Banksy yang Berulah Kembali di Inggris

Seniman yang satu ini memang gak ada habisnya. Kali ini Banksy disinyalir berulah lagi di sebuah taman bernama Taman Nicholas Everitt, Oulton Broad, Suffolk. Gambar jalanan ini menunjukkan tiga anak berdiri di perahu yang nampak terbuat dari seng atap bekas. Seperti karyanya yang lain, Banksy memang kerap menampilkan gambar yang melebur dengan benda-benda nyata.

Dalam gambar tersebut menampilkan satu anak melihat ke depan seolah-olah ke laut dengan sebuah teropong, sedangkan anak lainnya di belakang melihat dari balik bahu mereka, dan anak ketiga di paling belakang nampak memegang ember, seperti membuang air ketika perahu nyaris tenggelam.

Dalam gambar tersebut terpampang jelas sebuah tulisan dominan “WE’RE ALL IN THE SAME BOAT”

Mengutip dari bbc.com, Prof Paul Gough, kepala sekolah dan wakil rektor Universitas Seni Bournemouth, mengatakan: “Tim akan mencari kemungkinan tempat di pantai Anglian Timur untuk beberapa waktu: tidak ada yang tersisa untuk kebetulan dengan karya seni publik Banksy.” ungkap Paul

“Tidak seperti label rata-rata, stensilnya sudah direncanakan sebelumnya, disiapkan, dan diposisikan dengan sempurna. Banksy juga mahir mendaur ulang barang-barang yang tergeletak di sekitar – ban sepeda, tumpukan pasir – atau di sini di Oulton Broad, lembaran logam bergelombang yang berfungsi ganda sebagai perahu untuk menyampaikan peringatan lingkungan yang kuat, saat anak-anak menyelamatkan tenggelamnya kapal. mengirimkan.” lanjutnya

Sementara itu, karya lainnya telah terlihat di dinding di luar bekas toko Lowestoft Electrical di London Road North, yang nampak seorang anak tengah memegang linggis seakan sedang mengumpulkan pasir.

Setidaknya ada 8 gambar yang tersebar di kawasan pantai  timur Anglian itu. Namun setelah adanya penemuan gambar-gambar tersebut, para penggemarnya saat ini masih mengamati  apakah gambar-gambar yang ersebar diberbagai penjuru kota itu adalah gambar dari Banksy. Pasalnya sampai saat ini belum ada kabar jelas apakah gambar-gambar tersebut merupakan karya Banksy.

Di awal tahun 2021, Banksy juga mengumpulkan lebih dari £16 juta  untuk proyek kesehatan dengan lelang lukisan yang menawarkan “Image of Hope”.

Sedangkan tahun lalu, Banksy, juga telah membeli  sebuah perahu untuk menyelamatkan para pengungsi yang berusaha mencapai tanah Eropa dari Afrika Utara. Kapal tersebut telah beroprasional sejak tanggal 18 Agustus 2020.

Kapal putih dengan panjang 31 meter itu dinamai Lousie Michel. Nama tersebut diambil dari nama seorang feminis anarkis asal Perancis. Sebagian banyak awak kapal adalah perempuan dan pimpin oleh Pia Klemp, seorang aktivis penyelemat migran. Keterlibatan Banksy dalam misi penyelamatan ini dimulai sejak September 2019. Saat itu Banksy mengirim email kepada Pia Klemp. Dalam email tersebut Banksy mengatakan bahwa ia tertarik untuk membiayai operasional kelompok Pia dalam upaya menyelamatkan para migran.

Teks: Dicki Lukmana
Visual: Arsip dari Gettyimage

My Bloody Valentine Kritik Spotify Soal Lirik yang Salah

Di antara kalian pasti ada dong yang pernah memutar lagu di Spotify sambil menikmati fitur lirik yang disediakan. Lewat fitur ini, para pengguna Spotify bisa sambil bernyanyi sesuka hati. Tapi,...

Keep Reading

Patahan Imajinasi Masa Kecil di Nomor Terbaru Latter Smil

Latter Smil, duo asal kota Palu yang dihuni oleh Dian dan Eko, dipermulaan tahun 2022 ini kembali melepas karya teranyarnya bertajuk “Kalila”. Lewat single ini Latter Smil mencoba untuk memberikan...

Keep Reading

Perjalanan Skena Musik Ambarawa dalam Album Kompilasi They Hate Us

Terlihat dalam beberapa tahun terakhir, produksi album kompilasi skena musik lokal mulai kembali marak. Tercatat ada beberapa deretan kompilasi yang terbit pada setahun-dua tahun ke belakang, seperti Bikin Kompilasi: Bless...

Keep Reading

Dua Album Milik Semiotika Akhirnya Dilepas Secara Digital

Usai merilis album penuh bertajuk Eulogi, unit post-rock asal Jambi, Semiotika akhirnya merilis dua album terdahulunya Ruang (2015) dan album mini Gelombang Darat (2018) ke dalam format digital. Sementara album...

Keep Reading