Midair, Iga Massardi yang merupakan gitaris sekaligus vokalis grup Barasuara merilis single kolaborasi bersama Semiotika, unit Instrumental Rock dari Jambi. Diberi tajuk Iskaashi, rencananya single ini akan...

Keep Reading