Bangkit dari Hiatus, Kobe Kembali Dengan ‘Tangguh’

Dipermulaan abad milenium ketiga, jenis musik nu-metal pernah berada di puncak kejayaannya, menjangkiti seluruh dunia dan mentereng dipelbagai tangga lagu. Di Indonesia sendiri ada banyak band yang mengusung musik semacam ini, katakanlah salah duanya adalah Saint Loco dan Kobe. Untuk nama yang kedua,  setelah hampir empat tahun hiatus, Kobe yang terbentuk sejak 25 Mei 2000 ini akhirnya kembali di awal tahun 2021 dengan formasi awal band ini yang terdiri dari Ceko (vokal), Shance (vokal), Helmi (gitar), Dayat (bass), dan Idham (dram). Mereka menyapa para penggemarnya dengan single terbaru yang berjudul ‘Tangguh’. Selain dirilis dalam format audio, lagu tunggal ini pun dikemas ke dalam video musik yang semakin mempertegas kosep yang diusung, yakni sentuhan musik tradisional dalam tubuh musik rock.

“Lirik lagu ‘Tangguh’ awalnya kami tulis untuk mengungkapkan perasaan kita di tengah kesulitan kita selama pandemi Covid, bahwa kita harus tangguh menghadapi segala permasalahan yang ada supaya kita bisa tetap bertahan. Dan makna ‘tangguh’ pun kemudian berkembang karena bisa relate dengan masalah lainnya, seperti jika kita mengalami ‘gagal cinta’ ya kita harus tangguh dan bisa move on,” jelas Helmi, sang gitaris dan pencipta lagu ‘Tangguh’.

Melalui single ‘Tangguh’ ini pun, Kobe untuk pertama kalinya mereka mengusung tema tradisional Jawa. Selain ditampilkan secara artistik dalam video klipnya, komposisi musik lagunya pun menginkorporasi alunan pentatonik Jawa yang digarap oleh Helmi menggunakan synthetizer.

“Sebenarnya keinginan kami untuk memasukkan unsur tradisional Jawa sudah cukup lama, bahkan sudah sejak album kedua, dan kami juga sudah mencoba membuat aransemen musiknya tetapi hasilnya belum memuaskan. Dan syukurlah, sekarang akhirnya kesampean juga. Pak Log juga menyarankan video klipnya ada Gatot Kaca. Jadi Gatot Kaca itu sebagai simbol atau sosok yang tangguh dan dia dikelilingi oleh penari-penari cantik yang menggodanya,” jelas Helmi melalui siaran pers yang diterima.

Dengan musik yang energik dan lirik yang membakar, sepertinya single ‘Tangguh’ bisa menjadi ‘anthem’ pengobar semangat di kala lara melanda terutama di masa yang penuh ketidakpastian ini. Di bawah panji Logis Music dan manajemen Log Zhelebour lagi, Kobe telah sepenuhnya bangkit dan jauh lebih bersemangat dalam bermusik. Masa depan yang dinamis menanti Kobe.

Kobe sendiri tercatat telah mengantongi empat album studio. Tiga album awalnya yang paling terkenal, dirilis di bawah naungan manajemen artis Log Zhelebour dan label rekamannya, Logiss Records. Album perdananya, “Positive Thinking” (2007) dirilis dua tahun setelah mereka mencuri perhatian lewat single debutnya, ‘Rock Show’. Di tahun 2009, Kobe merilis album keduanya, “Pilih Aku Jadi No. 1” dengan single ‘Mimpi Basah’. Disela tur dan penggarapan album kedua tersebut di tahun 2008, Kobe pernah menjadi band pembuka konser band hard rock legendaris dari Amerika Serikat, Skid Row selama tur 5 kota di Indonesia yang dipromotori oleh Log Zhelebour. Karena Kobe dikontrak tiga album oleh Logiss Records, pada tahun 2011, Kobe kembali merilis album yang berjudul “No Comment” dengan single ‘Kelas Kakap’.

Teks: Dicki Lukmana
Visual: Arsip dari Logis Records

Cerita Iblis dan Manusia di Album Kedua Parakuat

Ranah musik elektronik di Indonesia selalu menarik untuk di simak, terlebih geliatnya di arus pinggir. Banyak seniman bunyi muncul dengan coraknya sendiri dan membawa hasil eksperimentasinya masing-masing. Ranah ini terus...

Keep Reading

The Jansen Persembahkan Album Ketiga

Usai melepas nomor “Mereguk Anti Depresan Lagi” yang cukup mencuri perhatian, The Jansen, trio punk rock dari kota hujan Bogor akhirnya meluncurkan album ketiganya bertajuk “Banal Semakin Binal” (29/7) dalam...

Keep Reading

EP Who Suffer?, Jalan Keluar Defy dari Kekacauan Pandemi

Grup metallic hardcore dari kota Palu, Defy, baru-baru ini telah meluncurkan sebuah album mini bertajuk Who Suffer?. Perilisan album ini juga sekaligus sebagai tanda berjalannya kerja sama antara Defy dan...

Keep Reading

Menuju Album Kedua, Modjorido Rilis Nomor "Bebal"

Usai memperkenalkan album perdana self-tittled di tahun 2021 lalu, grup musik dari Bali, Modjorido akhirnya kembali merilis karya teranyar. Kali ini unit yang dihuni oleh Rico Mahesi (Vocal & Guitar),...

Keep Reading