Babak Selanjutnya dari Siasat Trafficking ‘Europe Calling’

Program Siasat Trafficking ‘Europe Calling’ memulai babak barunya. Sebuah program bagi para musisi atau band dan visual artist untuk menuju ke benua biru Eropa ini mendapat respon yang sangat positif semenjak digelar pada tahun 2017 kemarin. Antusiasme dari para emerging artist sungguh luar biasa, mereka berlomba-lomba menunjukan karya terbaik yang mereka miliki. Hingga hari terakhir open submission beberapa waktu lalu, terhitung ratusan karya telah masuk ke program Siasat Trafficking ‘Europe Calling’ ini.

Mereka berasal dari berbagai macam regional nusantara, dari semenanjung Barat hingga ke penghujung Timur wilayah Indonesia. Dengan semangat yang tak kenal pantang mundur, para deret band dan musisi serta visual artist ini bersiap untuk melebarkan lagi jangkauan karya mereka, dipromosikan hingga ke sisi dunia lain, yakni Belanda, Jerman, Belgia dan Perancis. Disana nantinya, lewat program Siasat Trafficking ‘Europe Calling’ ini, mereka akan diberi kesempatan tampil untuk menyuguhkan performance paling apil milik mereka, baik itu dari bidang musik dan visual art.

Dari ratusan karya yang sudah masuk tersebut, nantinya akan melewati proses penjurian oleh Ardy Chambers (musik) dan Farid Stevy (visual art). Semua akan dikerucutkan menjadi 25 besar, pemilik karya-karya terbaik terpilih kemudian, kembali disusutkan menjadi 10 besar. Disini akan menjadi menarik, bagaimana nama-nama baru akan muncul, menyeruak ke permukaan dengan karyanya masing-masing, hingga tahap akhir hanya akan keluar dua nama terbaik, 1 mewakili bidang musik, dan 1 lainnya membawa bendera visual art.

Siasat Trafficking ‘Europe Calling’ akan membuka banyak kesempatan luar biasa. Bagi kalian yang telah ikut berpartisipasi disini, kemungkinan besar lainnya juga masih sangat terbuka lebar, mulai dari ikut terlibat dalam beberapa event Siasat Partikelir di kota-kota di Indonesia seperti Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Suarabaya, Denpasar, Medan, Pekanbaru, Padang, Palembang, dan Lampung yang berupa tur nasional, kemudian ada juga kolaborasi atau kerjasama rilisan musik, video, merchandise, sampai ke eksposure, serta banyak lagi reward lainnya.

Jadi, jangan sampai terlewat! Pantau terus situs dan sosial media dari Siasat Partikelir guna mengetahui proses perjalanan menuju bunyi gong utama ‘Europe Calling’. Siapa yang nantinya akan terpilih dari bidang musik dan visual art untuk menggelar tur ke 4 negara besar di Eropa tersebut ? Siapkan diri kalian untuk menyambut kesempatan ini. Semoga berhasil!

teks: Yulio Abdul Syafik
foto: dok. Siasat Trafficking

The Box Perkenalkan Formasi Baru Lewat Live Session

Pandemi yang sudah berlangsung selama dua tahun ini telah membuat kita semua kembali dari awal. Menyusun ulang rencana dan mulai menata kembali langkah-langkah yang akan diambil. Kini industri sudah mulai...

Keep Reading

Sajian Ska Berbeda dari Slowright

Slowright, unit ska dari kota Malang baru-baru ini telah melepas album mini teranyarnya bertajuk Believe. Dirilis oleh label rekaman yang bermarkas di Yogyakarta, DoggyHouse Records, lewat rilisannya kali ini Slowright...

Keep Reading

Zizi yang Menyapa Kampung Halaman Lewat Hometown Tour

Setelah menyelenggarakan showcase perdananya yang bertajuk Unelevated Intimate showcase di Bandung pada akhir Februari lalu. Kini, Zizi kembali ke rumah tempat ia tumbuh dan menemukan passion terbesar dalam dirinya. Ia...

Keep Reading

Realita Kaum Pekerja di Nomor Kolaborasi Dzulfahmi dan Tuantigabelas

Dzulfahmi, MC dari kolektif Def Bloc dan Dreamfilled yang bermukim di Jakarta baru-baru ini (6/5) telah memperkenalkan karya terbarunya bertajuk “Rotasi”. Lewat rilisannya kali ini Dzulfahmi menggaet salah satu nama...

Keep Reading