Bangor yang Mengganggu di Nomor "Pembebasan"

Di Kamus Besar Bahasa Indonesia atau pun dalam bahasa etnis Sunda, Bangor sepadan dengan kata Nakal atau Mengganggu. Agaknya trio stoner/doom Adhit (gitar & vokal), Heavy (drum), Fajar (bass & vokal) yang menghuni grup Bangor paham betul artinya ‘menganggu’ sampai disisipkan ke dalam musik yang mereka usung.

Baru-baru ini Bangor melepas nomor tunggalnya yang perdana berjudul “Pembebasan”. Sebuah langkah awal untuk mengenalkan diri ke arena musik yang kini mulai ‘berisik’ lagi di luar jaringan. Lewat “Pembebasan” Bangor sedang berupaya menarasikan permasalahan dan sosok di baliknya yang kerap melarikan diri.

“Lagu ini bercerita tentang seseorang yang mencari sosok permasalahan yang melarikan diri.” Tulis Bangor dalam keterangan pers.

Lewat nomor perdananya ini, secara musikal Bangor sedang menyuguhkan suasana yang gelap sekaligus mengawang lengkap dengan riff riff heavy metal yang kerap kita temui dibeberapa lagu serupa. Tempo lambat serta struktur lagu yang dibuat secara progresif, sang vokalis Adhit melengkapinya dengan suara vokal nyaris hymne para serdadu yang sedang berangkat perang.

“Dengan dirilisnya single perdana ini, semoga dapat membuka pintu pada pendengar untuk mulai mendengarkan lagu lagu yang akan datang” harap Bangor

Di wilayah produksi, nomor “Pembebasan” direkam oleh bangor secara mandiri. Selain itu mereka pun melibatkan nama Sobron Haki (Hurt’em) untuk proses mixing dan mastering.

Sedikit mengenai band. Bangor merupakan unit yang terbentuk pada tahun 2017 yang lahir dari salah satu kampus desain di Yogyakarta. Seiring berjalannya waktu mereka sempat tampil di beberapa event pameran maupun gigs lokal.

Kini nomor “Pembebasan” sudah bisa kalian simak di toko musik daring Bandcamp dan akan disusul dengan perilisan pada platform digital lainnya.

Teks: Dicki Lukmana
Visual: Arsip dari Bangor

Tambah Line Up, Hammersonic Siap Hadirkan 53 Band Metal dan Rock Dunia!

Setelah mengalami beberapa kali penundaan, festival musik metal raksasa Hammersonic akhirnya dipastikan siap digelar pada awal tahun 2023. Sebelumnya salah satu headliner yakni Slipknot telah mengumumkan konfirmasi lewat unggahan twitter...

Keep Reading

Kolaborasi Selanjutnya Antara Yellow Claw dan Weird Genius

Duo Belanda Yellow Claw kembali berkolaborasi dengan Weird Genius mengusung lagu baru bertajuk ‘Lonely’ bersama finalis Indonesian Idol Novia Bachmid. Weird Genius dan Yellow Claw sebelumnya pernah berkolaborasi di lagu...

Keep Reading

Reruntuhan Akhir Dunia di Album Keempat Extreme Decay

Usai melepas beberapa materi pemanasan menuju album barunya, unit Grindcore kota Malang, Extreme Decay, akhirnya secara resmi melepas album keempatnya pada 29 April 2022 lalu yang diberi tajuk Downfall Of...

Keep Reading

KIAMAT Bagi Rekah di Album Perdananya

Sejak kemunculannya di medio 2015 lalu, unit skramz/blackgaze Rekah sudah mencuri perhatian dengan materi-materi musiknya. Tujuh tahun berlalu, bertepatan dengan Hari Buruh Internasional yang jatuh di awal Mei 2022 lalu,...

Keep Reading